<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muhammad SAW, Nabi Muhammad SAW, Cerita Nabi Muhammad, Riwayat Nabi Muhammad, Rasulullah Muhammad SAW,  Dakwah Nabi Muhammad &#187; Para Sahabat</title>
	<atom:link href="http://nabimuhammad.info/category/keluarga-dan-sahabat/para-sahabat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nabimuhammad.info</link>
	<description>Nur Muhammad, Muhammad, Nabi Muhammad SAW, Riwayat Nabi Muhammad, Sejarah Muhammad SAW,  Cerita Nabi Muhammad, Surat Muhammad, Maulid Nabi Muhammad, kisah Muhammad, Habib Muhammad, Kelahiran Nabi Muhammad, Cerita Nabi Muhammad, Hadist Nabi Muhammad, Foto Muhammad, Pidato nabi Muhammad</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Jan 2012 12:34:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga</title>
		<link>http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/</link>
		<comments>http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Sep 2010 06:52:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Para Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Bakar Ash-Shiddiq]]></category>
		<category><![CDATA[Ali bin Abi Thalib]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[Umar bin Khattab]]></category>
		<category><![CDATA[Utsman bin Affan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nabimuhammad.info/?p=4014</guid>
		<description><![CDATA[Seluruh umat manusia pasti mendambakan sebaik baik tempat di akhirat nanti. Dan jalan ke sana sungguh tidak mudah. Dibutuhkan hati yang lapang dan istiqomah. Namun, kita bisa belajar dari sejarah 10 orang sahabat Nabi yang dijamin masuk surga ini [Asratul Kiraam]. InsyaAllah kita semua bisa memetik hikmahnya. Amin. 1. Abu Bakar Ash-Shiddiq Abu Bakar Ash-Shiddiq [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-4015" title="hujan" src="http://nabimuhammad.info/wp-content/uploads/2010/09/hujan-300x200.jpg" alt="hujan 300x200 10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga" width="300" height="200" /><br />
Seluruh umat manusia pasti mendambakan sebaik baik tempat di akhirat nanti. Dan jalan ke sana sungguh tidak mudah. Dibutuhkan hati yang lapang dan istiqomah.  Namun, kita bisa belajar dari sejarah 10 orang sahabat Nabi yang dijamin masuk surga ini [Asratul Kiraam].  InsyaAllah kita semua bisa memetik hikmahnya. Amin.</p>
<blockquote><p>1. Abu Bakar Ash-Shiddiq</p></blockquote>
<p>Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu ’anhu (RA) adalah khalifah pertama, setelah Nabi wafat. Ia sahabat yang paling dekat dengan Rasulullah, kemanapun Nabi pergi, ia selalu menyertainya. Termasuk saat Rasul dalam perjalanan hijrah dari Makkah ke Madinah, suatu perjalanan yang penuh dengan risiko.</p>
<p>Sejak remaja, Abu Bakar telah bersahabat dengan Nabi. Ia juga orang pertama yang memeluk Islam. Tidaklah sulit baginya untuk mempercayai ajaran Islam, karena tahu betul keagungan akhlak Rasulullah.</p>
<p>Demikian juga saat Nabi menyampaikan peristiwa Isra Mi’raj. Abu Bakarlah sahabat yang pertama kali membenarkan peristiwa tersebut. Oleh sebab itu, ia diberi gelar oleh Rasulullah yakni Ash-Shiddiq (yang benar, jujur, dan membenarkan).</p>
<p>Abu Bakar wafat dalam usia 63 tahun (13 Hijriah). Ia dikebumikan di Madinah bersebelahan dengan makam Rasulullah. Ia diriwayatkan 142 Hadits.</p>
<p>Nama aslinya adalah <strong>Abdullah bin abi Quhafah.</strong></p>
<p>Ayahnya, Abu Quhafah yang nama aslinya adalah Usman bin Amir bin Amr bin Ka’b bin Sa’d bin Taim bin Murrah bin Ka’b bin Lu’ai bin Ghalib atTaimiy al Qurosy, bertemu silisilah/keturunan dengan Rasulullah saw di Murrah bin Ka’b.</p>
<p>Ibu Abu Bakar adalah Ummul Khair Salma binti Shokhr bin Amir bin Ka’b bin Sa’d bin Taim bin Murrah.</p>
<p>Usia beliau 63 tahun, sama seperti Rasulullah saw. Dia termasuk orang yang pertama masuk islam. Manusia terbaik setelah Rasulullah saw. Mengemban kekhilafahan selama 2,5 tahun. Riwayat-riwayat lain menyebutkan 2 tahun 4 bulan kurang 1 hari; 2 tahun;20 bulan</p>
<p><strong>Putera-puterinya<br />
</strong><br />
1. Abdullah, awal masuk islam sehingga termasuk sahabat. Di saat Rasulullah saw dan Abu Bakar bersembunyi di dalam goa menghindari kejaran kafir Quraisy, ia pernah masuk goa itu juga. Dia terkena anak panah di Thaif, meninggal di saat ayahnya mengemban khilafah.</p>
<p>2. Asma’, pemilik dua ikat pinggang. Istri Zubeir bin Awwam. Hijrah ke Madinah di saat mengandung Abdulllah bin Zubeir. Sehingga Abdullah merupakan orang islam pertama yang lahir setelah hijrah. Ibu Asma’ adalah Qutailah binti Abdul Uzza berasal dari Bani Luay meninggal dalam keadaan kafir.</p>
<p>3. dan 4. Aisyah binti as-Siddiq, istri Nabi. Ia memiliki saudara seayah dan seibu yaitu Abdurrahman bin Abu Bakar, yang berada di barisan kaum musyrikin pada perang Badar, namun setelah itu ia masuk islam. Ibu Aisyah adalah Ummu Ruman binti Amir bin Uaimir bin Abdu Syams bin Attab bin Udzinah bin Subai’ bin Duhman bin al Harits. Masuk islam, dan ikut hijrah ke madinah dan wafat di zaman Rasulullah saw.</p>
<p><strong>Cucu Abu Bakar:</strong> Abu Atik Muhammad bin Abdurrahman lahir di zaman Rasulullah saw, termasuk sahabat. Sehingga kami tidak tahu keluarga lain (selain Abu Bakar) yang dengan empat keturunan, semuanya tergolong sahabat (ayah Abu Bakar-Abu Bakar- Abdurrahman-Abu Atik)</p>
<p>5. Muhammad bin Abu Bakar. Lahir pada zaman haji wada’. Meninggal di Mesir dan dikuburkan di sana. Ibunya adalah Asma’ binti Umais al Khots’amiyyah.</p>
<p>6. Ummu Kultsum binti Abu Bakar. Lahir setelah Abu Bakar wafat. Ibunya adalah Habibah, riwayat lain menyebutkan Fakhitah binti Kharijah bin Zaid bin Abu Zuhair al Anshari. Ia dinikahi Thalhah bin Ubaidillah.</p>
<p>Keenam putera-puteri Abu Bakar adalah sahabat Nabi, kecuali Ummu Kultsum. Sementara Muhammad lahir masih zaman Nabi. Abu Bakar wafat pada tanggal 27 Jumadil Akhir 13H.</p>
<blockquote><p>2. ‘Umar bin Khattab</p></blockquote>
<p>‘Umar bin Khaththab RA adalah khalifah kedua. Ia termasuk sahabat yang sangat dikasihi oleh Nabi. Sebelum masuk Islam, ia dikenal sebagai sosok yang jago gulat dan gemar mabuk-mabukan. Seluruh penduduk Makkah merasa takut kepadanya.</p>
<p>’Umar memeluk Islam setelah mendengar surat Thoha yang dibacakan saudara perempuannya. Ia sangat keras dalam membela agama Allah. Ia menjadi salah satu benteng Islam yang mampu menyurutkan perlawanan kaum Quraisy terhadap diri Nabi dan sahabat.</p>
<p>Saat ’Umar diangkat menjadi khalifah, daerah kekuasaan Islam bertambah. Kerajaan Persia dan Romawi Timur dapat ditaklukan dalam kurun waktu satu tahun (636-637 M). Pemimpin yang sederhana dan peduli para rakyatnya ini, wafat setelah dibunuh Abu Lukluk saat hendak memimpin shalat ( 23 H/644 M). Ia dimakamkan berdekatan dengan Abu Bakar dan Rasulullah.</p>
<p>Nama aslinya adalah Umar <strong>bin Khattab bin Nufail bin Abdil Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qurth bin Razakh bin Adiyy bin Ka’b bin Lu’ai bin Ghalib.</strong> Bertemu silisilah/keturunan dengan Rasulullah saw di Murrah bin Ka’b.</p>
<p>Ibunya adalah Khantamah binti Hasyim. Riwayat lain menyebutkan binti Hisyam bin al Mughirah bin Abdullah bin Umar bin Makhzum.</p>
<p>Umar masuk Islam di Mekah, dan mengikuti seluruh peperangan bersama Rasulullah saw</p>
<p><strong>Putera-puterinya<br />
</strong><br />
1. Abu Abdurrahman Abdullah. Masuk Islam pada awal datangnya Islam. Berhijrah bersama ayahnya. Dan dia termasuk sahabat pilihan.</p>
<p>2. Hafshah, istri Nabi saw. Ibu Hafshah adalah Zaenab binti Math’un.</p>
<p>3. Ashim bin Umar. Lahir pada zaman Rasulullah saw. Ibunya adalah Ummu Ashim Jamilah binti Tsabit bin Abi al Aqlah.</p>
<p>4 dan 5. Zaid al Akbar bin Umar, dan Ruqayyah putri Ummu Kultsum binti Ali bin Abi Thalib.</p>
<p>6. Zaid al Ashghar dan Abdullah, keduanya putera Ummu Kultsum binti Jarwal al Khuzza’i.</p>
<p>7 dan 8. Abdurrahman al Akbar bin Umar dan Abdurrahman al Ausath, Abu Syahmah yang didera akibat minum khomr. Ibunya adalah Ummu Walad yang juga disebut Lahyah.</p>
<p>9. Abdurrahman al Ashghar bin Umar. Ibunya adalah Ummu Walad yang juga disebut Fakihah.</p>
<p>10. Iyadh bin Umar. Ibunya adalah Atikah binti Zaid bin Amr bin Nufail.</p>
<p>11. Abdullah al Ashghar bin Umar. Ibunya adalah Saidah binti Rafi’ al Anshariyyah. Dari Bani Amr bin Auf.</p>
<p>12. Fathimah binti Umar. Ibunya adalah Ummul Hakim binti Harits bin Hisyam.</p>
<p>13. Ummul Walid binti Umar. Tetapi kebenaran masih perlu diteliti lagi.</p>
<p>14. Zaenab binti Umar. Saudara Abdurrahman al Ashghar bin Umar.</p>
