<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muhammad SAW, Nabi Muhammad SAW, Cerita Nabi Muhammad, Riwayat Nabi Muhammad, Rasulullah Muhammad SAW,  Dakwah Nabi Muhammad &#187; Wafatnya Nabi</title>
	<atom:link href="http://nabimuhammad.info/category/sejarah/wafatnya-nabi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nabimuhammad.info</link>
	<description>Nur Muhammad, Muhammad, Nabi Muhammad SAW, Riwayat Nabi Muhammad, Sejarah Muhammad SAW,  Cerita Nabi Muhammad, Surat Muhammad, Maulid Nabi Muhammad, kisah Muhammad, Habib Muhammad, Kelahiran Nabi Muhammad, Cerita Nabi Muhammad, Hadist Nabi Muhammad, Foto Muhammad, Pidato nabi Muhammad</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 13:38:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun</title>
		<link>http://nabimuhammad.info/2010/06/nabi-bukan-meninggal-karena-diracun/</link>
		<comments>http://nabimuhammad.info/2010/06/nabi-bukan-meninggal-karena-diracun/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 07:23:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wafatnya Nabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nabimuhammad.info/?p=2600</guid>
		<description><![CDATA[Dikisahkan oleh Aisha : Rasulullah dalam keadaan sakit yang menyebabkan kematiannya, biasa berkata, &#8220;O, Aisha. Aku masih merasakan sakit akibat makanan yang aku makan di Khaibar dan saat ini, aku merasa seolah-olah urat nadiku terputus akibat racun itu. Berikut adalah riwayat tentang perang Khaibar, riwayat Wanita Yahudi yang mencoba membubuhkan racun namun nabi Muhammad selamat, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dikisahkan oleh Aisha : Rasulullah dalam keadaan sakit yang menyebabkan kematiannya, biasa berkata,<br />
&#8220;O, Aisha. Aku masih merasakan sakit akibat makanan yang aku makan di Khaibar dan saat ini, aku merasa seolah-olah urat nadiku terputus akibat racun itu.</p>
<p>Berikut adalah riwayat tentang perang Khaibar, riwayat Wanita Yahudi yang mencoba membubuhkan racun namun nabi Muhammad selamat, dan riwayat tentang wafatnya nabi.<br />
<strong></p>
<p>1. Mengenai perang di Khaibar :<br />
</strong><br />
Dari Anas bin Malik ra., katanya : Rasulullah s.a.w. memasuki Khaibar pagi hari. Waktu itu mereka keluar kelapangan. Setelah mereka melihat beliau mereka berkata :”Muhammad dan tentara”. Lalu mereka segera menempati benteng mereka. Nabi s.a.w mengangkat kedua belah tangannya dan berdoa :<br />
“Allahu Akbar”! Hancurlah Khaibar! Bila kami duduki lapangan suatu kaum, maka amat buruk pagi hari orang yang diberi peringatan (tetapi) tidak menurut.<br />
(HR. Bukhari 1550)</p>
<p>Dari Abu Hurairah r.a., katanya : Setelah Khaibar diduduki, ada orang yang menghadiahkan daging kambing yang beracun kepada Nabi saw. Lalu beliau bersabda : “ Saya hendak bertanya kepadamu tentang satu hal ! Adakah kamu mau memberikan keterangan yang sebenarnya kepada saya!”. Mereka menjawab : “Ya” Nabi SAW bertanya kepada mereka :”Siapa ayahmu?” mereka itu menjawab :”Si Anu !” Lalu beliau bersabda :” kamu dusta, akan tetapi ayah kamu si “Anu”. Mereka itu berkata :” Benar Tuan!” Beliau bertanya :” Adakah kamu mau menjawab dengan benar kepada saya tentang sesuatu yang saya tanyakan ?” Ya, hai Abu Qasim! Sekiranya kami berdusta, tuan ketahui dusta kami sebagaimana tuan ketahui tentang ayah kami”. Beliau menanyakan kepada mereka : “Siapa ahli neraka”?” Mereka itu menjawab : “Kami berada didalamnya dalam masa yang singkat, kemudian kamu gantikan kami didalamnya”. Nabi saw lalu bersabda :”Kamu akan tetap disika dalam neraka itu, demi Allah! Kami tidak akan pernah menggantikan kamu didalam neraka itu”.<br />
Kemudian beliau bersabda lagi : “ Adakah kamu mau menjawab dengan benar kepada saya tentang sesuatu yang saya tanyakan?” Jawab mereka : “Ya, hai Abu Qasim!” Beliau bertanya : “Adakah kamu isikan racun dalam daging kambing ini?” Jawab mereka :”Ya”. Tanya beliau : “ Apakah yang mendorong kamu berbuat demikian?” Jawab mereka :” Maksud kami ialah, kalau sekiranya tuan seorang pendusta, kami akan senang. Dan kalau sekiranya tuan seorang Nabi, racun itu tidak akan membahayakan tuan.” (HR. Bukhari 1412)<br />
<strong><br />
2. Pembuktian bahwa nabi Muhammad selamat dari racun yang diberikan oleh wanita Yahudi adl :</strong></p>
<p>1. Perang Khaibar terjadi pada tahun 628 M (tahun ke 7 H) dan pada bulan February 629 M -<br />
Zul Qa’dah 7 H) Nabi dan kaum Muslimin melaksanakan Umratul Qadha’.<br />
2. Setelah perang Khaibar dapat ditaklukkan, Rasulullah menikah dengan Shafiyah binti Huyaiy<br />
bin Akhtab. Pada tahun yang sama.<br />
3. Bulan January 630 M (Ramadhan 8 H) Nabi Muhammad pun masih SEHAT WAL ‘AFIAT. Beliau<br />
