بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Kitab Sunan At Tirmidzi  adalah 1 dari 6  buah kitab induk Hadis dalam Islam [ Kutubus Sittah ] yang menjadi rujukan utama dalam hadits Rasulullah ﷺ.

Keenam kitab tersebut adalah :

  1. Kitab Shahih Bukhari, Kitab matan hadis paling utama, dan disusun oleh Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al Bukhari.
  2. Kitab Shahih Muslim. Kitab ini disusun oleh Abi al Husein Muslim bin al Hajjaj bin Muslim, merupakan kitab matan hadits kedua setelah Shahih Bukhari yang menjadi rujukan dalam hadits Rasulullah
  3. Kitab Sunan an Nasa’i atau disebut juga As Sunan As Sughra dihimpun oleh Imam Nasa’i
  4. Kitab Sunan Abu Dawud dihimpun oleh Imam Abu Dawud
  5. Kitab Sunan al Tirmidzi disusun oleh Abu Isa Muhammad bin Isa al Tirmidzi
  6. Kitab Sunan Ibnu Majah dihimpun oleh oleh Imam Majah atau Abu Abdillah bin Yazid al Qazwaini

Imam at Tirmidzi, nama lengkap beliau: Abu Isa, Muhammad bin Isa as-Sulami at-Turmudzi. Lahir di kota Turmudz tahun 209 H. Beliau termasuk murid Imam Bukhari.

Kata Tirmidzi [ الترمذي ] ada dua cara baca, bisa dibaca Tirmidzi, dan bisa dibaca Turmudzi. Beliau wafat tahun 279 H, di usia 70 tahun.

Sunan at-Turmudzi juga disebut oleh sebagian ulama dengan Jami’ at-Turmudzi [arab: جامع الترمذي]. Dikenal dengan kitab Jami’, karena dalam sunan Turmudzi tidak hanya mengupas bab fikih, namun juga bab lainnya, seperti sirah, adab, tafsir, aqidah, fitnah akhir zaman dan yang lainnya. Hanya saja, mengingat di bagian awal beliau susun mengikuti kajian fikih, dna itu lebih dominan, banyak ulama lebih mengenalnya sebagai kitab sunan.

Dalam kitab sunannya, Turmudzi mencantumkan hadis shahih, hasan dan dhaif, dengan penjelasan derajat masing-masing hadis, berikut keterangan sisi dhaifnya.

Beliau juga menjelaskan pendapat para ulama sebagai keterangan tambahan untuk hadis yang beliau bawakan.

Al-Hafidz Ibnu Rajab mengatakan,

اعلم أن الترمذي خرج في كتابه الصحيح والحسن والغريب. والغرائب التي خرجها فيها بعض المنكر، ولا سيما في كتاب الفضائل، ولكنه يبيِّن ذلك غالباً، ولا أعلم أنه خرج عن متهم بالكذب، متفق على اتهامه بإسناد منفرد، نعم قد يخرج عن سيئ الحفظ، ومن غلب على حديثه الوهن، ويبيِّن ذلك غالباً، ولا يسكت عنه

Ketahuilah bahwa Turmudzi menyebutkan dalam kitabnya hadis shahih, hasan, dan gharib. Hadis gharib yang beliau sebutkan, sebagiannya ada yang munkar, terutama untuk bab tentang fadhilah amal. Hanya saja, umumnya beliau jelaskan sisi lemahnya. Dan saya tidak menjumpai, beliau menyebutkan hadis dari perawi yang tertuduh berdusta (muttaham bil kadzib), yang disepakati pelanggarannya, dan dia sendirian. Benar bahwa beliau terkadang menyebutkan hadis dari perawi yang buruk hafalannya, atau perawi yang umumnya hadisnya lemah. Dan umumnya beliau jelaskan hal itu, dan tidak didiamkan. (Dinukil dari Mustholah Hadis, Ibnu Utsaimin, hlm. 53).

Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