<p>Umar mengemban kekhalifahan selama 10 tahun 6,5 bulan. Terbunuh pada akhir DzulHijjah 23 Hijriyah, pada usia 63 tahun sesuai dengan usia Rasulullah saw. Akan tetapi ada perselisihan pendapat tentang usia beliau ini.</p>
<blockquote><p>3. ‘Utsman bin Affan</p></blockquote>
<p>‘Utsman bin Affan RA adalah khalifah Islam ketiga. Pada saat kepemimpinannya, ia berhasil mengumpulkan wahyu, dan menyusunnya dalam bentuk mushaf Al- Qur’an.</p>
<p>’Utsman masuk Islam lewat ajakan Abu Bakar As-Siddiq. Ia mendapat gelar Dzun Nur ’Ain (Pemilik Dua Cahaya), karena menikahi dua putri Nabi, Ruqayyah dan Ummu Kultsum.</p>
<p>’Utsman dikenal sebagai saudagar kaya dan dermawan. Ia selalu menafkahkan hartanya di jalan Allah. Saat berkecamuk perang Tabuk, ’Utsman menyumbang lebih dari 940 unta, kemudian membawa 60 kuda untuk menggenapinya menjadi 1000.</p>
<p>Ia adalah cucu dari Abu al Ash bin Umayyah bin Abdu Syams bin Abdu Manaf. Nasab keturunannya bertemu dengan Rasulullah saw di Abdu Manaf, yang merupakan kakek ke lima.</p>
<p>Nama ibunya adalah Arwa binti Kuraiz bin Rabiah bin Habib bin Abdi Syams bin Abdu Manaf. Sementara ibunya adalah putri Ummul Hakim al Baidha’ binti Abdul Muthalib.</p>
<p>Utsman masuk Islam pada awal datangnya Islam di Mekah. Melakukan hijrah 2 kali (Habasayah dan Medinah). Menikahi 2 puteri Rasulullah saw. Mengemban kekhilafahan selama 12 tahun kurang 10 hari. Ada riwayat menyebutkan kurang12 hari. Terbunuh pada 18 Dzul Hijjah tahun ke-35 Hijriah ba’da Ashar. Saat itu ia sedang puasa. Ia meninggal pada usia 82 tahun.<br />
<strong><br />
Putera-puterinya:</strong></p>
<p>1. Abdullah al Akbar, dilahirkan oleh Ruqayyah, puteri Rasulullah saw. Meninggal dunia pada usia 6 tahun. Rasulullah saw ikut masuk liang lahat saat penguburannya.</p>
<p>2. Abdullah al Ashghar, dilahirkan oleh Fakhitah binti ‘Azwan, saudari Utbah.</p>
<p>3, 4, 5 dan 6. Umar, Khalid, Aban dan Maryam. Mereka dilahirkan oleh Ummu Amr binti Jundab bin Amr bin Humamah dari kabilah Azd daerah Daus.</p>
<p>7, 8 dan 9. Al Walid, Said dan Ummu Amr. Mereka dilahirkan oleh Fatimah binti Walid bin Abdu Syams bin Mughirah bin Abdullah bin Umar bin Makhzum.</p>
<p>10. Abdul Malik. Dia tidak mempunyai keturunan. Meninggal dunia tatkala telah dewasa. Dia dilahirkan oleh Ummul Banin binti Uyainah bin Hisn bin Hudzaifah bin Zaid.</p>
<p>11, 12, 13. Aisyah, Ummu Aban dan Ummu Amr. Mereka dilahirkan oleh Ramlah binti Syaibah bin Rabiah.</p>
<p>14,15,16. Ummu Khalid, Arwa dan Ummu Aban as Sughra. Mereka dilahirkan oleh Nailah binti Farafishah bin Ahwas bin Amr bin Tsa’labah bin Harits bin Hisn bin Dhamdham bin Adyy bin Janab bin Kalb bin Wabrah.</p>
<blockquote><p>4. ‘Ali bin Abi Thalib</p></blockquote>
<p>‘Ali bin Abi Thalib RA dilahirkan di Makkah tahun 598 Masehi. Suami dari putri Nabi, Fatimah, ini merupakan orang yang pertama masuk Islam dari golongan anak-anak. Sebagian meriwayatkan saat itu usianya 10 tahun.</p>
<p>’Ali terkenal orang yang sangat berani, ahli siasat perang, dan cerdas. Pada saat peristiwa hijrah, ’Ali tidur di atas tempat tidur Rasulullah. Sehingga, para tentara Quraisy yang mengepung rumah Nabi, mengira Nabi masih berada di dalam rumah.</p>
<p>Dia adalah cucu Abdul Mutthalib, sepupu Rasulullah saw. Dia dilahirkan oleh Fatimah binti Asad bin Hasyim bin Abdi Manaf. Fatimah adalah wanita Bani Hasyim pertama yang melahirkan keturunan dari Bani Hasyim. Masuk Islam di Mekah lalu hijrah ke Madinah dan wafat pada zaman Rasulullah saw.</p>
<p>Ali bin Abi Thalib menikah dengan Fatimah puteri Rasulullah saw. Kemudian lahirlah Hasan, Husein dan Muhassin dari pernikahan ini. Tetapi Muhassin wafat tatkala masih kecil.</p>
<p><strong>Putera-puterinya yang lain</strong></p>
<p>1. Muhammad bin Hanafiah. Ia dilahirkan oleh Khaulah binti Ja’far, dari Bani Hanifah.</p>
<p>2 dan 3. Umar bin Ali dan saudarinya Ruqayyah al Kubro.</p>
<p>4. Al Abbas al Akbar bin Ali, disebut juga as-Saqa. Ia terbunuh bersama Husein.</p>
<p>5, 6, 7, 8. Usman, Ja’far, Abdullah dan Banu Ali. Mereka saudara seayah dan seibu al Abbas al Akbar. Adapun ibu mereka adalah Ummul Banin al Kilabiyah.</p>
<p>9 dan 10. Ubaidullah dan Abu Bakar. Mereka tidak punya keturunan. Mereka dilahirkan oleh Laila binti Mas’ud anNahsyaliyyah.</p>
<p>11. Yahya bin Ali. Meninggal saat masih kecil. Lahir dari Asma’ binti Umais.</p>
<p>12. Muhammad bin Ali alAshghar. Ibunya adalah seorang budak yang bernama Daraj.</p>
<p>13 dan 14. Ummul Hasan dan Ramlah. Mereka dilahirkan Ummu Sa’d binti Urwah bin Mas’ud ats Tsaqofi.</p>
<p>15,16,17,18,19,20,21,22,23,24,25. Zaenab as Sughra, Ummu Kultsum as Sughra, Ruqayyah as Sughra, Ummu Hani’, Ummul Kiram, Umu Ja’far (nama aslinya Jumanah), Ummu Salamah, Maimunah, Khadijah, Fatimah, dan Umamah. Mereka ini dilahirkan dari para ibu yang berbeda-beda.</p>
<p>Ali mengemban kekhilafahan selama 4 tahun 7 bulan lebih beberapa hari. Ada beberapa pendapat berbeda mengenai hari. Ia mati terbunuh saat usianya 63 tahun. Ada beberapa riwayat lain menyebutkan 53 tahun, 58 tahun, 57 tahun. Pada saat itu disebut tahun Jama’ah, tahun 40 H.  ’Ali wafat pada tahun 40 Hijriyah, setelah ditikam oleh Abdurrahman bin Muljam dengan pedang yang beracun setelah shalat Shubuh. Ia meninggal dalam usia 63 tahun dan menjabat sebagai khalifah selama 4 tahun 9 bulan. Beliau dimakamkan di Kufah, Irak.</p>
<blockquote><p>5. Thalhah bin Abdullah</p></blockquote>
<p>Thalhah bin ’Abdullah dikenal sebagai salah satu konsultan Rasulullah. Ia berasal dari suku Quraisy.</p>
<p>Saat berkecamuk perang Uhud, Thalhah ikut serta. Di arena tersebut ia menderita luka parah. Dia menjadikan dirinya sebuah perisai bagi Rasulullah dan mengalihkan panah yang akan menancap diri Nabi dengan tangannya. Sehingga semua jari-jarinya putus.</p>
<p>Ia cucu Usman bin Amr bin Ka’b bin Sa’d bin Taim bin Murrah bin Ka’b bin Luayy bin Ghalib. Bertemu silisilah/keturunan dengan Rasulullah saw di Murrah bin Ka’b.</p>
<p>Ibu Thalhah adalah Sha’bah binti Khadrami, saudari al Ala’ bin Khadrami. Nama aslinya al Khadrami adalah Abdullah bin Abbad bin Akbar bin Auf bin Malik bin Uwaif bin Khazraj bin Iyadh bin Sidq. Ibunya masuk Islam dan wafat dalam Islam.</p>
<p>Thalhah masuk islam pada awal datangnya islam di Mekah. Turut serta dalam Perang Uhud dan peperangan setelahnya. Dia tidak turut dalam Perang Badar karena saat itu ia di Syam untuk berdagang. Tetapi Rasulullah saw memberikannya harta rampasan perang Badar dan menetapkannya sebagai ahli Badar.</p>
<p>Ibu Thalhah adalah Sha’bah binti Khadrami, saudari al Ala’ bin Khadrami. Nama aslinya al Khadrami adalah Abdullah bin Abbad bin Akbar bin Auf bin Malik bin Uwaif bin Khazraj bin Iyadh bin Sidq. Ibunya masuk Islam dan wafat dalam Islam.</p>
<p>Thalhah masuk islam pada awal datangnya islam di Mekah. Turut serta dalam Perang Uhud dan peperangan setelahnya. Dia tidak turut dalam Perang Badar karena saat itu ia di Syam untuk berdagang. Tetapi Rasulullah saw memberikannya harta rampasan perang Badar dan menetapkannya sebagai ahli Badar.</p>
<p>Thalhah terbunuh pada Perang Jamal pada tahun 36 H. Saat itu ia berusia 62 tahun.</p>
<p><strong>Putera-puterinya:</strong></p>
<p>1 dan 2. Muhammad asSajjad dan Imran. Muhammad asSajjad terbunuh bersama ayahnya. Kedua putera tersebut dilahirkan Hamnah binti Jahsy.</p>
<p>3. Musa bin Thalhah. Dilahirkan Khaulah binti Qo’qo’ bin Ma’bad bin Zurarah.</p>
<p>4,5,6. Ya’kub, Ismail, Ishaq. Mereka dilahirkan Ummu Aban binti Utbah bin Rabiah.</p>
<p>7 dan 8. Zakaria dan Aisyah. Dilahirkan Ummu Kultsum binti Abu Bakar as Shiddik ra.</p>
<p>9. Ummu Ishaq binti Thalhah. Dilahirkan Ummul Haris binti Qasamah bin Handzalah at Thaiyyah.</p>
<p>Seluruh putera puteri Thalhah 11 orang. 2 anak yang lain ada riwayat yang menyebutkan Usman dan Shalih, namun riwayat ini kurang kuat.</p>
<p>Thalhah terbunuh pada Perang Jamal pada tahun 36 H. Saat itu ia berusia 62 tahun.</p>
<blockquote><p>6. Abu Ubaidillah Zubair bin Awwam ra</p></blockquote>
<p>Zubair bin Awwan termasuk golongan yang pertama masuk Islam (as-sabiqun al-awwalun). Usianya saat itu baru 15 tahun.</p>
<p>Pembelaannya terhadap Islam begitu nyata, Zubair tidak pernah absen dalam berbagai petempuran bersama kaum muslimin. Ia selalu berada di garda depan saat jihad dikumandangkan. Sekujur tubuhnya terdapat luka dari hasil peperangan.<br />
Ia sangat dicintai Rasulullah. Saat terjadi perseturuan di antara kaum muslimin, Zubair tidak sedikit pun memihak yang berseteru. Ia malah berusaha menyatukannya.</p>
<p>Ia cucu Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushayy bin Kilab. Nasab keturunannya bertemu dengan Rasulullah saw di Qushayy bin Kilab, yang merupakan kakek ke lima.</p>
