Sudah menjadi kewajiban kita sebagai umat  Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mencontoh atau meniru ibadah ibadah Islam yang dipraktekkan beliau.  Dan selain yang berkaitan dengan ibadah, kita juga dianjurkan untuk mencontoh beliau dalam seluruh praktek kehidupan sehari hari Rasulullah karena apa apa yang dilakukan Rasululllah adalah hal terbaik yang diperkenankan oleh Allah SWT.

Dan  sebagai wujud mencintai Rasulullah adalah berusaha melestarikan ajaran beliau di setiap keadaan. Untuk itu, para ulama menekankan, sebisa mungkin setiap muslim menyesuaikan diri dengan sunah beliau dalam setiap aktivitasnya. 24 jam sesuai sunnah, mulai bangun tidur hingga tidur kembali. Dan Nabi mencontohkan kepada kita bagaimana adab tidur yang membawa kebaikan didalamnya.

Yakni :

  • Tidurlah seawal mungkin, jangan larut malam,
  • Tutuplah pintu, jendela, dan memadamkan api dan lampu sebelum tidur.
    • Dari Jabir diriwayatkan bahwa sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam telah bersabda, “Padamkanlah lampu di malam hari apabila kamu akan tidur, tutuplah pintu, tutuplah rapat-rapat bejana-bejana dan tutuplah makanan dan minuman.” ( Muttafaq ’alaih )
  • Berwudhu sebelum tidur.
    •  “Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR. Al Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710)
  • Bersihkan alas tidurmu
    • Kibaskan sprei sebelum berbaring, berdasarkan hadts Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Apabila seorang dari kalian akan tidur pada tempat tidurnya, maka hendaklah mengirapkan [membersihkan] kain tempat tidurnya itu terlebih dahulu, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya…”Di dalam satu riwayat dikatakan, “Tiga kali.” ( Muttafaq `alaih )
  • Membaca doa sebelum tidur.
    • Pilihlah diantara doa doa ini :
    • Bara bin Azib r.a  meriwayatkan :Ketika hendak tidur, Rasulullah selalu meletakkan tangan kanan dibawah pipi kanan beliau seraya berdoa :
      • “Robbi qinii ‘adzaabaka yawma tab’atsu ‘ibaadaka“Artinya: “Ya Robbi, peliharalah aku dari azab-Mu pada hari Kau bangkitkan seluruh hamba-Mu” [ Hadis Riwayat Tirmidzi, Ahmad dan Nasa’i ]
      • “Bismika Allahumma Amut wa Ahyaa“,  Artinya: “Dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup”;
      • “Robbi qinii ‘adzaabaka yawma tab’atsu ‘ibaadaka“  Artinya: “Ya Robbi, peliharalah aku dari azab-Mu pada hari Kau bangkitkan seluruh hamba-Mu”;
    • Barra bin Azib r.a  meriwayatkan : Ketika hendak tidur, Rasulullah selalu meletakkan tangan kanan dibawah pipi kanan beliau seraya berdoa :
      • “Robbi qinii ‘adzaabaka yawma tab’atsu ‘ibaadaka“.  Artinya: “Ya Robbi, peliharalah aku dari azab-Mu pada hari Kau bangkitkan seluruh hamba-Mu”  Hadis Riwayat Tirmidzi, Ahmad dan Nasa’i
  • Membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Nas dalam posisi berbaring
    •  Aisyah meriwayatkan : “Setiapkali hendak tidur pada malam hari, Rasulullah selalu menyatukan kedua telapak tangan beliau seraya membaca surah Al Ikhlas. Al Falaq dan An Nas, kemudian meniup kedua telapak tangan beliau.
  • Mengusap bagian tubuh yang terjangkau dengan telapak tangan
    • Aisyah meriwayatkan : Setelah itu, dengan kedua telapak tangan itu beliau mengusap bagian tubuh yang terjangkau, mulai dari kepala, wajah, lalu bagian depan tubuh bleiau. Hal itu beliau lakukan 3 kali”
  • Berbaring di sisi kanan
    • Berbaringlah dengan memiringkan tubuh ke arah kanan;
    • Letakkan tangan kanan di bawah pipi sebelah kanan
    • Al Bara’ bin ‘Azib ra. berkata: “Sesungguhnya Rasulullah Muhammad saw bila berbaring di tempat tidurnya, beliau letakkan telapak tangannya yang kanan di bawah pipinya yang kanan, seraya berdoa: Robbi qinii ‘adzaabaka yawma tab’atsu ‘ibaadaka (Ya Robbi, peliharalah aku dari azab-Mu pada hari Kau bangkitkan seluruh hamba-Mu).” (HR. At Tarmidzi)
    • Dari al Barra bin Azib, Rasulullah Muhammad saw pernah bersabda, “Apabila kamu hendak tidur,maka berwudhulah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang kanan”.“Rasulullah Muhammad saw apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.”HR. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350

 

Nabi tidur dengan mendengkur halus

Ibnu Abbas meriwayatkan : “Rasulullah tidur sampai beliau mendengkur halus dan bleiau selalu mendengkur halus ketika tidur, hingga BIlal datang dan melantunkan azan.  Saat itu beliau bangun lalu melaksanakan sholat tanpa berwudhu terlebih dahulu”

HR Tirmidzi, Bukhari, Muslim, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad

Setelah kita ketahui adab Nabi sebelum tidur, alangkah baiknya jika kita juga mempelajari adab Nabi ketika bangun tidur.