Sariyyah Hamzah.  Ini adalah satuan perang kedua [ sariyyah ] yang dibentuk Rasulullah saat tiba di Madinah,   Rasulullah membentuk pasukan perang ini pada bulan ke delapan [ Sya’ban ] tahun pertama Hijrah.

Rasulullah menunjuk sang paman Hamzah bin Abd Muttalib ke tepi laut ( Laut Merah ) di sekitar ‘Ish.  Pasukan ini terdiri dari dengan membawa 30 orang pasukan yang terdiri dari kalangan Muhajirin tanpa orang orang Anshar.  Dengan bendera putih yang dipegang oleh sahabat Abu Martsad.

‘Ish menjadi tempat tujuan karena disitulah rute perdagangan kaum kafir Quraisy Mekah.  Dan memang, di ‘Ish ini Hamzah bertemu dengan kafilah daganga yang dikepalai Abu Jahal [ Amr bin Hisyam al Makhzuniy ] yang saat itu membawa  300 orang.  Mereka baru saja kembali dari Syam.

Hamzah sudah siap akan memerangi Quraisy, begitu pula Abu Jahal.  Masing masing pihak telah saling berhadapan siap bertempur dan telah mengangkat busur busur mereka.

Saat itulah datang kepala Bani Dlamrah yang bernama Majidi bin  Amr Al Juhani datang melerai.  Majidi akhirnya bertindak sebagai pendamai kedua belah pihak. Masing-masing kelompok itu lalu bubar tanpa terjadi suatu pertempuran.