<p>Ibunya: Shafiyyah binti Abdul Mutthalib, bibi Rasulullah saw. Masuk Islam dan Hijrah ke Madinah.</p>
<p>Zubair berhijrah dua kali (Habasayah dan Medinah).dan ia shalat dua kiblat (sebelum dirubah menghadap ka’bah, dahulu kaum muslimin shalat menghadap masjidil Aqsa). Ia adalah orang yang pertama kali menghunus pedangnya di perang fi sabilillah. Ia disebut Hawaryy Rasulullah saw.</p>
<p><strong>Putera Puterinya:</strong></p>
<p>1. Abdulllah, ia merupakan orang islam pertama yang lahir setelah hijrah.</p>
<p>2,3,4,5,6,7,8. Al Mundzir,Urwah,Ashim, al Muhajir, Khadijah al Kubro, Ummul Hasan, Aisyah. Kedelapan anak tersebut dilahirkan Asma’ binti Abu Bakar ra.</p>
<p>8,10,11,12,13. Khalid, Amr, Habibah, Saudah, Hindun. Mereka dilahirkan Ummu Khalid binti Khalid bin Said bin al Ash.</p>
<p>14,15,16. Mush’ab, Hamzah, Ramlah. Mereka dilahirkan Rabbab binti Unaif al Kalbiyyah.</p>
<p>17,18,19. Ubaidah, Ja’far, Hafshah, mereka dilahirkan Zaenab binti Bisyr dari Bani Qais bin Tsa’labah.</p>
<p>20. Zaenab binti Zubair. Ia dilahirkan Ummu Kultsum binti Uqbah bin Abi Mu’aith.</p>
<p>21. Khadijah asShughra. Ia dilahirkan alJalal binti Qais dari Bani Asad bin Khuzaimah.</p>
<p>Seluruh putera puteri Zubeir 21 orang. Ia terbunuh pada Perang Jamal pada tahun 36 H. Saat itu ia berusia 67 tahun. Riwayat lain 66 tahun.</p>
<p>Zubair ditikam ketika sedang menghadap Allah, ia wafat pada tahun 36H atau 656M.</p>
<blockquote><p>7. Sa’ad bin Abi Waqqas</p></blockquote>
<p>Sa’ad bin Abi Waqqas memeluk Islam saat berusia 17 tahun. Ia sangat mahir menunggang kuda dan memanah. Jika ia memanah musuh dalam sebuah peperangan pastilah tepat sasaran. Hampir seluruh peperangan ia ikuti.<br />
Saat awal memeluk Islam, ibunya mengancam mogok makan dan minum. Dengan harapan, Sa’ad kembali ke ajaran nenek moyang. Namun, hampir sang ibu menemui ajal, ancaman itu dihiraukannya. Ia tidak menjual keyakinannya dengan apa pun, nyawa ibunya sekalipun.</p>
<p>Saat periode Khalifah Umar bin Khattab, Sa’ad diangkat sebagai gubernur militer di Iraq yang bertugas mengatur pemerintahan dan sebagai panglima tentara.</p>
<p>Nama Abi Waqas adalah Malik bin Uhaib bin Abdi Manaf bin Zuhrah bin Kilab. Bertemu silisilah/keturunan dengan Rasulullah saw di Kilab bin Murrah. Ibunya: Hamnah binti Sufyan bin Umayyah bin Abdu Syams bin Abdi Manaf.</p>
<p>Sa’ad masuk Islam pada awal datangnya Islam di Mekah. Ia berkata: “Saya adalah orang ketiga yang masuk Islam“</p>
<p>Turut serta dalam Perang Badar dan seluruh peperangan setelahnya bersama Rasulullah saw. Ia adalah orang yang pertama kali melontarkan anak panahnya di perang fi sabilillah. Adapun lontaran anak panahnya diarahkan pada sebuah pasukan yang di dalamnya terdapat Abu Sofyan. Pertemuan 2 pasukan itu terjadi dekat Rabigh di awal tahun pertama Rasulullah saw datang di Madinah.</p>
<p><strong>Putera-puterinya:</strong></p>
<p>1. Muhammad, ia dibunuh al Hajjaj.</p>
<p>2. Umar, dibunuh al Muhtar bin Abi Ubaid.</p>
<p>3 dan 4. Amir dan Mus’ab. Mereka berdua meriwayatkan hadist.</p>
<p>5,6,7. Umair, Shalih, Aisyah, mereka Bani Sa’d.</p>
<p>Sa’ad wafat pada usia 70 tahun (55H atau 675M). Wafat di istananya di Aqiq, yang jaraknya 10 mil dari Madinah. Lalu jenazahnya dipikul ke Madinah. Ia dimakamkan ditanah Baqi’.  Itu terjadi tahun 55 H. saat itu ia berusia 70 tahun lebih. Ia merupakan orang yang terakhir meninggal diantara 10 orang yang mendapat kabar gembira masuk surga.</p>
<blockquote><p>8. Abu al ‘Awar Said bin Zaid bin Amr ra</p></blockquote>
<p>Ia cucu Nufail bin Abdul Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qurt bin Razah bin Adyy bin Ka’b bin Luayy bin Ghalib. Bertemu silisilah/keturunan dengan Rasulullah saw di Ka’b bin Luayy. Ibunya: Fatimah binti Ba’jah bin Umayyah bin Khuwailid, dari Bani Mulaih dari Khuzaah.</p>
<p>Said bin Zaid adalah sepupu Umar bin Khatthab ra, dan menikah dengan saudara Umar, Ummu Jamil binti Khattab.</p>
<p>Ia masuk Islam pada awal datangnya islam di Mekah. Namun ia tidak turut dalam Perang Badar. Di antara puteranya adalah Abdullah, seorang penyair.</p>
<p>Zubeir bin Bakkar berkata: Said anaknya sedikit, dan di antara mereka tinggal di luar Madinah. Said meninggal tahun 51 H. Saat itu ia tengah berusia lebih dari 70 tahun.</p>
<p>Sa’id adalah di antara sahabat yang beruntung. Dia masuk Islam bersama-sama istrinya, Fathimah binti Al-Khaththab, adik perempuan ‘Umar bin Khaththab. Sa’id membaktikan segenap daya dan tenaganya untuk berkhidmat kepada Islam. Ketika memeluk Islam usianya belum genap 20 tahun.</p>
<p>Sa’id turut berperang bersama Rasulullah dalam setiap peperangan. Ia juga turut bersama kaum muslimin mencabut singgasana Kisra Persia. Sa’id pernah diperintahkan Rasulullah untuk memata-matai aktivitas musuh.<br />
Ia wafat dalam usia 70 tahun (51H atau 671M), dan dimakamkan di Baqi’, Madinah.</p>
<blockquote><p>9. ‘Abdurrahman bin ‘Auf</p></blockquote>
<p>Abdurrahman bin ’Auf juga termasuk tujuh orang yang pertama masuk Islam. Ia di antara sahabat Rasul yang memiliki harta berlimpah. Selurah hartanya itu ia peroleh melalui perniagaan.</p>
<p>Kesuksesannya tidak membuat ia lupa diri. Ia selalu menafkahkan hartanya di jalan Allah. Bahkan saat ia diberitakan Rasulullah bahwa dirinya dijamin masuk surga, semangat bersedekahnya semakin membara. Tak kurang dari 40.000 dirham perak, 40.000 dirham emas, 500 ekor kuda perang, dan 1.500 ekor unta ia sumbangkan untuk perjuangan menegakkan Islam.<br />
Abdurrahman sempat berhijrah ke Habasyah sebanyak dua kali. I</p>
<p>Ia cucu Ibnu Abd bin al Haris bin Zuhrah bin Kilab. Bertemu silisilahnya dengan Rasulullah saw di Kilab bin Murrah.</p>
<p>Ibunya bernama as Syifa’. Riwayat lain menyebutkan al’Anqa’binti Auf bin Abdul Harits bin Zuhrah. Ia masuk Islam dan hijrah.</p>
<p>Abdurrahman bin Auf masuk Islam pada awal datangnya Islam di Mekah. Turut serta dalam Perang Badar dan seluruh peperangan setelahnya bersama Rasulullah saw. Dalam riwayat sahih disebutkan bahwa Rasulullah saw pernah menjadi makmum shalat padanya saat Perang Tabuk.</p>
<p><strong>Putera-puterinya:</strong></p>
<p>1. Salim al Akbar, meninggal sebelum datangnya Islam.</p>
<p>2. Ummul Qasim, lahir pada zaman Jahiliyah.</p>
<p>3. Muhammad, lahir setelah datangnya Islam. Dengan nama ini Abdurrahman dijuluki Abu Muhammad</p>
<p>4,5,6. Ibrahim, Humaid dan Ismail. Mereka dilahirkan Ummu Kultsum binti Uqbah bin Abi Mua’ith bin Abi Amr bin Umayyah bin Abdu Syams bin Abdi Manaf.</p>
<p>Ummu Kultsum termasuk wanita yang hijrah dan salah seorang yang telah baiat pada Rasulullah saw. Dan seluruh putera Abdurrahman yang lahir darinya, menjadi perawi hadist.</p>
<p>Urwah bin Abdurrahman, terbunuh di Afrika. Ia dilahirkan Nuhairah binti Hani’ bin Qabishah bin Mas’ud bin Sya’ban.</p>
<p>Halim al Asghar, terbunuh di Afrika. Ia dilahirkan Sahlah binti Suhail bin Amr. Ia saudara seibu Muhammad bin Abu Hudhaifah bin Utbah.</p>
<p>Abdullah al Akbar, terbunuh di Afrika. Ibunya dari bani Abdil Ashal. Abu Bakar bin Abdurrahman dan Abu Salamah al Fakih, ia Abdullah al Ashghar. Ibunya adalah Tumadhir binti al Ashbagh alKalbiyyah. Ia wanita dari Bani Kalbiy pertama yang dinikahi lelaki Quraisy.</p>
<p>Abdurrahman bin Abdurrahman dan Mus’ab bin Abdurrahman. Mush’ab pernah menjadi tawanan polisi Marwan bin Hakam di Madinah.</p>
<p>Abdurrahman meninggal di Madinah, dan dimakamkan di Baqi’ tahun 32 H saat kekhalifahan Usman bin Affan. Usman ikut menyolati jenazahnya. Ia wafat pada usia 72 tahun (32H/652M).</p>
<blockquote><p>10.Abu Ubaidah Amir bin Abdullah bin al Jarrah ra</p></blockquote>
<p>Rasulullah pernah memberikan pernyataan tentang Abu ‘Ubaidah. “Sesungguhnya setiap umat mempunyai orang kepercayaan, dan sesungguhnya kepercayaan umat ini adalah Abu Ubaidah,” begitu kata Rasulullah. Abu Ubaidah orang yang amanah dan jujur dalam berperilaku.</p>
<p>Abu Ubaidah masuk Islam melalui perantara Abu Bakar As-Shiddiq diawal kerasulan Muhammad. Ia beberapa kali dipercaya Rasul memimpin peperangan. Ia wafat pada tahun 18H atau 639M.</p>
<p>Ia cucu Hilal bin Uhaib bin Dhabbah bin al Harrits bin Fihr bin Malik. Dilahirkan Ummu Ghanm binti Jabir bin Abdul Uzza bin Amir bin Umairah bin Wadi’ah bin Al Harits bin Fihr. Dalam riwayat lain: Umaimah binti Ghanm bin Jabir bin Abdul Uzza. Bertemu silisilah/keturunan dengan Rasulullah saw di Fihr bin Malik.</p>
<p>Abu Ubaidah masuk Islam pada awal datangnya Islam di Mekah, sebelum Rasulullah saw masuk Darul Arqam. Turut serta dalam Perang Badar dan beberapa peperangan setelahnya bersama Rasulullah SAW. Pada saat Perang Uhud, ia mencabut dua gelang (dari rajutan baju besi) yang menancap di wajah Rasulullah saw dengan gigi depannya. Akibatnya, tanggallah 2 giginya.</p>
