بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Sebelum Rasulullah hijrah ke Yastrib [Madinah], di sekitar kota itu telah terdapat 3 komunitas Yahudi.  Kabilah kabilah tersebut adalah Bani Qainuqa’, Bani Nadhir, dan Bani Quraizhah. Selain di Madinah, jazirah Arab juga memiliki komunitas Yahudi yang bahkan lebih besar dibanding 3 kabilah Yahudi di Yastrib.  Yakni Yahudi Khaibar,  di Utara Madinah.

Selama sejarahnya, orang-orang Yahudi tidak pernah mengetahui arti dari sebuah penghargaan terhadap perjanjian, kesepakan, ataupun menjaga hak-hak tetangga. Mereka pun tak pernah mengenal arti persaudaraan dan interaksi yang dibangun atas kesucian dan kebersihan hati. Begitu umat islam memperoleh kemenangan sikap permusuhan orang Yahudi pun langsung tampak dengan sangat jelas dan begitu terbuka. Hal ini terlihat pada perbuatan maupun perkataan mereka. Nampak sekali bahwa beberapa kelompok Yahudi yang hidup di tengah komunitas arab ternyata bukanlah termasuk ahlul kitab. Namun mereka adalah kelompok-kelompok yang memiliki ambisi pribadi dengan menjadikan agama sebagai tameng yang melindungi kepentingan politis dan ekonomi mereka. Ketika mereka sadar bahwa kepentingan tersebut mulai terancam, maka munculah permusuhan, kedengkian, dan konspirasi yang selama ini tersembunyi, yang kesemuanya merupakan alasan untuk memerangi dan mengusir mereka dari kota Madinah.

Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