membuka kota Makkah dan menghancurkan semua berhala-behrhala yang ada disekitar<br />
Ka’bah. Peristiwa ini dikenal dengan “FATHUL MAKKAH”.<br />
4. 4 (Empat tahun) dari peristiwa Khaibar Rasulullah masih HIDUP!! Dan pada bulan maret 632<br />
M, atau tepatnya Dzulhijjah 10 H) Rasulullah melaksanakan Haji Wada’ bersama-sama<br />
dengan kira-kira 114.000,- orang kaum muslimin untuk menunaikan ibadah haji.<br />
5. Pada bulan Mei 632M, atau bulan safar 11 H, Rasulullah menyiapakan Tentara Usamah<br />
untuk pergi ke Negri Syam.<br />
6. Pada tgl 7 Juni 632 M atau pada hari senin12 Rabi’ul awal (bertepatan dengan hari<br />
kelahiran beliau) Nabi Muhammad wafat.<br />
<strong><br />
3. nabi Muhammad wafat karena sakit biasa dan bukan karena racun: :</strong></p>
<p>Sebelum beliau wafat, Rasulullah tetap melaksanakan Dak&#8217;wah :<br />
Dari Aisyah ra., katanya :&#8221; Ketika sakit Nabi bertambah berat, beliau meminta kepada semua istri beliau, supaya ia diizinkan selama sakit ia dirawat dirumahku, dan mereka semua mengizinkannya. Lalu Nabi pergi ke rumah Aisyah dipapah oleh dua orang laki-laki, sedangkan kedua belah kaki beliau tercecah menggaris tanah dinatara kedua orang laki-laki itu, yaitu Abbas dan seorang lagi.&#8221;<br />
Kata Ubaidillah, &#8220;Cerita Aisyah itu kuceritakan kepada Abbas, lalu dia menanyakan kepadaku, tahukah engkau siapa laki-laki yang seorang lagi itu?&#8221;<br />
Jawabku, &#8220;Tidak!&#8221;<br />
Katanya, &#8220;Dia adalah Ali&#8221;.<br />
Selanjutnya Aisyah menceritakan juga, bahwa setelah nabi saw. berada dirumahnya, sedangkan sakit nabi bertambah keras juga, maka beliau bersabda, &#8220;Siramkanlah kepadaku tujuh girbag air yang masih utuh, mudah-mudahan aku segera dapat melaksanakan da&#8217;wah kembali kepada orang banyak.&#8221;<br />
Lalu Nabi didudukkan kedalam sebuah bak mandi terbuat dari kuningan, kepunyaan hafshah, istri nabi saw, kemudian beliau kami sirami dengan air yang disuruhkan Nabi, sampai beliau memberi isyarat kepada kami, &#8216;Sudah cukup.&#8221;<br />
Sesudah itu beliau pergi ke Mesjid menemui jamaah&#8221;<br />
(HR Bukhari 135)</p>
<p>Justru orang yang tewas dibunuh akibat dusta yang diucapkan dan karena ajarannya yang dilakukan terjadi pada Paulus dan bukan pada Rasulullah.</p>
<p>Simak ayat berikut :</p>
<p>Ams 19:5 Saksi dusta tidak akan luput dari hukuman, orang yang menyembur-nyemburkan kebohongan tidak akan terhindar.</p>
<p>Lihat kematian tragis orang yang dianggap &#8216;suci&#8217; oleh kristen :<br />
1. Paulus dari tarsus, orang yang dianggap sebagai &#8216;rasul&#8217;<br />
Dia dipenjarakan selama dua tahun di kota Roma, setelah sebelumnya ditangkap di<br />
Yerusalem (Kisah Para Rasul 21:30) dan dipenjarakan di Kaisarea (Kisah Para Rasul 23:23-<br />
24).<br />
Menurut tradisi, setelah dua tahun Paulus dibebaskan dari penjara Roma dan lantas<br />
melakukan perjalanan ke Spanyol, lalu kembali ke Timur, dan kembali lagi ke Roma dimana<br />
dia kembali dipenjarakan untuk kedua kalinya. Akhirnya tewas di Roma dengan<br />
cara dipenggal, di luar tembok-tembok kota pada tahun 67 selama penindasan oleh Kaisar<br />
Nero.</p>
<p>Satu penulis sejarah yang bisa dipertanggungjawabkan tulisan-tulisannya berdasarkan bukti nyata adalah Eusebius, yang menuliskan bahwa :</p>
<p>1. Matius tewas disiksa dan dibunuh dengan pedang di Eithopia.<br />
2. Markus tewas setelah badannya diseret hidup2 dengan kuda melalui jalan yang penuh batu hingga akhir ajalnya.<br />
3. Lukas mati digantung di Yunani.<br />
4. Yohanes direbus/ lebih tepatnya digoreng dengan minyak goreng mendidih di roma.<br />
5. Thomas mati ditusuk oleh tombak di India.<br />
6. dll</p>
<p>sumber :www.swaramuslim.com </p>
<h4  class="related_post_title">Most Commented Posts</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://nabimuhammad.info/about/" title="Buku Tamu"><img src="Array" alt=" Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun"  title="Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun" /></a>December 10, 2009 -- <a href="http://nabimuhammad.info/about/" title="Buku Tamu">Buku Tamu</a> (29)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/pengertian-hadits/" title=" Hadits "><img src="Array" alt=" Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun"  title="Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun" /></a>April 27, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/pengertian-hadits/" title=" Hadits "> Hadits </a> (6)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/05/nabi-muhammad-2/" title="Muhammad Dalam Titik Temu Islam Kristen"><img