<p>Keturunan Abu Ubaidah ra, hanya 2 putera, yaitu Yazid dan Umar. Namun mereka meninggal, dan tak terdapat lagi penerus generasi Abu Ubaidah.</p>
<p>Abu Ubaidah ra. wafat karena wabah penyakit tha’un amwas pada tahun 18 H. Ia dimakamkan di Ghour Baisan di Desa Amta’. Saat itu usianya 58 tahun. Muadz bin Jabal ra. ikut menshalati jenazahnya. Ada riwayat lain menyebutkan Amr bin A’sh pun ikut.</p>
<p>Pada saat Perang Badar Abu Ubaidah membunuh ayahnya yang saat itu masih kafir. Karena peristiwa ini Allah menurunkan ayat:</p>
<p>“Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, Sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. meraka Itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. mereka Itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa Sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.” ~~</p>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 2263px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"><span>Umar bin Khattab</span></div>
<h4  class="related_post_title">Related Post</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/paman-bibi-nabi/" title="Paman Dan Bibi Nabi"><img src="Array" alt=" 10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga"  title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga" /></a>December 30, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/paman-bibi-nabi/" title="Paman Dan Bibi Nabi">Paman Dan Bibi Nabi</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/06/fatimah-binti-muhammad/" title="Fatimah "><img src="Array" alt=" 10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga"  title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga" /></a>June 22, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/06/fatimah-binti-muhammad/" title="Fatimah ">Fatimah </a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abbas-bin-abdul-muthalib/" title="Abbas "><img src="Array" alt=" 10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga"  title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abbas-bin-abdul-muthalib/" title="Abbas ">Abbas </a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/usman-bin-affan/" title="Utsman "><img src="Array" alt=" 10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga"  title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga" /></a>April 12, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/usman-bin-affan/" title="Utsman ">Utsman </a> (1)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/umar-bin-khattab/" title="Umar "><img src="Array" alt=" 10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga"  title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga" /></a>April 12, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/umar-bin-khattab/" title="Umar ">Umar </a> (1)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/abu-bakar-al-shidiq/" title="Abu Bakar"><img src="Array" alt=" 10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga"  title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga" /></a>April 12, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/abu-bakar-al-shidiq/" title="Abu Bakar">Abu Bakar</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/02/sejarah-singkat-imam-hanafi/" title="Hanafi"><img src="Array" alt=" 10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga"  title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga" /></a>February 14, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/02/sejarah-singkat-imam-hanafi/" title="Hanafi">Hanafi</a> (1)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2012/01/hukum-menggambar-dalam-islam/" title="Hukum Menggambar Dalam Islam"><img src="Array" alt=" 10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga"  title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga" /></a>January 2, 2012 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2012/01/hukum-menggambar-dalam-islam/" title="Hukum Menggambar Dalam Islam">Hukum Menggambar Dalam Islam</a> (0)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sahabat Nabi</title>
		<link>http://nabimuhammad.info/2010/08/sahabat-nabi-2/</link>
		<comments>http://nabimuhammad.info/2010/08/sahabat-nabi-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Aug 2010 13:33:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Para Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat Nabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nabimuhammad.info/?p=3422</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat Nabi, dari kata shahabah (ash-shahaabah, الصحابه) adalah mereka yang mengenal dan melihat langsung Nabi Muhammad SAW, membantu perjuangannya dan meninggal dalam keadaan Muslim. Definisi Ibnu Hajar al-Asqalani asy-Syafi&#8217;i pernah berkata: &#8220;Ash-Shabi (sahabat) ialah orang yang bertemu dengan Rasulullah SAW, beriman kepada beliau dan meninggal dalam keadaan Islam&#8221; Kebanyakan muslim mendefinisikan para sahabat sebagai mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sahabat Nabi,</strong> dari kata shahabah (ash-shahaabah, الصحابه) adalah mereka yang mengenal dan melihat langsung Nabi Muhammad SAW, membantu perjuangannya dan meninggal dalam keadaan Muslim.</p>
<p><strong>Definisi</strong></p>
<p>Ibnu Hajar al-Asqalani asy-Syafi&#8217;i pernah berkata:</p>
<p>    &#8220;Ash-Shabi (sahabat) ialah orang yang bertemu dengan Rasulullah SAW, beriman kepada beliau dan meninggal dalam keadaan Islam&#8221;</p>
<p>Kebanyakan muslim mendefinisikan para sahabat sebagai mereka yang mengenal Nabi Muhammad SAW, mempercayai ajarannya, dan meninggal dalam keadaan Islam. Para sahabat utama yang biasanya disebutkan hingga 50 sampai 60 nama, yakni mereka yang sangat dekat dengan Nabi Muhammad SAW. Sahabat disebut pula murid Nabi Muhammad.</p>
<p>Identifikasi terhadap sahabat nabi, termasuk status dan tingkatannya merupakan hal yang penting dalam dunia Islam karena dapat digunakan untuk mengevaluasi keabsahan suatu hadits maupun perbuatan Nabi yang diriwayatkan oleh mereka.</p>
<p><strong>Tingkatan Sahabat</strong></p>
<p>Menurut al-Hakim dalam Mustadrak, Sahabat terbagi dalam beberapa tingkatan, yaitu:</p>
<p>   1. <strong>Para sahabat yang masuk Islam di Mekkah,</strong> sebelum melakukan hijrah, seperti Khulafa&#8217;ur Rasyidin<br />
         1. Khadijah binti Khuwailid<br />
         2. Ali bin Abi Thalib<br />
         3. Zaid bin Haritsah<br />
         4. Abu Bakar ash-Shiddiq<br />
         5. Umar bin Khattab<br />
         6. Utsman bin Affan<br />
         7. Abbas bin Abdul Muthalib<br />
         8. Hamzah bin Abdul Muthalib<br />
         9. Ja&#8217;far bin Abi Thalib<br />
   2. Para sahabat yang mengikuti <strong>majelis Darunnadwah</strong><br />
   3. Para sahabat yang ikut serta ber<strong>hijrah ke negeri Habasyah</strong><br />
   4. Para sahabat yang ikut serta pada <strong>bai&#8217;at Aqabah pertama</strong><br />
   5. Para sahabat yang ikut serta pada <strong>bai&#8217;at Aqabah kedua</strong><br />
   6. Para sahabat yang berhijrah setelah sampainya Rasulullah ke <strong>Madinah</strong><br />
   7. Para sahabat yang ikut serta pada <strong>perang Badar</strong><br />
   8. Para sahabat yang berhijrah antara <strong>perang Badar dan perjanjian Hudaibiyyah</strong><br />
   9. Para sahabat yang ikut serta pada <strong>bai&#8217;at Ridhwan</strong><br />
  10. Para sahabat yang berhijrah antara <strong>perjanjian Hudaibiyyah dan fathu Makkah</strong><br />
         1. Khalid bin Walid<br />
         2. Amru bin Ash<br />
  11. Para sahabat yang masuk Islam pada <strong>fathu Makkah</strong>,<br />
         1. Abu Sufyan<br />
         2. Mu&#8217;awiyah bin Abu Sufyan<br />
         3. Ikrimah bin Abu Jahal<br />
  12. <strong>Bayi-bayi dan anak-anak </strong>yang pernah melihat Rasulullah saw pada fathu Makkah</p>
<p><strong>Beberapa sahabat yang terkenal<br />
</strong><br />
    * Abdullah ibn Umar<br />
    * Abdurrahman bin Auf<br />
    * Abu Bakar<br />
    * Abu Dzar Al-Ghiffari<br />
    * Abu Hurairah<br />
    * Abu Ubaidah bin al-Jarrah<br />
    * Ali bin Abi Talib<br />
    * al-Qamah<br />
    * Amru bin Ash<br />
    * Bilal bin Rabah<br />
    * Hakim bin Hazm<br />
    * Hamzah bin Abdul Muthalib<br />
    * Khalid bin Walid</p>
<p>    * Mua&#8217;dz bin Jabal<br />
    * Mua&#8217;wiyah bin Abu Sufyan<br />
    * Mus&#8217;ab bin Umair<br />
    * Sa&#8217;ad bin Abi Waqqas<br />
    * Sa&#8217;id bin Zayd bin `Amr<br />
    * Thalhah bin Ubaidillah<br />
