Masyhur

Masyhur adalah hadis yang bila terdapat lebih dari dua jalur sanad (tiga atau lebih penutur pada salah satu lapisan, dan pada lapisan lain lebih banyak) namun tidak mencapai derajat mutawatir. Dinamai juga hadis mustafidl.

Hadis aziz adalah salah satu dari 3 jenis hadis ahad  [ hadis yang diriwayatkan oleh sekelompok orang namun tidak mencapai tingkatan mutawatir ]

Sedang hadis ahad adalah hadis yang berdasarkan jumlah penutur/ rawi ]

Jumlah penutur yang dimaksud adalah jumlah penutur dalam tiap tingkatan dari sanad, atau ketersediaan beberapa jalur berbeda yang menjadi sanad hadis tersebut.

Berdasarkan klasifikasi ini hadis dibagi atas hadis mutawatir dan hadis ahad.

  1. Mutawatir  adalah hadis yang diriwayatkan oleh sekelompok orang dari beberapa sanad dan tidak terdapat kemungkinan bahwa mereka semua sepakat untuk berdusta bersama akan hal itu. Jadi hadis mutawatir memiliki beberapa sanad dan jumlah penutur pada tiap lapisan generasi (thaqabah) berimbang.  Para ulama berbeda pendapat mengenai jumlah sanad minimum hadits mutawatir (sebagian menetapkan 20 dan 40 orang pada tiap lapisan sanad).   Hadis mutawatir sendiri dapat dibedakan antara dua jenis yakni
    1. mutawatir lafzhy (lafaz redaksional sama pada tiap riwayat) dan
    2. ma’nawy (pada redaksional terdapat perbedaan namun makna sama pada tiap riwayat)
  2. Ahad, hadis yang diriwayatkan oleh sekelompok orang namun tidak mencapai tingkatan mutawatir. Hadis ahad kemudian dibedakan atas tiga jenis antara lain :
    1. Gharib, bila hanya terdapat satu jalur sanad (pada salah satu lapisan terdapat hanya satu penutur, meski pada lapisan lain mungkin terdapat banyak penutur)
    2. Aziz, bila terdapat dua jalur sanad (dua penutur pada salah satu lapisan, pada lapisan lain lebih banyak)
    3. Masyhur, bila terdapat lebih dari dua jalur sanad (tiga atau lebih penutur pada salah satu lapisan, dan pada lapisan lain lebih banyak) namun tidak mencapai derajat mutawatir. Dinamai juga hadis mustafidl.