src="Array" alt=" Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun"  title="Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun" /></a>May 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/05/nabi-muhammad-2/" title="Muhammad Dalam Titik Temu Islam Kristen">Muhammad Dalam Titik Temu Islam Kristen</a> (4)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/01/surat-rasulullah-kepada-raja-persia-kisra-abrawaiz/" title="Surat Rasulullah kepada Raja Persia, Kisra Abrawaiz"><img src="Array" alt=" Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun"  title="Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun" /></a>January 14, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/01/surat-rasulullah-kepada-raja-persia-kisra-abrawaiz/" title="Surat Rasulullah kepada Raja Persia, Kisra Abrawaiz">Surat Rasulullah kepada Raja Persia, Kisra Abrawaiz</a> (3)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/02/sejarah-singkat-imam-malik/" title="Malik"><img src="Array" alt=" Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun"  title="Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun" /></a>February 14, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/02/sejarah-singkat-imam-malik/" title="Malik">Malik</a> (3)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/06/arti-makna-al-quran/" title="Arti &#038; Makna Al Quran"><img src="Array" alt=" Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun"  title="Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun" /></a>June 4, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/06/arti-makna-al-quran/" title="Arti &#038; Makna Al Quran">Arti &#038; Makna Al Quran</a> (3)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/10/palestina-masuk-unesco-marah-besar-ancam-hentikan-donasi/" title="Palestina Masuk UNESCO, Marah Besar AS Ancam Hentikan Donasi"><img src="Array" alt=" Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun"  title="Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun" /></a>October 10, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/10/palestina-masuk-unesco-marah-besar-ancam-hentikan-donasi/" title="Palestina Masuk UNESCO, Marah Besar AS Ancam Hentikan Donasi">Palestina Masuk UNESCO, Marah Besar AS Ancam Hentikan Donasi</a> (3)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/06/sejarah-singkat-imam-bukhari-2/" title="Bukhari"><img src="Array" alt=" Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun"  title="Nabi Bukan Meninggal Karena Diracun" /></a>June 3, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/06/sejarah-singkat-imam-bukhari-2/" title="Bukhari">Bukhari</a> (2)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nabimuhammad.info/2010/06/nabi-bukan-meninggal-karena-diracun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Detik Detik Meninggalnya Rasulullah</title>
		<link>http://nabimuhammad.info/2010/06/detik-detik-meninggalnya-rasulullah/</link>
		<comments>http://nabimuhammad.info/2010/06/detik-detik-meninggalnya-rasulullah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jun 2010 10:17:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wafatnya Nabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nabimuhammad.info/?p=2570</guid>
		<description><![CDATA[Ada sebuah kisah tentang totalitas cinta yang dicontohkan Allah lewat kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, meski langit telah mulai menguning,burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, &#8220;Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada sebuah kisah tentang totalitas cinta yang dicontohkan Allah lewat kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, meski langit telah mulai menguning,burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap.</p>
<p>Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, &#8220;Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur&#8217;an. Barang siapa mencintai sunnahku, berati mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku.&#8221;</p>
<p>Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Utsman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.</p>
<p>&#8220;Rasulullah akan meninggalkan kita semua,&#8221; desah hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia.</p>
<p>Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar. Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa.</p>
<p>Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya. Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam.</p>
<p>&#8220;Bolehkah saya masuk?&#8221; tanyanya.</p>
<p>Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk,</p>
<p>&#8220;Maafkanlah, ayahku sedang demam,&#8221; kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.</p>
