Umamah binti Abi Al Ash adalah cucu ketiga Nabi Muhammad.   Ia anak bungsu dari Zaynab dan Al Ash bin Rubai Laqit.  Kakaknya adalah Ali bin Abi Al Ash.

Tujuh tahun setelah kelahiran Ali bin Abi Al Ash, tepatnya pada tahun 620 M atau tahun ke  11 B  [ 3 tahun sebelum Peristiwa Hijrah ] Zaynab melahirkan Umamah.

Umamahlahir ketika Khadijah sang nenek, masih hidup.  Beberapa bulan kemudian [ masih ditahun yang sama, tahun 11 B ] Khadijah meninggal dunia.

Nabi sangat menyayangi Umamah..  Beliau tidak pernah berpisah darinya meski sedang shalat.  Bila shalat dan Umamah ada dalam gendongan beliau, Nabi akan shalat sambil menggendong Umamah.

Suatu ketika Nabi datang ke mesjid bersama Umamah kecil di atas pundaknya. Beliau shalat dgn Umamah digendong di atas pundaknya. Ketika akan rukuk dan sujud, Nabi menurunkan anak itu dgn lemah lembut dan menggendongnya kembali di atas pundaknya setelah selesai rukuk dan sujud.  Sungguh Umamah adalah cucu yang beruntung.

Suatu ketika Nabi mendapat kalung emas hadiah dari Negus (Kerajaan Aksum Etiopia). Umamah sedang bermain di pojok rumah. Beliau berkata akan memberikan kalung ini kepada perempuan yang paling dicintainya.
Para istri Nabi berpikir bahwa kalung tsb akan diberikan kepada  Aisyah.  Namun Nabi memanggil Umamah
dan mengalungkan kalung emas itu.
Pada saat sang ibu Zaynab wafat pada 8 H atau 630 M, Umamah berusia 10 tahun dan sedang mendekati masa puber.  Menjelang kematian Nabi 633 M, Umamah berusia 13 tahun dan siap untuk menikah.  Namun sang kakaek wafat, lalu 6 bulan kemudian menyusul bibinya, Fathimah,

Kemudian sang paman,  Ali bin Abu Thalib  menikahi Umamah. Ali terbunuh th 40 H dan meninggalkan pesan untuk Mughirah bin Nufal (cucu Abdul Muthalib) untuk menikahi Umamah. Beberapa tahun kemudian Umamah wafat. Seperti kakaknya Ali bin Abi Al Ash., Umamah juga  tidak memiliki keturunan.

.