بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Setelah pada selasa 23 Mei 2017, RS Mitra Kemayoran menyatakan memberhentikan Dr Chacha akibat aktivitas politiknya, Alhamdulillah, berkat bantuan banyak pihak seperti dari Tim Cyber Muslim, Dr Chacha dapat kembali bekerja sebagai dokter di RS Mitra Kemayoran.

Keputusan  manajemen RS Mitra Kemayoran pada 26 Mei 2017 siang ini adalah TIDAK ADA PEMECATAN atas diri dr. Chilafat Dalimunthe, SpAn.  Dari wall resmi dr Chacha di FB, dr yang sudah bertahun tahun bekerja secara profesional itu, mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan semua pihak kepadanya.

“Alhamdulillah. Atas bantuan ikhwan dan akhwat dan tim cyber muslim, dan setelah berbicara dengan manajemen RS Mitra Kemayoran siang ini, diputuskan TIDAK ADA PEMECATAN atas diri saya di RS Mitra. Sekali lagi saya haturkan ribuan terima kasih’,  demikian tulis dr Chacha.

Gerakan Dokter Bela Islam

Kejadian bermula saat para pendukung Ahok membuat gerakan Dokter Kebhinnekaan. Merespon hal itu, Chilafat pun menggalang teman-temannya untuk membuat gerakan Dokter Bela Islam. Ajakan tersebut disampaikannya melalui jejaring sosial Facebook.

“Dari situ saya dituduh rasis. Saya sekarang diserbu dari mana-mana, anestesi dari Bali menyerang saya,” ungkapnya.

Tuduhan resmi sebagai dokter rasis dilakukan oleh pemilik akun facebook Nancy Cynthia Weber. Dalam status facebooknya, Nancy yang juga berprofesi sebagai dokter menulis bahwa dr. Chacha bertugas dengan pilah pilih berdasarkan ras dan agama atau rasis.

“Dear saudara saya dr. Chacha Dalimunthe sesuai sumpah saya maka saudara tetaplah saudara saya. Posting ini adalah salah satu bentuk kepedulian saya terhadap seorang saudara. Ingatlah, sumpah dokter tidak boleh memandang pasien berdasar agama, suku, golongan, dan perbedaan-perbedaan yang ada. Yakinkah anda pasien-pasien anda tidak takut ditangani seorang dokter yang sangat rasis? Anda seorang pilot dalam ruang operasi, nyawa manusia berada di tangan anda selain Tuhan. Saya tidak yakin anda bisa berubah tidak rasis di ruang operasi. Saya pastikan boss segera menerima laporan tentang anda, mudah-mudahan teguran yang anda terima bisa menyadarkan dan mengubah mindset anda,” tulis Nancy.

dr. Chacha dituduh rasis dalam menangani pasien hanya karena sikapnya yang tidak suka terhadap mantan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama. dr. Chacha membantah penyataan tersebut. Dirinya mengatakan bahwa selama menjalani profesinya sebagai dokter telah menangani banyak sekali pasien yang berbeda latar belakang suku, agama, ras, dan antargolongan.

“Sudah lama saya jadi dokter, pasien saya banyak non muslim, orang-orang cina, dan lain-lain, semua saya tangani,” jelasnya.

Kuasa Hukum dr. Chacha, Rangga Lukita Desnata menegaskan pihaknya telah menyiapkan beberapa berkas bukti pencemaran nama baik yang dilakukan terhadap Chacha untuk selanjutnya dibawa ke ranah hukum.

“Kami sudah siap, karena ini menyangkut kredibilitas dan harga diri klien kami, selanjutnya akan kami proses,” kata Rangga.

Wallahu a’lam bil showab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

..