<p>Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, &#8220;Siapakah itu wahai anakku?&#8221; &#8220;Tak tahulah aku ayah, sepertinya ia baru sekali ini aku melihatnya,&#8221; tutur Fatimah lembut.</p>
<p>Lalu, Rasulullah menatap putrinya itu dengan pandangan yang menggetarkan.</p>
<p>Satu-satu bagian wajahnya seolah hendak di kenang. &#8220;Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,&#8221; kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.</p>
<p>Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tak ikut menyertai. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap diatas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.</p>
<p>&#8220;Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?&#8221; Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. &#8220;Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu,&#8221; kata jibril.Tapi itu ternyata tak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. &#8220;Engkau tidak senang mendengar kabar ini?&#8221; Tanya Jibril lagi. &#8220;Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?&#8221; &#8220;Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: &#8216;Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada didalamnya,&#8221; kata Jibril.</p>
<p>Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik Tampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.</p>
<p>&#8220;Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.&#8221; Lirih Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril membuang muka. &#8220;Jijikkah kau melihatku, hingga kaupalingkan wajahmu Jibril?&#8221; Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.</p>
<p>&#8221; Siapakah yang tega, melihat kekasih Allah direnggut ajal,&#8221; kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, karena sakit yang tak tertahankan lagi. &#8220;Ya Allah, dahsyat niat maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku.&#8221;</p>
<p>Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. &#8220;Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan santuni orang-orang lemah di antaramu.&#8221; Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. &#8220;Ummatii, ummatii, ummatiii?&#8221; &#8211; &#8220;Umatku, umatku, umatku&#8221;</p>
<p>Dan, pupuslah kembang hidup manusia mulia itu. </p>
<h4  class="related_post_title">Most Commented Posts</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://nabimuhammad.info/about/" title="Buku Tamu"><img src="Array" alt=" Detik Detik Meninggalnya Rasulullah"  title="Detik Detik Meninggalnya Rasulullah" /></a>December 10, 2009 -- <a href="http://nabimuhammad.info/about/" title="Buku Tamu">Buku Tamu</a> (29)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/pengertian-hadits/" title=" Hadits "><img src="Array" alt=" Detik Detik Meninggalnya Rasulullah"  title="Detik Detik Meninggalnya Rasulullah" /></a>April 27, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/pengertian-hadits/" title=" Hadits "> Hadits </a> (6)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/05/nabi-muhammad-2/" title="Muhammad Dalam Titik Temu Islam Kristen"><img src="Array" alt=" Detik Detik Meninggalnya Rasulullah"  title="Detik Detik Meninggalnya Rasulullah" /></a>May 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/05/nabi-muhammad-2/" title="Muhammad Dalam Titik Temu Islam Kristen">Muhammad Dalam Titik Temu Islam Kristen</a> (4)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/01/surat-rasulullah-kepada-raja-persia-kisra-abrawaiz/" title="Surat Rasulullah kepada Raja Persia, Kisra Abrawaiz"><img src="Array" alt=" Detik Detik Meninggalnya Rasulullah"  title="Detik Detik Meninggalnya Rasulullah" /></a>January 14, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/01/surat-rasulullah-kepada-raja-persia-kisra-abrawaiz/" title="Surat Rasulullah kepada Raja Persia, Kisra Abrawaiz">Surat Rasulullah kepada Raja Persia, Kisra Abrawaiz</a> (3)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/02/sejarah-singkat-imam-malik/" title="Malik"><img src="Array" alt=" Detik Detik Meninggalnya Rasulullah"  title="Detik Detik Meninggalnya Rasulullah" /></a>February 14, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/02/sejarah-singkat-imam-malik/" title="Malik">Malik</a> (3)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/06/arti-makna-al-quran/" title="Arti &#038; Makna Al Quran"><img src="Array" alt=" Detik Detik Meninggalnya Rasulullah"  title="Detik Detik Meninggalnya Rasulullah" /></a>June 4, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/06/arti-makna-al-quran/" title="Arti &#038; Makna Al Quran">Arti &#038; Makna Al Quran</a> (3)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/10/palestina-masuk-unesco-marah-besar-ancam-hentikan-donasi/" title="Palestina Masuk UNESCO, Marah Besar AS Ancam Hentikan Donasi"><img src="Array" alt=" Detik Detik Meninggalnya Rasulullah"  title="Detik Detik Meninggalnya Rasulullah" /></a>October 10, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/10/palestina-masuk-unesco-marah-besar-ancam-hentikan-donasi/" title="Palestina Masuk UNESCO, Marah Besar AS Ancam Hentikan Donasi">Palestina Masuk UNESCO, Marah Besar AS Ancam Hentikan Donasi</a> (3)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/06/sejarah-singkat-imam-bukhari-2/" title="Bukhari"><img src="Array" alt=" Detik Detik Meninggalnya Rasulullah"  title="Detik Detik Meninggalnya Rasulullah" /></a>June 3, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/06/sejarah-singkat-imam-bukhari-2/" title="Bukhari">Bukhari</a> (2)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nabimuhammad.info/2010/06/detik-detik-meninggalnya-rasulullah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wafatnya Rasulullah</title>
		<link>http://nabimuhammad.info/2010/04/kewafatan-rasulullah/</link>
		<comments>http://nabimuhammad.info/2010/04/kewafatan-rasulullah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2010 13:51:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wafatnya Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Bakar]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Salamah bin Abdurrahman bin Auf]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Ubaidah bin Al-Jarrah]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad dan Ibn Sa’d]]></category>
		<category><![CDATA[Aisyah]]></category>
		<category><![CDATA[ajal]]></category>
		<category><![CDATA[akhir malam]]></category>
		<category><![CDATA[Anas bin Malik]]></category>
		<category><![CDATA[Anshar]]></category>
		<category><![CDATA[at taubah]]></category>
		<category><![CDATA[azan]]></category>
		<category><![CDATA[Barirah]]></category>
		<category><![CDATA[bejana]]></category>
		<category><![CDATA[berdoa]]></category>
		<category><![CDATA[berselisih]]></category>
		<category><![CDATA[Bersin]]></category>
		<category><![CDATA[bersinar]]></category>
		<category><![CDATA[bertakbir]]></category>
		<category><![CDATA[Bilal]]></category>
		<category><![CDATA[dimakamkan]]></category>
		<category><![CDATA[dishalatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Duhai Nabiku! Duhai sahabatku! Duhai kekasihku!]]></category>
		<category><![CDATA[Fatimah]]></category>
		<category><![CDATA[gelap]]></category>
		<category><![CDATA[HR. Tirmidzi]]></category>
		<category><![CDATA[Ibn Majah]]></category>
		<category><![CDATA[Ibn Sa’d]]></category>
		<category><![CDATA[Ibnu Abbas]]></category>
		<category><![CDATA[Ibnu Hibban dan Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Ibnu Majah]]></category>
		<category><![CDATA[Imam]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Shalat]]></category>
		<category><![CDATA[jasad]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[kebumikanlah]]></category>
		<category><![CDATA[kekasihku]]></category>
		<category><![CDATA[Kematian]]></category>
		<category><![CDATA[kening]]></category>
		<category><![CDATA[Kiamat]]></category>
		<category><![CDATA[kuhajar ia dengan pedangku]]></category>
		<category><![CDATA[Madinah]]></category>
		<category><![CDATA[mati]]></category>
		<category><![CDATA[Mekkah]]></category>
		<category><![CDATA[menangis]]></category>
		<category><![CDATA[mencium]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Muhajirin]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[nabi muhammad saw]]></category>
		<category><![CDATA[Nasa’I]]></category>
		<category><![CDATA[Nasa’I dan Ibnu Sa’d]]></category>
		<category><![CDATA[pangkuan]]></category>
		<category><![CDATA[pingsan]]></category>
		<category><![CDATA[Qasim bin Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[ranjang]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah Sallallahu'alaihi]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[sakratul maut]]></category>
		<category><![CDATA[Salim bin Ubaid]]></category>
		<category><![CDATA[Shalat]]></category>
		<category><![CDATA[Shalat jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[Sufyan bin Uyainah]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<category><![CDATA[terisak]]></category>
		<category><![CDATA[tersiksa]]></category>
		<category><![CDATA[Umar bin Khaththab]]></category>
		<category><![CDATA[ummiyun]]></category>
		<category><![CDATA[wafat]]></category>