    * Umar bin Khattab<br />
    * Usamah bin Zaid bin Haritsah<br />
    * Usman bin Affan<br />
    * Uwais Al-Qarny<br />
    * Wahsyi<br />
    * Zubair bin Awwam</p>
<h4  class="related_post_title">Related Post</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://nabimuhammad.info/2012/01/hukum-menggambar-dalam-islam/" title="Hukum Menggambar Dalam Islam"><img src="Array" alt=" Sahabat Nabi"  title="Sahabat Nabi" /></a>January 2, 2012 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2012/01/hukum-menggambar-dalam-islam/" title="Hukum Menggambar Dalam Islam">Hukum Menggambar Dalam Islam</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/zaid-bin-haritsah/" title="Zaid Bin Haritsah"><img src="Array" alt=" Sahabat Nabi"  title="Sahabat Nabi" /></a>December 23, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/zaid-bin-haritsah/" title="Zaid Bin Haritsah">Zaid Bin Haritsah</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/" title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga"><img src="Array" alt=" Sahabat Nabi"  title="Sahabat Nabi" /></a>September 29, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/" title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga">10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abu-dzar-al-ghifari/" title="Abu Dzar Al Ghifari"><img src="Array" alt=" Sahabat Nabi"  title="Sahabat Nabi" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abu-dzar-al-ghifari/" title="Abu Dzar Al Ghifari">Abu Dzar Al Ghifari</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/bdurrahman-bin-auf/" title="Abdurrahman bin Auf"><img src="Array" alt=" Sahabat Nabi"  title="Sahabat Nabi" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/bdurrahman-bin-auf/" title="Abdurrahman bin Auf">Abdurrahman bin Auf</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abdullah-bin-umar/" title="Abdullah bin Umar"><img src="Array" alt=" Sahabat Nabi"  title="Sahabat Nabi" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abdullah-bin-umar/" title="Abdullah bin Umar">Abdullah bin Umar</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/muawiyah-bin-abu-sofyan/" title="Muawiyah bin Abu Sofyan"><img src="Array" alt=" Sahabat Nabi"  title="Sahabat Nabi" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/muawiyah-bin-abu-sofyan/" title="Muawiyah bin Abu Sofyan">Muawiyah bin Abu Sofyan</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/amru-bin-ash/" title="Amru Bin Ash"><img src="Array" alt=" Sahabat Nabi"  title="Sahabat Nabi" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/amru-bin-ash/" title="Amru Bin Ash">Amru Bin Ash</a> (0)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nabimuhammad.info/2010/08/sahabat-nabi-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Abu Dzar Al Ghifari</title>
		<link>http://nabimuhammad.info/2010/06/abu-dzar-al-ghifari/</link>
		<comments>http://nabimuhammad.info/2010/06/abu-dzar-al-ghifari/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 11:16:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Para Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Dzar al-Ghifari]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat Nabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nabimuhammad.info/?p=2553</guid>
		<description><![CDATA[Jundub bin Junadah bin Sakan (Arab: جُندب بن جَنادة) atau lebih dikenal dengan nama Abu Dzar al-Ghifari adalah sahabat Nabi Muhammad. Biografi Abu Dzar berasal dari suku Ghifar (dikenal sebagai penyamun pada masa sebelum datangnya Islam). Ia memeluk Islam dengan sukarela, ia salah satu sahabat yang terdahulu dalam memeluk Islam. Ia mendatangi Nabi Muhammad langsung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jundub bin Junadah bin Sakan (Arab: جُندب بن جَنادة) atau lebih dikenal dengan nama Abu Dzar al-Ghifari adalah sahabat Nabi Muhammad.</p>
<p><strong><br />
Biografi</strong></p>
<p>Abu Dzar berasal dari suku Ghifar (dikenal sebagai penyamun pada masa sebelum datangnya Islam). Ia memeluk Islam dengan sukarela, ia salah satu sahabat yang terdahulu dalam memeluk Islam. Ia mendatangi Nabi Muhammad langsung ke Mekkah untuk menyatakan keislamannya.</p>
<p>Setelah menyatakan keislamannya, ia berkeliling Mekkah untuk meneriakkan bahwa ia seorang Muslim, hingga ia dipukuli oleh suku Quraisy. Atas bantuan dari Abbas bin Abdul Muthalib, ia dibebaskan dari suku Quraisy, setalah suku Quraisy mengetahui bahwa orang yang dipukuli berasal dari suku Ghifar. Ia mengikuti hampir seluruh pertempuran-pertempuran selama Nabi Muhammad hidup.</p>
<p>Orang-orang yang masuk Islam melalui dia, adalah : Ali-al-Ghifari, Anis al-Ghifari, Ramlah al-Ghifariyah.</p>
<h4  class="related_post_title">Related Post</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://nabimuhammad.info/2012/01/hukum-menggambar-dalam-islam/" title="Hukum Menggambar Dalam Islam"><img src="Array" alt=" Abu Dzar Al Ghifari"  title="Abu Dzar Al Ghifari" /></a>January 2, 2012 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2012/01/hukum-menggambar-dalam-islam/" title="Hukum Menggambar Dalam Islam">Hukum Menggambar Dalam Islam</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/zaid-bin-haritsah/" title="Zaid Bin Haritsah"><img src="Array" alt=" Abu Dzar Al Ghifari"  title="Abu Dzar Al Ghifari" /></a>December 23, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/zaid-bin-haritsah/" title="Zaid Bin Haritsah">Zaid Bin Haritsah</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/" title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga"><img src="Array" alt=" Abu Dzar Al Ghifari"  title="Abu Dzar Al Ghifari" /></a>September 29, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/" title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga">10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/08/sahabat-nabi-2/" title="Sahabat Nabi"><img src="Array" alt=" Abu Dzar Al Ghifari"  title="Abu Dzar Al Ghifari" /></a>August 7, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/08/sahabat-nabi-2/" title="Sahabat Nabi">Sahabat Nabi</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/bdurrahman-bin-auf/" title="Abdurrahman bin Auf"><img src="Array" alt=" Abu Dzar Al Ghifari"  title="Abu Dzar Al Ghifari" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/bdurrahman-bin-auf/" title="Abdurrahman bin Auf">Abdurrahman bin Auf</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abdullah-bin-umar/" title="Abdullah bin Umar"><img src="Array" alt=" Abu Dzar Al Ghifari"  title="Abu Dzar Al Ghifari" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abdullah-bin-umar/" title="Abdullah bin Umar">Abdullah bin Umar</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/muawiyah-bin-abu-sofyan/" title="Muawiyah bin Abu Sofyan"><img src="Array" alt=" Abu Dzar Al Ghifari"  title="Abu Dzar Al Ghifari" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/muawiyah-bin-abu-sofyan/" title="Muawiyah bin Abu Sofyan">Muawiyah bin Abu Sofyan</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/amru-bin-ash/" title="Amru Bin Ash"><img src="Array" alt=" Abu Dzar Al Ghifari"  title="Abu Dzar Al Ghifari" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/amru-bin-ash/" title="Amru Bin Ash">Amru Bin Ash</a> (0)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nabimuhammad.info/2010/06/abu-dzar-al-ghifari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Abdurrahman bin Auf</title>
		<link>http://nabimuhammad.info/2010/06/bdurrahman-bin-auf/</link>
		<comments>http://nabimuhammad.info/2010/06/bdurrahman-bin-auf/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 11:14:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Para Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Abdurrahman bin Auf]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat Nabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nabimuhammad.info/?p=2551</guid>
		<description><![CDATA[Abdurrahman bin Auf (bahasa Arab: عبد الرحمن بن عوف) (meninggal 652) adalah salah seorang dari sahabat Nabi Muhammad SAW yang terkenal. Ia adalah salah seorang dari delapan orang pertama (As-Sabiqunal Aw-Walun) yang menerima agama Islam, yaitu dua hari setelah Abu Bakar. Abdurrahman bin Auf berasal dari Bani Zuhrah. Salah seorang sahabat Nabi lainnya, yaitu Sa&#8217;ad [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abdurrahman bin Auf (bahasa Arab: عبد الرحمن بن عوف) (meninggal 652) adalah salah seorang dari sahabat Nabi Muhammad SAW yang terkenal. Ia adalah salah seorang dari delapan orang pertama (As-Sabiqunal Aw-Walun) yang menerima agama Islam, yaitu dua hari setelah Abu Bakar.</p>
