بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Seribu lebih pemukim ilegal Yahudi sejak Selasa (1/8) pagi menyerbu Masjidil Aqsha di bawah pengawalan ketat gerombolan serdadu penjajah Zionis. Penyerbuan ini bertepatan dengan apa yang disebut kaum Yahudi sebagai peringatan “Runtuhnya Kuil”.

Sejak pukul 07.30 pagi waktu Baitul Maqdis, serdadu penjajah membuka pintu Al-Magharibah lalu “mengamankan” halaman Masjidil Aqsha sekaligus memberikan pengawalan kepada para pemukim ilegal Yahudi yang ingin masuk.

Penyerbuan ini merupakan jawaban dari seruan lembaga kuil ekstremis Yahudi agar serempak melakukan penyerbuan massal terhadap Masjidil Aqsha pada hari ini. Berdasarkan keterangan dari sejumlah sumber setempat wartawan Aqsatv memberitakan, ada seribu lebih ekstremis Yahudi yang menyerbu Masjidil Aqsha sejak Selasa pagi secara bergantian.

Sementara itu puluhan jamaah shalat dari Baitul Maqdis dan Palestina terjajah melakukan ribath dengan menggelar halaqah ta’lim dan tahfizh di dalam Masjidil Aqsha. Mereka berikhtiar menghalangi serbuan pemukim ilegal Yahudi itu dengan meneriakkan takbir.

Sumber : Aqsatv.ps | Sahabat Al-Aqsha/Dul

Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