		<category><![CDATA[Wafatnya Rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[wajah]]></category>
		<category><![CDATA[Wajah Mukmin]]></category>
		<category><![CDATA[Yusuf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nabimuhammad.info/?p=1146</guid>
		<description><![CDATA[nabimuhammad.info _ Anas bin Malik meriwayatkan: Terakhir kali saya melihat Rasulullah adalah ketika beliau membuka tabir penghalang pada hari senin. Saya melihat wajah beliau begitu jernih seperti lembaran kertas. Ketika itu para sahabat bermakmum kepada Abu Bakar. Beliau memerintahkan para sahabat untuk tidak beranjak dari tempat mereka, sementra Abu Bakar bertindak sebagai imam shalat. Kemudian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nabimuhammad.info/wp-content/uploads/2010/04/15_78_18-Storm-Clouds_web.jpg"><img src="http://nabimuhammad.info/wp-content/uploads/2010/04/15_78_18-Storm-Clouds_web.jpg" alt="15 78 18 Storm Clouds web Wafatnya Rasulullah" title="15_78_18---Storm-Clouds_web" width="600" height="400" class="alignnone size-full wp-image-6741" /></a><br />
<strong>nabimuhammad.info _</strong> Anas bin Malik meriwayatkan:</p>
<p><em>Terakhir kali saya melihat Rasulullah adalah ketika beliau membuka tabir penghalang pada hari senin.  Saya melihat wajah beliau begitu jernih seperti lembaran kertas.  Ketika itu para sahabat bermakmum kepada <a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/abu-bakar-al-shidiq/">Abu Bakar.</a>  Beliau memerintahkan para sahabat untuk tidak beranjak dari tempat mereka, sementra Abu Bakar bertindak sebagai imam shalat.  Kemudian beliau meletakkan tabir penghalang (untuk shalat).  Rasulullah wafat pada akhir hari itu. </em><br />
<strong>(HR Tirmidzi, Muslim, Nasa’I, Ibnu Majah, Ahmad dan Ibn Sa’d)<br />
</strong><br />
Qasim bin Muhammad meriwayatkan bahwa <a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/aisyah-binti-abu-bakar/">Aisyah</a> berkata:<br />
<em><br />
Saya melihat Rasulullah pada hari kewafatan beliau.  Di sisi beliau, terdapat bejana sebuah air.  Beliau memasukkan tangan ke bejana itu, kemudian mengusap wajah dengan air, lalu berdoa: “Ya Allah, bantulah aku mengatasi kemungkaran kemungkaran kematian – atau melewati sakratul maut-“ </em><br />
<strong>(HR Tirmidzi, Ibn Majah, Ahmad dan Ibn Sa’d)<br />
</strong><br />
Aisyah meriwayatkan:</p>
<p><em>Saya menyadandarkan Rasulullah ke dada saya – atau pangkuan saya.  Beliau meminta bejana untuk dijadikan tempat beliau membuang air kecil.  Setelah itu, beliau wafat.</em><br />
<strong>(HR Bukhari, Muslim, Ibn Majah, Nasa’I dan Ibnu Sa’d)<br />
</strong></p>
<p>Aisyah r.a. meriwayatkan:</p>
<p><em>Saya tidak pernah lagi merasa dengki kepada seseorang yang meninggal dengan mudah setelah saya melihat betapa berat datangnya ajal yang dialami Rasulullah.</em><br />
<strong>(HR Tirmidzi, Bukhari, Nasa’I dan Ahmad)</strong></p>
<p><em>Ketika Rasulullah wafat, para sahabat berselisih pendapat tentang tempat beliau akan dimakamkan.  Abu Bakar berkata, ‘Aku pernah mendengar dari Rasulullah sesuatu yang tidak pernah aku lupakan.  Beliau pernah menyatakan bahwa Allah tidak akan mencabut nyawa seorang Nabi kecuali ditempat yang diinginkannya untuk menjadi tempat peristirahatan terakhir.  Maka kebumikanlah beliau di tempat ranjang beliau!’. </em><br />
<strong>(HR Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, Ibnu Adi dan Ibnu Sa’d)</strong></p>
<blockquote><p><em>Abu Bakar masuk ke tempat Rasulullah setelah beliau wafat, kemudian ia mengecup kening beliau, lalu meletakkan tangannya di atas lengan beliau, seraya Abu Bakar berseru, ‘Duhai Nabiku! Duhai sahabatku! Duhai kekasihku!’</em>.<br />
<strong>(HR Tirmidzi, Ahmad dan Ibnu Sa’d)</strong>
</p></blockquote>
<p><em>Rasulullah wafat pada hari senin</em>.<br />
<strong>(HR TIrmidzi dan Baihaqi)</strong></p>
<p>Ibnu Abbas dan Aisyah meriwayatkan:</p>
<p><em>Abu Bakar mencium Rasulullah setelah beliau wafat</em>.<br />
<strong>(HR Tirmidzi, Bukhari, Ibnu Majah dan Ahmad)<br />
</strong><br />
Diriwayatkan dari Anas bin Malik:<br />
<em><br />
Ketika Rasulullah memasuki kota Madinah, segala sesuatu di kota ini tampak bersinar.  Tetapi ketika Rasulullah wafat, segala sesuatu tampak gelap.  Dan tidaklah kami membersihkan debu dari tangan kami, sementara kami tengah mengebumikan beliau hingga kami memungkiri perasaan hati kami. </em><br />
<strong>(HR Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, Ibnu Hibban dan Hakim)<br />
</strong><br />
Muhammad bin Ali meriwayatkan:</p>
<p><em>Rasulullah wafat pada hari senin.  Jasad beliau masih di semayamkan pada hari senin dan malam selasa.  Beliau dikebumikan pada selasa malam.<br />