<p>Abdurrahman bin Auf berasal dari Bani Zuhrah. Salah seorang sahabat Nabi lainnya, yaitu Sa&#8217;ad bin Abi Waqqas, adalah saudara sepupunya. Abdurrahman juga adalah suami dari saudara seibu Utsman bin Affan, yaitu anak perempuan dari Urwa bint Kariz (ibu Utsman) dengan suami keduanya.</p>
<p>Kaum muslimin pada umumnya menganggap bahwa Abdurrahman adalah salah seorang dari Sepuluh Orang yang Dijamin Masuk Surga.</p>
<h4  class="related_post_title">Related Post</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://nabimuhammad.info/2012/01/hukum-menggambar-dalam-islam/" title="Hukum Menggambar Dalam Islam"><img src="Array" alt=" Abdurrahman bin Auf"  title="Abdurrahman bin Auf" /></a>January 2, 2012 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2012/01/hukum-menggambar-dalam-islam/" title="Hukum Menggambar Dalam Islam">Hukum Menggambar Dalam Islam</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/zaid-bin-haritsah/" title="Zaid Bin Haritsah"><img src="Array" alt=" Abdurrahman bin Auf"  title="Abdurrahman bin Auf" /></a>December 23, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/zaid-bin-haritsah/" title="Zaid Bin Haritsah">Zaid Bin Haritsah</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/" title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga"><img src="Array" alt=" Abdurrahman bin Auf"  title="Abdurrahman bin Auf" /></a>September 29, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/" title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga">10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/08/sahabat-nabi-2/" title="Sahabat Nabi"><img src="Array" alt=" Abdurrahman bin Auf"  title="Abdurrahman bin Auf" /></a>August 7, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/08/sahabat-nabi-2/" title="Sahabat Nabi">Sahabat Nabi</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abu-dzar-al-ghifari/" title="Abu Dzar Al Ghifari"><img src="Array" alt=" Abdurrahman bin Auf"  title="Abdurrahman bin Auf" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abu-dzar-al-ghifari/" title="Abu Dzar Al Ghifari">Abu Dzar Al Ghifari</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abdullah-bin-umar/" title="Abdullah bin Umar"><img src="Array" alt=" Abdurrahman bin Auf"  title="Abdurrahman bin Auf" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abdullah-bin-umar/" title="Abdullah bin Umar">Abdullah bin Umar</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/muawiyah-bin-abu-sofyan/" title="Muawiyah bin Abu Sofyan"><img src="Array" alt=" Abdurrahman bin Auf"  title="Abdurrahman bin Auf" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/muawiyah-bin-abu-sofyan/" title="Muawiyah bin Abu Sofyan">Muawiyah bin Abu Sofyan</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/amru-bin-ash/" title="Amru Bin Ash"><img src="Array" alt=" Abdurrahman bin Auf"  title="Abdurrahman bin Auf" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/amru-bin-ash/" title="Amru Bin Ash">Amru Bin Ash</a> (0)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nabimuhammad.info/2010/06/bdurrahman-bin-auf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Abdullah bin Umar</title>
		<link>http://nabimuhammad.info/2010/06/abdullah-bin-umar/</link>
		<comments>http://nabimuhammad.info/2010/06/abdullah-bin-umar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 11:13:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Para Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Abdullah bin Umar]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat Nabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nabimuhammad.info/?p=2549</guid>
		<description><![CDATA[Abdullah bin Umar bin Khattab (bahasa Arab: عبد الله بن عمربن الخطاب) atau sering disebut Abdullah bin Umar atau Ibnu Umar saja (lahir 612 &#8211; wafat 693/696 atau 72/73 H) adalah seorang sahabat Nabi dan merupakan periwayat hadits yang terkenal. Ia adalah anak dari Umar bin Khattab, salah seorang sahabat utama Nabi Muhammad dan Khulafaur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abdullah bin Umar bin Khattab (bahasa Arab: عبد الله بن عمربن الخطاب) atau sering disebut Abdullah bin Umar atau Ibnu Umar saja (lahir 612 &#8211; wafat 693/696 atau 72/73 H) adalah seorang sahabat Nabi dan merupakan periwayat hadits yang terkenal. Ia adalah anak dari Umar bin Khattab, salah seorang sahabat utama Nabi Muhammad dan Khulafaur Rasyidin yang kedua.<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Biografi</strong></p>
<p>Ibnu Umar masuk Islam bersama ayahnya saat ia masih kecil, dan ikut hijrah ke Madinah bersama ayahnya. Pada usia 13 tahun ia ingin menyertai ayahnya dalam Perang Badar, namun Rasulullah menolaknya. Perang pertama yang diikutinya adalah Perang Khandaq. Ia ikut berperang bersama Ja&#8217;far bin Abu Thalib dalam Perang Mu&#8217;tah, dan turut pula dalam pembebasan kota Makkah (Fathu Makkah). Setelah Nabi Muhammad meninggal, ia ikut dalam Perang Yarmuk dan dalam penaklukan Mesir serta daerah lainnya di Afrika.</p>
<p>Khalifah Utsman bin Affan pernah menawari Ibnu Umar untuk menjabat sebagai hakim, tapi ia tidak mau menerimanya. Setelah Utsman terbunuh, sebagian kaum muslimin pernah berupaya membai&#8217;atnya menjadi khalifah, tapi ia juga menolaknya. Ia tidak ikut campur dalam pertentangan antara Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah bin Abu Sufyan. Ia cenderung menjauhi dunia politik, meskipun ia sempat terlibat konflik dengan Abdullah bin Zubair yang pada saat itu telah menjadi penguasa Makkah.</p>
<p><strong><br />
Periwayat hadits</strong></p>
<p>Ibnu Umar adalah seorang yang meriwayatkan hadist terbanyak kedua setelah Abu Hurairah, yaitu sebanyak 2.630 hadits, karena ia selalu mengikuti kemana Rasulullah pergi. Bahkan Aisyah istri Rasulullah pernah memujinya dan berkata :&#8221;Tak seorang pun mengikuti jejak langkah Rasulullah di tempat-tempat pemberhentiannya, seperti yang telah dilakukan Ibnu Umar&#8221;. Ia bersikap sangat berhati-hati dalam meriwayatkan hadist Nabi. Demikian pula dalam mengeluarkan fatwa, ia senantiasa mengikuti tradisi dan sunnah Rasulullah, karenanya ia tidak mau melakukan ijtihad. Biasanya ia memberi fatwa pada musim haji, atau pada kesempatan lainnya. Diantara para Tabi&#8217;in, yang paling banyak meriwayatkan darinya ialah Salim dan hamba sahayanya, Nafi&#8217;.</p>
<p><strong><br />
Pujian dari Sahabat</strong></p>
<p>Kesalehan Ibnu Umar sering mendapatkan pujian dari kalangan sahabat Nabi dan kaum muslimin lainnya. Jabir bin Abdullah berkata: &#8221; Tidak ada di antara kami disenangi oleh dunia dan dunia senang kepadanya, kecuali Umar dan putranya Abdullah.&#8221; Abu Salamah bin Abdurrahman mengatakan: &#8220;Ibnu Umar meninggal dan keutamaannya sama seperti Umar. Umar hidup pada masa banyak orang yang sebanding dengan dia, sementara Ibnu Umar hidup di masa yang tidak ada seorang pun yang sebanding dengan dia&#8221;.</p>
<p>Ibnu Umar adalah seorang pedagang sukses dan kaya raya, tetapi juga banyak berderma. Ia hidup sampai 60 tahun setelah wafatnya Rasulullah. Ia kehilangan pengelihatannya di masa tuanya. Ia wafat dalam usia lebih dari 80 tahun, dan merupakan salah satu sahabat yang paling akhir yang meninggal di kota Makkah.</p>
<h4  class="related_post_title">Related Post</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://nabimuhammad.info/2012/01/hukum-menggambar-dalam-islam/" title="Hukum Menggambar Dalam Islam"><img src="Array" alt=" Abdullah bin Umar"  title="Abdullah bin Umar" /></a>January 2, 2012 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2012/01/hukum-menggambar-dalam-islam/" title="Hukum Menggambar Dalam Islam">Hukum Menggambar Dalam Islam</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/zaid-bin-haritsah/" title="Zaid Bin Haritsah"><img src="Array" alt=" Abdullah bin Umar"  title="Abdullah bin Umar" /></a>December 23, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/zaid-bin-haritsah/" title="Zaid Bin Haritsah">Zaid Bin Haritsah</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/" title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga"><img src="Array" alt=" Abdullah bin Umar"  title="Abdullah bin Umar" /></a>September 29, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/" title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga">10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/08/sahabat-nabi-2/" title="Sahabat Nabi"><img src="Array" alt=" Abdullah bin Umar"  title="Abdullah bin Umar" /></a>August 7, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/08/sahabat-nabi-2/" title="Sahabat