بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ramadhan disebut juga Syahrul Maghfiroh atau  bulan ampunan. Karena dibulan inilah Allah Ta’ala menjanjikan ampunan atas dosa dosa yang telah kita perbuat selama ini.

Semua  amalan yang ada dalam bulan Ramadhan insyaAllah akan  melahirkan ampunan atas dosa dosa kita. Dengan melakukan amal amal sesuai yang diperintahkan oleh Allah dan RasulNya, Allah berkenan memberikan ampunan atas dosa yang pernah kita lakukan.

Allah dan Rasul-Nya memberikan targhib (spirit) untuk melakukan puasa Ramadhan dengan menjelaskan keutamaan serta tingginya kedudukan puasa dalam bulan Ramadhan.

Jika  seandainya orang yang puasa mempunyai dosa seperti buih di lautan,  niscaya akan diampuni dengan sebab ibadah yang baik dan diberkahi ini.
Dan dari Abi Hurairah radhiallahu ‘anhu dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda (yang arti nya) :

«مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ»

Barangsiapa melakukan puasa Ramadhan karena keimanan dan mengharapkan pahala di sisi Allah, niscaya dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760)

Makna : “Penuh iman dan Ihtisab” yakni membenarkan wajibnya puasa, mengharapkan pahalanya, hatinya senang dalam mengamalkan, tidak membencinya, tidak merasa berat dalam mengamalkannya

 

«مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ»

Barangsiapa melakukan shalat malam Ramadhan (tarawih dan witir) karena keimanan dan mengharapkan pahala di sisi Allah, niscaya dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759)

Dari Abi Hurairah radhiallahu ‘anhu juga rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam pernah bersabda (yang artinya) :
“Shalat yang lima waktu, Jum’at ke Jum’at, Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus dosa yang terjadi diantara senggang waktu tersebut jika menjauhi dosa besar”. (Muslim (233))

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu juga, bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam pernah naik mimbar kemudian berkata : “Amin, Amin, Amin”, ditanyakan kepadanya:”Ya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam : Engkau naik mimbar kemudian mengucapkan : Amin, Amin, Amin ?

Beliau bersabda :
“Sesungguhnya Jibril alaihissalam datang kepadaku dia berkata : “barangsiapa yang mendapati bulan Ramadhan tapi tidak diampuni dosanya maka akan masuk neraka dan akan Allah jauhkan dia, katakan : “Amin”, maka akupun mengucapkan : Amin ……”.

(HR Ibnu Khuzaimah (3/192) dan Ahmad (2/246 dan 254) dan Al-Baihaqi (4/204) dari jalan Abu Hurairah. Hadits ini SHAHIH, asalnya terdapat dalam “shahih Muslim” (4/1978))

Wallahu a’lam bishowab Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

..