بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Konsep membantu orang miskin dalam Islam sebenarnya sederhana saja.  Yakni berilah sedekah [makan] kepada fakir miskin dan yatim, sebagaimana kita makan.  Itu saja.  Sederhana, jelas dan mudah.

Dengan memberi makan, minimal kita bisa membebaskan ‘perut laparnya’ dan orang miskin tersebut punya kekuatan untuk bekerja mencari nafkah.  Meskipun kita hanya bisa membebaskan rasa lapar satu hari saja, tetapi satu hari yang kita berikan, insyaAllah adalah satu hari yang berkah.  Yang didalamnya ada keridhoan Allah Ta’ala, yang kemudian bisa jadi akan membuka matanya untuk melihat pintu pintu rejeki yang sebelumnya tidak disadari.

Begitu pentingnya memberi makan orang miskin, sampai sampai bila kita tidak melakukannya, Allah Ta’ala mengancam akan memasukkan kita ke dalam golongan orang yang mendustakan Islam.  Dan itu sama artinya mendustakan Allah dan RasulNya.  Ancaman hukumannya adalah jelas, api neraka.

Jika tidak mampu untuk membantu secara langsung, kita masih punya kewajiban untuk mendorong orang-orang kaya agar membantu yang miskin.

Tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak ikut serta membantu orang yang membutuhkan. Sungguh aneh manusia itu, disaat kaya begitu kikir dan enggan membantu. Disaat tak mampu juga tak mau saling menganjurkan untuk memberi orang-orang miskin.

Jadi ingat ingatlah, bahkan bila kita enggan, tidak menyeru atau menasehati atau menyemangati orang lain agar mau memberi makan orang miskin, maka dalam hukum Allah, kita digolongkan pada pendusta Agama !

 

Allah Ta’ala berfirman dalam Al Quran surat Al Maa’uun [107] ayat 1 – 3 :

أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ 1

Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

 فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ 2

Itulah orang yang menghardik anak yatim,

 وَلا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ 3

dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.

Allah Ta’ala berfirman dalam Al Quran surat Al Haaqqah [69] ayat 33 – 34 :

إِنَّهُ كَانَ لا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ 33

Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar.

 وَلا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ 34

Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin.

 فَلَيْسَ لَهُ الْيَوْمَ هَا هُنَا حَمِيمٌ 35

Maka tiada seorang teman pun baginya pada hari ini di sini.

 وَلا طَعَامٌ إِلا مِنْ غِسْلِينٍ 36

Dan tiada (pula) makanan sedikit pun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.

Wallahu a’lam bil showab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

..