Nabi">Sahabat Nabi</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abu-dzar-al-ghifari/" title="Abu Dzar Al Ghifari"><img src="Array" alt=" Abdullah bin Umar"  title="Abdullah bin Umar" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abu-dzar-al-ghifari/" title="Abu Dzar Al Ghifari">Abu Dzar Al Ghifari</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/bdurrahman-bin-auf/" title="Abdurrahman bin Auf"><img src="Array" alt=" Abdullah bin Umar"  title="Abdullah bin Umar" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/bdurrahman-bin-auf/" title="Abdurrahman bin Auf">Abdurrahman bin Auf</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/muawiyah-bin-abu-sofyan/" title="Muawiyah bin Abu Sofyan"><img src="Array" alt=" Abdullah bin Umar"  title="Abdullah bin Umar" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/muawiyah-bin-abu-sofyan/" title="Muawiyah bin Abu Sofyan">Muawiyah bin Abu Sofyan</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/amru-bin-ash/" title="Amru Bin Ash"><img src="Array" alt=" Abdullah bin Umar"  title="Abdullah bin Umar" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/amru-bin-ash/" title="Amru Bin Ash">Amru Bin Ash</a> (0)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nabimuhammad.info/2010/06/abdullah-bin-umar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Muawiyah bin Abu Sofyan</title>
		<link>http://nabimuhammad.info/2010/06/muawiyah-bin-abu-sofyan/</link>
		<comments>http://nabimuhammad.info/2010/06/muawiyah-bin-abu-sofyan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 11:09:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Para Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Muawiyah bin Abu Sofyan]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat Nabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nabimuhammad.info/?p=2547</guid>
		<description><![CDATA[Muawiyah I Memerintah 661 – 680 Dinobatkan 661 Dilantik 661 Nama lengkap Muawiyah bin Abu Sufyan Lahir 602 Meninggal 6 Mei 680 Pendahulu Ali Pewaris Yazid I Pengganti Yazid I Anak Yazid I Wangsa Bani Abdus Syams Dinasti Bani Umayyah Ayah Abu Sufyan Ibu Hindun binti Utbah Muawiyah bin Abu Sufyan (602 – 680; umur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Muawiyah I</p>
<p>Memerintah 	661 – 680<br />
Dinobatkan   	661<br />
Dilantik 	        661<br />
Nama lengkap 	Muawiyah bin Abu Sufyan<br />
Lahir 	                602<br />
Meninggal    	6 Mei 680<br />
Pendahulu   	Ali<br />
Pewaris 	        Yazid I<br />
Pengganti   	Yazid I<br />
Anak 	                Yazid I<br />
Wangsa      	Bani Abdus Syams<br />
Dinasti 	        Bani Umayyah<br />
Ayah 	                Abu Sufyan<br />
Ibu 	                Hindun binti Utbah</p>
<p>Muawiyah bin Abu Sufyan (602 – 680; umur 77–78 tahun; bahasa Arab: معاوية بن أبي سفيان) bergelar Muawiyah I adalah khalifah pertama dari Bani Umayyah.</p>
<p>Muawiyah diakui oleh kalangan Sunni sebagai salah seorang <strong>Sahabat Nabi</strong>, walaupun keislamannya baru dilakukan setelah Mekkah ditaklukkan. Kalangan Syi&#8217;ah sampai saat ini tidak mengakui Muawiyah sebagai khalifah dan Sahabat Nabi, karena dianggap telah menyimpang setelah meninggalnya Rasulullah SAW. Ia diakui sebagai khalifah sejak Hasan bin Ali, yang selama beberapa bulan menggantikan ayahnya sebagai khalifah, berbai&#8217;at padanya. Dia menjabat sebagai khalifah mulai tahun 661 (umur 58–59 tahun) sampai dengan 680.</p>
<p>Terjadinya Perang Shiffin makin memperkokoh posisi Muawiyah dan melemahkan kekhalifahan Ali bin Abu Thalib, walaupun secara militer ia dapat dikalahkan. Hal ini adalah karena keunggulan saat berdiplomasi antara Amru bin Ash (kubu Muawiyah) dengan Abu Musa Al Asy&#8217;ari (kubu Ali) yang terjadi di akhir peperangan tersebut. Seperti halnya Amru bin Ash, Muawiyah adalah seorang administrator dan negarawan ulung.<br />
[sunting] Referensi</p>
<p>* (id) Mursi, Muhammad Sa&#8217;id. Tokoh-tokoh Besar Islam Sepanjang Sejarah. Penerjemah: Khoirul Amru Harahap, Lc, MHI dan Achmad Faozan, Lc, M.Ag. Editor: Muhammad Ihsan, Lc. Cet. 1, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2007. ISBN 979-592-387-0.</p>
<p>Didahului oleh:<br />
tidak ada 	Khalifah Bani Umayyah<br />
(661–680) 	Digantikan oleh:<br />
Yazid I</p>
<h4  class="related_post_title">Related Post</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://nabimuhammad.info/2012/01/hukum-menggambar-dalam-islam/" title="Hukum Menggambar Dalam Islam"><img src="Array" alt=" Muawiyah bin Abu Sofyan"  title="Muawiyah bin Abu Sofyan" /></a>January 2, 2012 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2012/01/hukum-menggambar-dalam-islam/" title="Hukum Menggambar Dalam Islam">Hukum Menggambar Dalam Islam</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/zaid-bin-haritsah/" title="Zaid Bin Haritsah"><img src="Array" alt=" Muawiyah bin Abu Sofyan"  title="Muawiyah bin Abu Sofyan" /></a>December 23, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/zaid-bin-haritsah/" title="Zaid Bin Haritsah">Zaid Bin Haritsah</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/" title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga"><img src="Array" alt=" Muawiyah bin Abu Sofyan"  title="Muawiyah bin Abu Sofyan" /></a>September 29, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/" title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga">10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/08/sahabat-nabi-2/" title="Sahabat Nabi"><img src="Array" alt=" Muawiyah bin Abu Sofyan"  title="Muawiyah bin Abu Sofyan" /></a>August 7, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/08/sahabat-nabi-2/" title="Sahabat Nabi">Sahabat Nabi</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abu-dzar-al-ghifari/" title="Abu Dzar Al Ghifari"><img src="Array" alt=" Muawiyah bin Abu Sofyan"  title="Muawiyah bin Abu Sofyan" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abu-dzar-al-ghifari/" title="Abu Dzar Al Ghifari">Abu Dzar Al Ghifari</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/bdurrahman-bin-auf/" title="Abdurrahman bin Auf"><img src="Array" alt=" Muawiyah bin Abu Sofyan"  title="Muawiyah bin Abu Sofyan" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/bdurrahman-bin-auf/" title="Abdurrahman bin Auf">Abdurrahman bin Auf</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abdullah-bin-umar/" title="Abdullah bin Umar"><img src="Array" alt=" Muawiyah bin Abu Sofyan"  title="Muawiyah bin Abu Sofyan" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abdullah-bin-umar/" title="Abdullah bin Umar">Abdullah bin Umar</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/amru-bin-ash/" title="Amru Bin Ash"><img src="Array" alt=" Muawiyah bin Abu Sofyan"  title="Muawiyah bin Abu Sofyan" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/amru-bin-ash/" title="Amru Bin Ash">Amru Bin Ash</a> (0)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nabimuhammad.info/2010/06/muawiyah-bin-abu-sofyan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Amru Bin Ash</title>
		<link>http://nabimuhammad.info/2010/06/amru-bin-ash/</link>
		<comments>http://nabimuhammad.info/2010/06/amru-bin-ash/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 10:29:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Para Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Amru Bin Ash]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat Nabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nabimuhammad.info/?p=2544</guid>
		<description><![CDATA[Amru bin Ash bin Wa&#8217;il bin Hisyam (583-664) (Arab:عمرو بن العاص) atau lebih dikenal dengan nama Amru bin Ash adalah Sahabat Nabi Muhammad. Biografi Pada awalnya Beliau pernah mengambil bagian dalam peperangan menetang Nabi Muhammad SAW dan kaum Muslim. Ia masuk Islam bersama Khalid bin Walid. Enam bulan setelah masuk Islam, beliau bersama Rasulullah SAW [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Amru bin Ash bin Wa&#8217;il bin Hisyam (583-664) (Arab:عمرو بن العاص) atau lebih dikenal dengan nama Amru bin Ash adalah<strong> Sahabat Nabi Muhammad.</strong></p>
<p><strong><br />
Biografi<br />
</strong><br />
Pada awalnya Beliau pernah mengambil bagian dalam peperangan menetang Nabi Muhammad SAW dan kaum Muslim. Ia masuk Islam bersama Khalid bin Walid. Enam bulan setelah masuk Islam, beliau bersama Rasulullah SAW menaklukan Mekkah dalam peristiwa Fathul Mekkah. Ia adalah panglima perang yang bijak dalam mengatur strategi perang.</p>
