Membaca shalawat saat sholat atau pada saat tasyahud [awal] apakah hukumnya wajib ?

 

Dalam hal ini ulama berbeda pendapat tentang hukum membaca shalawat ketika tasyahud awal.

Pertama :  wajib membaca shalawat ketika tasyhud awal.

Sedikitnya ada beberapa ulama besar yang berpendapat bahwa wajib membaca shalawat ketika tasyahud awal. Yakni :

  • Imam As Syafii sebagaimana yang beliau tegaskan dalam kitab Al Umm. Imam As Syafii bahkan menegaskan, orang yang tidak membaca shalawat ketika tasyahud awal karena lupa maka dia harus sujud sahwi. [ al-Umm, 1/110 ]
  • Ibnu Hubairah Al Hambali sebagaimana yang ditegaskan dalam kitab Al- Ifshah,
  • Imam Ibnu Baz dalam Fatwa beliau, dan
  • Imam Al-Albani dalam sifat shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kedua : ketika tasyahud awal hanya membaca bacaan tasyahud sampai dua kalimat syahadat dan boleh tidak ditambahi shalawat.

Ini adalah pendapat mayoritas ulama, diantaranya

  • An-Nakhai,
  • As-Sya’bi,
  • Sufyan Ats-Tsauri, dan
  • Ishaq bin Rahuyah.
  • Pendapat ini yang lebih kuat dalam madzhab Syafiiyah,
  • dan pendapat yang dipilih Ibnu Utsaimin.

InsyaaAllah, pendapat kedua inilah yang lebih kuat, karena beberapa pertimbangan,

Makna zahir dari hadis di atas, dimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya mengajarkan bacaan tasyahud, dan bukan shalawat.

Kebiasaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :  duduk ringan ketika tasyahud awal.  Sebagaimana keterangan Ibnul Qoyim dalam Zadul Ma’ad (1/232)
Terdapat hadis yang diriwayatkan Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca tasyahud dalam duduk tasyahud awal dan beliau tidak berdoa.
[simak As-Syarhul Mumthi’, 3/162]

[ Oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com) ]