Rawi

Rawi adalah orang yang menerima atau meriwayatkan/ menyampaikan suatu hadis.  Rawi juga biasa disebut rijal artinya orang-orang yang meriwayatkan hadis.

Misalnya al Bukhari, beliau juga disebut sebagai rawi.  Bila al Bukhari ini menerima suatu hadits dari gurunya maka sang guru ini juga disebut sebagai rawi dan seterusnya sampai ke shahabat kemudian Rasulullah.

Al Bukhari disebut sebagai rawi terakhir karena dialah yang menyampaikan terakhir dan membukukannya sedangkan shahabat disebut sebagai rawi pertama karena ia meriwayatkan langsung dari Rasulullah.

.


Sifat-sifat rawi yang ideal adalah:

  • Bukan pendusta atau tidak dituduh sebagai pendusta
  • Tidak banyak salahnya
  • Teliti
  • Tidak fasik
  • Tidak dikenal sebagai orang yang ragu-ragu (peragu)
  • Bukan ahli bid’ah
  • Kuat ingatannya (hafalannya)
  • Tidak sering bertentangan dengan rawirawi yang kuat
  • Sekurangnya dikenal oleh dua orang ahli hadis pada jamannya.

Sifat-sifat para rawi ini telah dicatat dari zaman ke zaman oleh ahli-ahli hadits yang semasa, dan disalin dan dipelajari oleh ahli-ahli hadits di masa-masa yang berikutnya hingga ke masa sekarang. Rawi yang tidak ada catatannya dinamakan maj’hul, dan hadits yang diriwayatkannya tidak boleh diterima.