بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Orang orang Munafik dan Kuffar, mereka sedang tertawa tawa menyaksikan dibomnya kota Madinah.  Mereka mencemooh dengan mengatakan : ‘Madinah disebut tidak bisa di masuki Dajjal.  Tapi ternyata bisa dimasuki oleh ‘antek2 Dajjal‘.  Buktinya Madinah berhasil di bom!’

Wahai kaum munafik dan kaum kuffar !

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya keamanan kota Madinah dan Mekah memang telah dijamin oleh Allah Ta’ala.  Karena siapapun yang membuat kekacauan di Madinah atau Mekah, maka ia akan lebur seperti leburnya garam di dalam air.

Sedang pernyataan bahwa Mekah dan Madinah dijaga pintu pintunya oleh Malaikat, semua itu hanya akan terjadi pada saat Dajjal telah benar benar muncul.  Saat itu Dajjal dan seluruh pengikut pengikutnya tidak akan mungkin mampu menembus pertahanan para Malaikat.  Yang telah menjaga setiap celah di kota Madinah.

Bila Dajjal belum keluar, maka Mekah dan Madinah layaknya kota kota lainnya.  Terbuka dan siapa saja bisa memasukinya.  Namun tetap, kedua kota itu ada dalam penjagaan Allah Ta’ala.

 لا يكيد أهل المدينة أحد إلا انماع كما ينماع الملح في الماء

“Tiada seorang pun yg melakukan tipu daya (kejahatan) kepada pendudukMadinah melainkan dia akan lebur sebagaimana leburnya garam di dalam air”

(HR. ABukhari no:1877)

 

♥ Dajjal Tidak Akan Dapat Memasuki Makkah dan Madinah

Diharamkan kepada Dajjal untuk memasuki Makkah dan Madinah ketika dia keluar di akhir zaman berdasarkan HaditsHadits Shahih yang menjelaskan hal itu. Adapun negeri-negeri lainnya, maka sesungguhnya Dajjal akan memasukinya satu persatu.

Baca : Tempat Keluarnya Dajjal, Dajjal Tidak Akan bisa Memasuki Mekah dan Madinah

Dijelaskan dalam hadits Fathimah binti Qais Radhiyallahu anhuma, bahwa Dajjal mengatakan :

“Lalu aku bisa keluar. Aku akan berjalan di muka bumi, maka tidak akan aku tinggalkan satu kampung pun kecuali aku singgah kepadanya dalam waktu empat puluh malam, selain Makkah dan Thaibah (Madinah al-Munawarah), keduanya diharamkan untukku, setiap kali aku hendak masuk ke salah satu darinya, maka Malaikat akan menghadangku dengan pedang yang terhunus yang menghalangiku untuk memasukinya, dan di setiap lorong darinya ada Malaikat yang menjaganya.” [1]

Dan telah tetap (pada sebuah riwayat) bahwasanya Dajjal tidak akan memasuki empat masjid : Masjidil Haram, Masjid Madinah, Masjid ath-Thuur, dan Masjidil Aqsha.

Hadits diatas menjelaskan   bahwa larangan Dajjal masuk ke dalam Makkah dan Madinah hanya terjadi ketika dia keluar di akhir zaman, wallahu a’lam.[2]

 

Footnote :

[1]. Shahiih Muslim, kitab al-Fitan wa Asyraathus Saa’ah, bab Qishashatud Dajjal (XVIII/83, Syarh an-Nawawi).

[2. Lihat Syarh an-Nawawi li Shahiih Muslim (II/224), dan Fat-hul Baari (VI/488-489).

Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

.