بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun langsung oleh Rasulullah ﷺ bersama para sahabat, yang kedua adalah Masjid Nabawi. Masjid Quba ini didirikan atas dasar ketakwaan sejak hari pertama.

Mesjid ini terletak di Quba, sebuah daerah sekitar 5 km sebelah tenggara kota  Madinah, dan dibangun  pada hari Senin, 12 Rabiul Awwal Tahun 1 Hijriah atau 623 Masehi.   Dan jarak antar kedua mesjid itu sekitar 3 km.

Setelah masjid Quba, mesjid ke dua yang dibangun Rasullah ﷺ  adalah  Masjid Nabawi di Madinah yang di wilayah itu juga terdapat  makam Rasulullah.

Nama Quba diambil dari nama sebuah telaga yang berada di tempat tersebut. Masjid ini berbentuk empat persegi dan kawasannya memiliki luas diperkirakan mencapai 5.035 meter persegi pada masa sekarang.

Masjid masjid di Madinah
Masjid Nabawi • Masjid Quba • Masjid Qiblatain • Masjid Tujuh • Masjid Al-Ijabah • Masjid Jum'at • Masjid Ar-Rayah • Masjid As-Sabaq • Masjid As-Sajadah • Masjid As-Suqya • Masjid Al-'Ashabah • Masjid Al-'Anbariyah • Masjid Al-Fash • Masjid Al-Fadhikh • Masjid Al-Fuqair • Masjid Al-Manaratain • Masjid Bani Bayadhah • Masjid Bani Haram • Masjid Bani Khudarah • Masjid Bani Khathmah • Masjid Bani Zuraiq • Masjid Bani Ghaffar • Masjid Dzulhulaifah • Masjid Itban bin Malik • Masjid Mishbah • Masjid Masyrabah Ummi Ibrahim • Masjid 'Ainain
Masjid Quba 
LetakDi Quba, sebuah daerah sekitar 5 km sebelah tenggara kota Madinah
Dibangun olehRasulullah dan para sahabat
Keutamaan* Mesjid pertama yang dibangun Rasulullah dan para sahabat, yang kedua adalah Masjid Nabawi
* Masjid Quba didirikan atas dasar ketakwaan sejak hari pertama
* Disebut dalam Al Quran surat At Taubah [9] ayat 108
* Pahala shalatnya seperti pahala umroh
Didirikan 622 M
Masjid Masjid Penting Dalam Islam 
Masjid Suci & Diberkahi1. Masjidil Haram
2. Masjidil Aqsha
3. Masjid Thursina
Masjid Suci dan Bersejarah1. Masjidil Haram
2. Masjidil Aqsha
3. Masjid Thursina
4. Masjid Nabawi
Masjid Awal Mula Dimuka Bumi1. Masjidil Haram atau Kabah
2. Masjidil Aqsha
Masjid Yang Menjadi Kiblat Shalat1. Masjidil Haram/ Kabah
2. Masjidil Aqsha
3. Kembali lagi ke Masjidil Haram atau Kabah
2 Masjid Pertama Yang Diibangun Rasulullah1. Masjid Quba
2. Masjid Nabawi
Masjid Yang Menjadi Saksi Perpindahan KiblatMasjid Qiblatain di Madinah
Masjid tempat lokasi shalat Jumat pertama RasulullahMasjid Jumat di dekat Quba, Madinah
Masjid Yang Tidak Bisa dimasuki Dajjal1. Masjidil Haram
2. Masjid Nabawi
3. Masjidil Aqsha
4. Masjid Thursina
Masjid Yang Tidak Bisa Dimasuki Ya'juj & Ma'jujMasjid Thursina
Masjid Yang Dibangun Atas Dasar Ketakwaan1. Masjid Quba
2. Masjid Nabawi
Masjid yang disebut Allah dalam Al Quran1. Masjidil Haram
2. Masjidil Aqsha
3. Masjid Thursina
4. Masjid Nabawi
5. Masjid Quba
6. Masjid Dhirar
Masjid Yang Dilarang Allah untuk Shalat didalamnyaMasjid Dhirar di dekat lokasi mesjid Quba

Keutamaan Mesjid Quba

  1. Masjid Pertama Umat Muhammad ﷺ.  Inilah masjid yang pertama kali dibuat oleh umat Muhammad ﷺ ,Sebelum tiba di Madinah, Rasulullah ﷺ sempat singgah di beberapa tempat dan salah satunya adalah Quba. Beliau ﷺ tinggal di daerah ini selama 4 hari, sambil menunggu kedatangan Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه dari Makkah, bersama rombongan. Ketika itu, saat akan berhijrah, Ali diperintahkan Rasulullah ﷺ untuk menggantikannya tidur di tempat tidur Rasulullah ﷺ. Ini dimaksudkan untuk mengelabui perhatian kaum kafir Quraisy yang ingin membunuh Nabi ﷺ.Quba adalah satu daerah yang terletak di wilayah Madinah. Jaraknya sekitar dua mil atau kurang lebih lima kilometer dari pusat kota Madinah. Hanafi al-Malawi dalam bukunya ‘Tempat Bersejarah yang dikunjungi Rasulullah ﷺ’,  menjelaskan : Rasulullah ﷺ tinggal di Desa Quba selama empat hari dan kemudian membangun sebuah masjid yang sekarang dikenal dengan nama Masjid Quba.
  2. Dibangun atas dasar ketakwaan.  Lihat surat At Taubah [9] ayat 108
  3. Disebut dalam Al Quran
    • Allah ﷻ memuji masjid ini dan orang yang mendirikan sembahyang di dalamnya dari kalangan penduduk Quba dalam  Al Quran surat At Taubah [9] ayat 108 :
      لا تَقُمْ فِيهِ أَبَدًا لَمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَى مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَنْ تَقُومَ فِيهِ فِيهِ رِجَالٌ يُحِبُّونَ أَنْ يَتَطَهَّرُوا وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِينَ

      Janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu selama-lamanya. Sesungguhnya mesjid yang didirikan atas dasar takwa (mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu bersembahyang di dalamnya. Di dalamnya ada orang orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih.

  4. Pahala shalatnya seperti pahala umroh.  Dari hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar رضي الله عنه. Beliau رضي الله عنه berkata :
    كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِي مَسْجِدَ قُبَاءٍ كُلَّ سَبْتٍ، مَاشِيًا وَرَاكِبًا فَيُصَلِّي فِيْهِ رَكْعَتَيْنِ

    Dahulu Nabi ﷺ mendatangi Masjid Quba setiap hari Sabtu dengan berjalan kaki atau berkendaraan kemudian Beliau ﷺ shalat dua rakaat. [HR. Al Bukhari dan Muslim]

    Sedangkan dalil yang berasal dari perkataan Rasulullah ﷺ adalah hadits yang diriwayatkan dari Sahl bin Hunaif Radhiyallahu anhu berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda :

    مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءَ، فَصَلَّى فِيهِ صَلَاةً، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ

    Barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian datang ke Masjid Quba, kemudian dia mendirikan shalat di sana, maka dia mendapatkan pahala umrah [HR. Ibnu Majah dan lainnya]

    Sabda Rasulullah ﷺ dalam hadits di atas :

    فَصَلَّى فِيهِ صَلَاةً

    Kemudian dia mendirikan shalat

    Kata shalat disini mencakup semua shalat fardu dan sunnah.

Sejarah Mesjid Quba

Ketika Rasulullahhijrah dari Makkah yang bertepatan pada Senin 8 Rabiul Awal atau 23 September 622 Masehi. Rasulullah ﷺ sempat singgah di Quba‘ bersama Bani ‘Amru bin Auf di rumah Kalthum bin Al Hadm.

Pada hari pertama kedatangan Rasulullah ﷺ di Quba, Rasulullah ﷺ terus membina Masjid Quba‘ dan ikut serta dalam mengambil beban Rasulullah ﷺ. Rasulullah ﷺ tidak mengindahkannya dan menyuruh mereka membawa barang lain sepertinya.

Setelah masjid berdiri, Rasulullah ﷺ menjadi imam ketika melaksanakan shalat berjamaah secara terbuka bersama para sahabat di Masjid Quba yang kiblatnya [saat itu] mengarah ke Masjid Al Aqsha.

Renovasi

Masjid ini telah beberapa kali mengalami renovasi. Khalifah Umar bin Abdul Aziz adalah orang pertama yang membangun menara pada masjid ini. Sakarang renovasi masjid ini ditangani oleh keluarga Saud.

Mengutip buku berjudul Sejarah Madinah Munawarah yang ditulis Dr Muhamad Ilyas Abdul Ghani, masjid Quba ini telah direnovasi dan diperluas pada masa Raja Fahd ibn Abdul Aziz pada 1986. Renovasi dan peluasan ini menelan biaya sebesar 90 juta riyal yang membuat masjid ini memiliki daya tampung hingga 20 ribu jamaah.

Meskipun sangat sederhana, masjid Quba boleh dianggap sebagai contoh bentuk daripada masjidmasjid yang didirikan orang di kemudian hari. Bangunan yang sangat bersahaja itu sudah memenuhi syarat-syarat yang diperlukan untuk pendirian masjid. Ia sudah mempunyai suatu ruang bersegi empat dan berdinding di sekelilingnya.

Di sebelah utara dibuat serambi untuk tempat shalat yang bertiang pohon kurma, beratap datar dari pelepah dan daun kurma, bercampurkan tanah liat. Di tengah-tengah terdapat ruang terbuka yang biasa disebut sahn di mana di sana juga terdapat sebuah sumur tempat wudhu. Kebersihan masjid pun terjaga, cahaya matahari dan udara dapat masuk dengan leluasa.

Masjid ini memiliki 19 pintu. Dari 19 pintu itu terdapat tiga pintu utama dan 16 pintu. Tiga pintu utama berdaun pintu besar dan ini menjadi tempat masuk para jamaah ke dalam masjid. Dua pintu diperuntukkan untuk masuk para jamaah laki-laki sedangkan satu pintu lainnya sebagai pintu masuk jamaah perempuan. Di seberang ruang utama mesjid, terdapat ruangan yang dijadikan tempat belajar mengajar.

 

 

Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ .