بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Kitab Arbain Nawawi atau Al Arba’in An Nawawiyah ( الأربعون النووية ) adalah nama kitab yang berisi 42 hadits pilihan yang disusun oleh Imam Nawawi.

Arba’in sendiri artinya empat puluh, namun sebenarnya terdapat 42 hadits yang termuat dalam kitab ini.  Kitab Arba’in ini sesungguhnya adalah sebuah kitab yang banyak ditulis oleh ulama ulama Islam.  Jadi, Imam Nawawi, bukanlah satu satunya ulama yang menulis Kitab Arba’in.  Tetapi kitab Arba’in yang ditulis Imam Nawawi, adalah Kitab Arba’in yang paling populer dibanding yang ditulis ulama lainnya.

Di antara kitab kitab arbain itu adalah milik para imam seperti Al Ajurri, Al Baihaqi, Ash Shabuni, Al Hakim, Ad Daruquthni, Ath Thabari, As Suyuthi, Ibnu Hajar Al Asqalani dan selain mereka yang berjumlah hingga puluhan kitab Arbain. Sehingga untuk membedakan dengan kitab Arbain yang lain, disebutlah namanya Al Arba’in An Nawawiyah (Kitab Arbain milik Imam An Nawawi)

Dasar kitab ini adalah kitab “Al Ahadits Al Kulliyah” yang didiktekan Imam Al-Hafizh Abu Amr bin Ash-Shalah, yakni kumpulan 26 hadits yang padat dan ringkas. Kemudian Imam Nawawi menggenapkannya menjadi 42 hadits dan menamakannya dengan Al-Arba’in. [ Muqadimmah Kitab Jami’ul Ulum wal Hikam; Ibnu Rajab Al Hanbali  ].

Dari seluruh karya Imam Nawawi, Kitab ini bersama dengan kitab Riyadhus Shalihin dianggap sebagai karya Imam Nawawi yang paling terkenal dan diterima umat muslim di seluruh dunia. Kitab ini menjadi favorit di kalangan santri untuk memulai menghafal haditshadits Nabi sebelum beralih ke kitab kitab yang lebih besar.

Kitab Arba’in Nawawi ini banyak di syarah [ dibedah, dikomentari, dikaji, diberikan penjelasan] oleh para ulama.  Di antara ulama yang membuat syarah untuk kitab ini selain Imam Nawawi sendiri di antaranya adalah Ibnu Daqiqil Id, Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di, dan Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin. Kemudian hal tersebut menarik Sayyid bin Ibrahim Al-Huwaithi untuk mengumpulkan syarah tersebut kedalam satu buku yang diberinya nama “Ad-Durrarus Salafiyah Syarah Al-Arba’in An-Nawawiyah”.[ Syarah Arbain An-Nawawi; Imam Nawawi, et al; Jakarta; Darul Haq (2006)  ]

Ulama lain yang memiliki syarah terhadap kitab ini adalah Abu Hafsh Umar Al-Bilbisy Asy-Syafi’i dengan judul Faidhul Ma’in, kemudian Jamaluddin Yusuf At-Tibrizi, Ahmad Al-Isybili, Ibnu Hajar Al-Haitami Al-Makki, Mulla Ali Al-Hanafi, Sirajuddin bin Ali Asy-Syafi’i dan masih banyak lagi, bahkan ada yang menyebutkan tidak kurang 50 kitab yang mensyarah hadits Al-Arba’in An-Nawawiyah.

Selain itu kitab ini juga disyarah dan diberi tambahan 8 hadits sehingga menjadi genap berjumlah 50 hadits, kemudian kitab ini dinamakan Jami’ul Ulum wal Hikam oleh Ibnu Rajab Al-Hanbali [ Kasyf Azh-Zhunun, 1/59-60 ]. Kitab Arbain Nawawi plus 8 hadits dari Ibnu Rajab inipun juga diberikan syarah, salah satunya oleh Abdul Muhsin Al-Abbad Al-Badr, seorang ahli hadits dan ulama senior di kota Madinah saat ini.

Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