Menurut Sufyan bin Uyainah (salah seorang periwayat hadits ini) sebagian orang berkata, ‘Suara cangkul (orang orang yang menggali liang lahat beliau) terdengar pada akhir malam’ </em><br />
<strong>(HR Tirmidzi, Ibnu Sa’d dan Ahmad)</strong></p>
<p>Abu Salamah bin Abdurrahman bin Auf meriwayatkan:</p>
<p><em>Rasulullah wafat pada hari senin dan dikebumikan pada hari selasa.</em><br />
<strong>(HR Tirmidzi)</strong></p>
<p>Salim bin Ubaid meriwayatkan:</p>
<p><em>Rasulullah jatuh pingsan ketika sakit.  Tidak lama kemudian beliau sadar, lalu beliau bertanya, ‘Apakah waktu shalat telah tiba?’ Para sahabat menjawab, ‘Ya’.  Beliau berkata, ‘Perintahkan Bilal untuk mengumandangkan azan dan perintahkan Abu Bakar untuk bertindak sebagai imam shalat!’ Beliau jatuh pingsan lagi.  Sesaat kemudian, beliau sadar dan kembali bersabda, ‘Perintahkan Bilal untuk mengumandangkan azan dan perintahkan Abu Bakar untuk bertindak sebagai imam!’  Mendengar perintah tersebut Aisyah berkata, ‘Ayahku sangat sensitive.  Jika ia menjadi imam, ia akan menangis.  Ia bukan orang yang tepat untuk menjadi imam shalat.  Alangkah baiknya jika engkau menugaskan orang lain’.  </p>
<p>Tetapi Rasulullah kembali pingsan, sesaat kemudian beliau sadar seraya bersabda, ‘Perintahkan Bilal untuk mengumandangkan azan dan perintahkanlah  Abu Bakar untuk menjadi imam!  Sungguh, kalian seperti sahabat sahabat Yusuf (dalam hal menunjukkan apa yang bertentangan dengan isi hati)’.  Bilal pun mengumandangkan azan dan Abu Bakar bertindak sebagai imam shalat.  Ketika itu, Rasulullah merasakan bahwa rasa sakit yang beliau derita mulai berkurang.  Maka beliau berkata, ‘Carilah orang yang bisa menuntunku!’ Barirah datang bersama seorang laki laki.  Dengan dituntun kedua orang itu, Rasulullah keluar rumah.  Ketika Abu Bakar melihat beliau keluar, ia hendak mundur.  Tapi Rasulullah memberi isyarat agar Abu Bakar tetap di tempatnya.  Abu Bakar pun mengimami shalat hingga selesai.</p>
<blockquote><p>Setelah itu Rasulullah wafat…   <a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/umar-bin-khattab/">Umar bin Khaththab</a> berkata, ‘Demi Allah, siapapun yang mengatakan bahwa Rasulullah telah wafat pasti akan kuhajar ia dengan pedangku ini’</p></blockquote>
<p>Para sahabat adalah kaum ummiyyun –tidak pernah ada nabi di tengah tengah mereka sebelum Rasulullah-.  Karena itu mereka hanya diam dan tidak melakukan apapun.  Mereka berkata, ‘Wahai Salim! Pergilah ke sahabat Rasulullah (Abu Bakar) dan panggilah ia!’ </p>
<p>Maka, akupun mendatangi  Abu Bakar yang sedang  berada di dalam masjid sambil menangis terisak.<br />
Ketika Abu Bakar melihatku, ia bertanya, ‘Apakah Rasulullah telah  wafat?’.  Maka kusampaikan kepadanya bahwa Umar berkata, Siapapun yang berkata bahwa Rasulullah telah wafat pasti akan kupukul ia dengan pedangku ini.</p>
<p>Mendengar perkataanku, Abu Bakar berkata, “Ayo kita pergi ke sana!”  Aku pun segera kembali bersamanya.  Ketika kami tiba, para sahabat tengah berkerumum di kamar Rasulullah, lalu Abu Bakar berkata, ‘Wahai para sahabat! Biarkan saya lewat’ Mereka pun memberinya jalan.  Abu Bakar masuk dan memeluk Rasulullah, menunduk dan menyentuh lengan beliau, kemudian berkata, ‘Sungguh, engkau wafat dan mereka pun (akan) mati’<br />
Para sahabat bertanya, ‘Wahai sahabat Rasulullah, benarkah Rasulullah telah wafat?’  Abu Bakar menjawab, ‘Ya’.  Maka para sahabat pun tahu bahwa ia berkata benar.</p>
<p>Mereka kembali bertanya, ‘Wahai sahabat Rasulullah, apakah Rasulullah akan di shalatkan?’  Ia menjawab, ‘Ya’.  Mereka bertanya, ‘Bagaimana caranya?’  Ia menjawab, ‘sebagian orang masuk, bertakbir, berdoa, melaksanankn shalat (jenazah) kemudian keluar.  Setelah itu sebagian lagi masuk, bertakbir, melaksanakan shalat (jenazah), berdoa, lalu keluar.  Demikian seterusnya hingga semua orang dapat masuk dan melaksanakan shalat jenazah’.  Para sahabat bertanya lagi, ‘Wahai sahabat Rasulullah, apakah Rasulullah akan dikebumikan?’  Ia menjawab, ‘Ya’.  Mereka bertanya, ‘Dimana?’   Ia menjawab, ‘Ditempat Allah swt mencabut nyawa beliau.  Allah tidak akan mencabut nyawa beliau kecuali di tempat yang baik’  </p>
<p>Mendengar itu, para sahabat pun tau bahwa Abu Bakar berkata benar, kemudian Abu Bakar memerintahkan agar jenazah Rasulullah dimandikan oleh keluarga beliau.</p>
<p>Para sahabat dari kalangan Muhajirin berkumpul dan merundingkan sesuatu.  Mereka berkata, ‘Mari kita temui saudara saudara kita dari kalangan Anshar.  Kita libatkan mereka dalam musyawarah ini’<br />
Kaum Anshar berkata, ‘Kami akan memilih pemimpin kami sendiri dan kalian akan memilih pemimpin kalian sendiri’.</p>
<p>Maka Umar bin Khaththab berkata, ‘Siapakah yang memiliki 3 hal ini:   “sedang dia salah seorang dari 2 orang ketika keduanya berada dalam gua, ketika itu dia berkata kepada sahabatnya: ‘Jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita’……”(At Taubah 10:40) diantara mereka berdua (Abu Bakar dan Abu Ubaidah bin Al-Jarrah)?’<br />
Setelah itu Umar memegang tangan Abu Bakar dan membaiat Abu Bakar dengan niat yang baik dan indah. </em><br />
<strong>(HR Tirmidzi, Ibnu Majah, Thabrani, Bukhari dan Ahmad)</strong></p>
<p>Anas bin Malik meriwayatkan:</p>
<p><em>Ketika Rasulullah berjuang melawan sakratul maut, <a href="http://nabimuhammad.info/2011/06/fatimah-binti-muhammad/">Fatimah</a> berkata: ‘Betapa tersiksanya engkau, wahai ayahku!’.  Rasulullah menjawab, ‘Setelah hari ini, tidak akan ada lagi rasa sakit yang diderita oleh ayahmu.  Sungguh, telah datang kepada ayahmu sesuatu yang tidak akan dapat dihindari oleh siapapun.  Demikian yang akan terjadi hingga hari kiamat nanti’</em><br />
<strong>(HR Tirmidzi, Bukhari, Ibnu Majah dan Ahmad)</strong></p>
<p>Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:<br />
<em><br />
‘Siapapun diantara umatku yang memiliki 2 orang anak yang meninggal sebelum dirinya, maka Allah pasti memasukkannya ke dalam surga berkat kedua anaknya itu’.  Aisyah bertanya, ‘Bagaimana dengan orang yang hanya mempunyai satu orang anak?’ Beliau menjawab, ‘Ia pun masuk surga, wahai orang yang dilimpahi taufik (Aisyah)’.  Aisyah pun bertanya lagi, ‘Bagaimana dengan orang yang sama sekali tidak memiliki anak?’ Rasulullah menjawab, ‘Maka aku lah “anak” yang meninggal terlebih dahulu demi umatku.  Mereka tidak akan merasakan apa yang menimpaku’ </em><br />
<strong>(HR TIrmidzi dan Ahmad)<br />
</strong></p>
<h4  class="related_post_title">Related Post</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/05/puasa-rasulullah/" title="Hari Yang Dipilih Rasulullah Untuk Berpuasa"><img src="Array" alt=" Wafatnya Rasulullah"  title="Wafatnya Rasulullah" /></a>May 8, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/05/puasa-rasulullah/" title="Hari Yang Dipilih Rasulullah Untuk Berpuasa">Hari Yang Dipilih Rasulullah Untuk Berpuasa</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/usia-rasulullah/" title="Usia Rasulullah"><img src="Array" alt=" Wafatnya Rasulullah"  title="Wafatnya Rasulullah" /></a>April 17, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/usia-rasulullah/" title="Usia Rasulullah">Usia Rasulullah</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/10/bab-1-ikhlas/" title="Bab 1. Ikhlas"><img src="Array" alt=" Wafatnya Rasulullah"  title="Wafatnya Rasulullah" /></a>October 11, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/10/bab-1-ikhlas/" title="Bab 1. Ikhlas">Bab 1. Ikhlas</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/06/sejarah-singkat-imam-bukhari-2/" title="Bukhari"><img src="Array" alt=" Wafatnya Rasulullah"  title="Wafatnya Rasulullah" /></a>June 3, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/06/sejarah-singkat-imam-bukhari-2/" title="Bukhari">Bukhari</a> (2)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/hamzah-bin-abdul-muthalib/" title="Hamzah "><img src="Array" alt=" Wafatnya Rasulullah"  title="Wafatnya Rasulullah" /></a>December 30, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/hamzah-bin-abdul-muthalib/" title="Hamzah ">Hamzah </a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/membaca-bismillah-sebelum-makan/" title="Membaca Bismillah Sebelum Makan"><img src="Array" alt=" Wafatnya Rasulullah"  title="Wafatnya Rasulullah" /></a>December 28, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/membaca-bismillah-sebelum-makan/" title="Membaca Bismillah Sebelum Makan">Membaca Bismillah Sebelum Makan</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/zaid-bin-haritsah/" title="Zaid Bin Haritsah"><img src="Array" alt=" Wafatnya Rasulullah"  title="Wafatnya Rasulullah" /></a>December 23, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/zaid-bin-haritsah/" title="Zaid Bin Haritsah">Zaid Bin Haritsah</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/10/wajah-nabi-mirip-dengan-wajah-nabi-ibrahim/" title="Wajah Nabi Mirip Dengan Wajah Nabi Ibrahim"><img src="Array" alt=" Wafatnya Rasulullah"  title="Wafatnya Rasulullah" /></a>October 28, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/10/wajah-nabi-mirip-dengan-wajah-nabi-ibrahim/" title="Wajah Nabi Mirip Dengan Wajah Nabi Ibrahim">Wajah Nabi Mirip Dengan Wajah Nabi Ibrahim</a> (0)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nabimuhammad.info/2010/04/kewafatan-rasulullah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

