Ibnu Hajar al Asqalani  adalah seorang ahli hadis dari mazhab Syafi’i yang terkemuka.  Nama lengkapnya adalah Syihabuddin Abul Fadhl Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Mahmud bin Ahmad bin Hajar. Ia dikenal dengan kunyah  Ibnu Hajar al Asqalani karena kemasyhuran nenek moyangnya yang berasal dari Ashkelon, Palestina.

Salah satu karyanya yang fenomenal  adalah kitab Fathul Bari [ Kemenangan Sang Pencipta ], yang merupakan penjelasan dari kitab shahih milik Imam Bukhari dan disepakati sebagai kitab penjelasan Shahih Bukhari yang paling detail yang pernah dibuat.

 


Tahun Kelahiran Ibnu Hajar al Asqalani

Ibnu Hajar al Asqalani lahir atau  773 H atau 1372 M

 


Tahun Wafatnya Ibnu Hajar al Asqalani

Ibnu Hajar al Asqalani  wafat pada  852 H atau 1449 M
Semangat dalam menggali ilmu ditunjukkannya dengan tidak mencukupkan mencari ilmu di Mesir saja, tetapi dengan melakukan rihlah [ perjalanan ] ke banyak negeri.

Negeri negeri yang pernah disinggahi Ibnu Hajar al Asqalani  dan beliau tinggal disana, di antaranya:

  • Dua tanah haram (Al-Haramain), yaitu Makkah dan Madinah. Ia tinggal di Makkah al Mukarramah dan shalat Tarawih di Masjidil Haram pada tahun 785 H. Yaitu pada umur 12 tahun. Dia mendengarkan Shahih Bukhari di Makkah dari Syaikh al-Muhaddits ‘Afifuddin an-Naisaburi al-Makki. Dan Ibnu Hajar berulang kali pergi ke Makkah untuk melakukan haji dan umrah.
  • Damaskus, Di negeri ini, dia bertemu dengan murid-murid ahli sejarah dari kota Syam, Ibnu ‘Asakir. Dan dia menimba ilmu dari Ibnu Mulaqqin dan al-Bulqini.
  • Baitul Maqdis, dan banyak kota-kota di Palestina, seperti Nablus, Khalil, Ramlah dan Ghuzzah. Dia bertemu dengan para ulama di tempat-tempat tersebut dan mengambil manfaat.
  • Shan’a dan beberapa kota di Yaman dan menimba ilmu dari mereka.
    Perjalanan ini dilakukan oleh al-Hafizh untuk menimba ilmu, dan mengambil ilmu langsung dari ulama-ulama besar. Sehingga dikenal Ibnu Hajar memiliki banyak guru yang besar dan masyhur.

 


Karya Karya Ibnu Hajar al Asqalani

Al-Hafizh Ibnu Hajar mulai menulis pada usia 23 tahun, dan terus berlanjut sampai mendekati ajalnya. Karya-karya dia banyak diterima umat islam dan tersebar luas, semenjak dia masih hidup. Para raja dan Amir biasa saling memberikan hadiah dengan kitab-kitab Ibnu hajar. Menurut murid utamanya, yaitu Imam As-Sakhawi, karya dia mencapai lebih dari 270 kitab. Kebanyakan karyanya berkaitan dengan pembahasan hadits, secara riwayat dan dirayat. Diantara karya tulis Ibnu Hajar tersebut:

  1. Fathul Bari
  2. Ad-Durar al-Kaminah, kamus biografi tokoh-tokoh abad ke-8
  3. Tahdzib at-Tahdzib
  4. Al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah, kamus biografi sahabat nabi.
  5. Bulughul Maram
  6. Al-Isti’dad Liyaumil Mii’aad
  7. Nukhbatul Fikr, (tentang Musthalah hadits)