<p>Beliau adalah panglima perang yang menaklukan Baitul Maqdis dan Mesir dari cengkraman Romawi. Ia kemudian dilantik sebagai gubernur Mesir oleh Umar bin Khattab, tetapi kemudian dipecat oleh Khalifah Usman bin Affan. Selanjutnya Muawiyah bin Abu Sufyan melantik kembali beliau menjadi gubernur Mesir. Panglima Amru mengerahkan tentara yang al-Quran menjujung diujung tombak, ia menggunakan cara ini dalam pertempuran dengan Ali bin Abi Thalib agar Ali bin Abi Thalib menghetinkan serangan.</p>
<h4  class="related_post_title">Related Post</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://nabimuhammad.info/2012/01/hukum-menggambar-dalam-islam/" title="Hukum Menggambar Dalam Islam"><img src="Array" alt=" Amru Bin Ash"  title="Amru Bin Ash" /></a>January 2, 2012 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2012/01/hukum-menggambar-dalam-islam/" title="Hukum Menggambar Dalam Islam">Hukum Menggambar Dalam Islam</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/zaid-bin-haritsah/" title="Zaid Bin Haritsah"><img src="Array" alt=" Amru Bin Ash"  title="Amru Bin Ash" /></a>December 23, 2011 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2011/12/zaid-bin-haritsah/" title="Zaid Bin Haritsah">Zaid Bin Haritsah</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/" title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga"><img src="Array" alt=" Amru Bin Ash"  title="Amru Bin Ash" /></a>September 29, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/09/10-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/" title="10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga">10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/08/sahabat-nabi-2/" title="Sahabat Nabi"><img src="Array" alt=" Amru Bin Ash"  title="Amru Bin Ash" /></a>August 7, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/08/sahabat-nabi-2/" title="Sahabat Nabi">Sahabat Nabi</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abu-dzar-al-ghifari/" title="Abu Dzar Al Ghifari"><img src="Array" alt=" Amru Bin Ash"  title="Amru Bin Ash" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abu-dzar-al-ghifari/" title="Abu Dzar Al Ghifari">Abu Dzar Al Ghifari</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/bdurrahman-bin-auf/" title="Abdurrahman bin Auf"><img src="Array" alt=" Amru Bin Ash"  title="Amru Bin Ash" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/bdurrahman-bin-auf/" title="Abdurrahman bin Auf">Abdurrahman bin Auf</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abdullah-bin-umar/" title="Abdullah bin Umar"><img src="Array" alt=" Amru Bin Ash"  title="Amru Bin Ash" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/abdullah-bin-umar/" title="Abdullah bin Umar">Abdullah bin Umar</a> (0)</li><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/muawiyah-bin-abu-sofyan/" title="Muawiyah bin Abu Sofyan"><img src="Array" alt=" Amru Bin Ash"  title="Amru Bin Ash" /></a>June 19, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/06/muawiyah-bin-abu-sofyan/" title="Muawiyah bin Abu Sofyan">Muawiyah bin Abu Sofyan</a> (0)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nabimuhammad.info/2010/06/amru-bin-ash/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelayan &amp; Hamba Sahaya Nabi</title>
		<link>http://nabimuhammad.info/2010/01/pelayan-hamba-sahaya-nabi/</link>
		<comments>http://nabimuhammad.info/2010/01/pelayan-hamba-sahaya-nabi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 08:37:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Para Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Bilal]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayan Nabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nabimuhammad.info/?p=478</guid>
		<description><![CDATA[1. Pelayanan-pelayanan Nabi s.a.w. a. Anas bin Malik. Di antara pelayan &#8211; peIayan laki-laki Nabi s.a.w. ialah Anas bin Malik Al Anshari. Ia adalah pelayan yang paling khusus di antara pelayan-pelayan Nabi. Ia telah melayani Nabi sejak beliau tiba di Madinah hingga wafat. “Selama lebih dari 20 tahun aku mengabdikan diriku kepada Rasulullah, belum pernah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. Pelayanan-pelayanan Nabi s.a.w.</strong></p>
<p><strong>a. Anas bin Malik.</strong><br />
Di antara pelayan &#8211; peIayan laki-laki Nabi s.a.w. ialah Anas bin Malik Al Anshari.   Ia adalah pelayan yang paling khusus di antara pelayan-pelayan Nabi.  Ia telah melayani Nabi sejak beliau tiba di Madinah hingga wafat.   “Selama lebih dari 20 tahun aku mengabdikan diriku kepada Rasulullah, belum pernah sekalipun beliau bertanya apa yang sedang atau tidak aku lakukan” kata Anas bin Malik.</p>
<p><strong>b. Abdullah bin Mas’ud</strong><br />
Ia mengurus  siwak dan sandal Nabi.   Jika Nabi berdiri, maka keduanya diberikannya kepada beliau; dan jika Nabi duduk, maka keduanya diletakkannya di lengannya.   Ia berjalan di hadapan Nabi dengan sebatang tongkat hingga beliau memasuki biliknya.  Nabi sesungguhnya tidak suka diperlakukan seperti  ini.  Itulah sebabnya  Abdullah melakukannya dengan memaksa.  Selebihnya, Abdullah kebanyakan hanya menemani Nabi saja daripada melakukan sesuatu.</p>
<p><strong>e. Mu ’aiqib Al Dausi</strong><br />
Ia adalah pengurus khatim Nabi.    Riwayat Mu’aiqib tidak tercatat dengan jelas.  Tidak ada catatan kapan Mu’aiqib bersama Nabi dan sampai kapan.</p>
<p><strong>d. Uqbah bin Amir al Juhny</strong><br />
Ia mengurus baghal (hewan tunggangan sejenis keledai)  Nabi dan dia pulalah yang bertugas menuntunnya di dalam perjalanan.</p>
<p><strong>e. Asla’ bin Syarik</strong><br />
Ia adalah pengurus onta Nabi dan yang menuntunnya buat beliau.    Sama seperti Uqbah,  tugas Asla’ adalah mengurusi hewan tunggangan Nabi.  Hewan ibarat ujung tombak pergerakan dakwah Islam di masa masa awal.  Tanpa hewan yang kuat dan sehat, maka urusan dakwah bisa terganggu.  Itulah sebabnya para sahabat berebut untuk merawat hewan hewan Nabi.  Tapi, seperti juga Anas bin Malik, baik Asla’ maupun Uqbah semua bekerja pernah diminta Nabi.</p>
<p><strong>f. Bilal</strong><br />
Seorang bekas budak yang kehidupan sehari harinya  dibelanjai oleh beliau.  Tapi sejatinya ia sudah dimerdekakan oleh Abu Bakar Shidiq.  Bilal sangat mencintai Nabi, ketika Nabi wafat, Bilal yang sehari harinya bertugas melantunkan azan sholat, tidak mau lagi azan.  Bilal merasa tidak sanggup mengumandangkan nama Nabi pada lafal azan tsb.</p>
<p>Adapun di antara para pelayan wanita Nabi s.a.w. ialah: Amatullah, Khaulah, Maria ibu Raba, dan Maria nenek Mutsanna bin Saleh.</p>
<p>Para sahaya beliau yang sudah beliau merdekakan adalah sebagai berikut:<br />
1.	Yang laki-laki ialah Zaid bin Haritsah, yang merupakan pemberian Khadijah untuk beliau sebelum nubuwah dan kemudian diangkat beliau sebagai anak angkat.  Ia adalah kecintaan Nabi s.a.w.    Kemudian putranya Usamah. Saudara Usamah dari pihak ibunya Aiman bin Ummu Aiman  Barakah Al-Habisyiah.<br />
2.	Abu Rafi’ adalah seorang Qibthy. Nabi membebaskannya ketika ia memberitahukan kabar gembira kepada beliau tentang keislaman Abbas.<br />
3.	Syuqran, seperti yang disebutkan di dalam Al—Mawaizib dan Shirak Al•Halahiya/1, namanya adalah Salah. Dia seorang Habsy (budak hitam), dan ada pula yang mengatakan orang Parsi.<br />
4.	Tsauban.<br />
5.	 Anjisyah, seorang budak hitam.<br />
6.	Rabah, seorang budak hitam.<br />
7.	Yassar, yang kemudian dibunuh oleh orang-orang Persia.<br />
8.	Safinah, seorang budak hitam.  Dialah yang bertemu dengan seekor singa ketika tersesat di suatu tempat, lalu ia berkata: &#8220;Hai singa, aku adalah maula Rasululiah s.a.w.! Kemudian singa itu berjalan di mukanya sebagai petunjuk jalan.<br />
9.	Salman Al-Farisi, asalnya merdeka lalu dijadikan budak secara paksa oleh para penyamun.<br />
10.	Khasshi, dihadiahkan oleh Muqauqis, disebut juga Ma’bur.   Ia tidak masuk  Islam, namun tetap sebagai seorang Nasrani.<br />
11.	Pelayan Iainnya disebut Sandar, _</p>
<p>Mengenai sahaya perempuan, di antaranya ialah Ummu Aiman, Amimah, Sirin dan Qaisar dua orang terakhir ini dihadiahkan oleh Muqauqis kepada beliau bersama-sama dengan Maria; keduanya adalah saudara Maria. Diberitahukan bahwa beliau telah menghadiahkan Sirin kepada Hassan bin Tsabit dan menghadiahkan Qaisar kepada J ahm bin Wais A1-Abadari.  Telah disebutkan di muka bahwa Nabi s.a.w. pada waktu sakit menjelang ajalnya telah memerdekakan empat puluh orang sahaya.</p>
<h4  class="related_post_title">Related Post</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/kewafatan-rasulullah/" title="Wafatnya Rasulullah"><img src="Array" alt=" Pelayan & Hamba Sahaya Nabi"  title="Pelayan & Hamba Sahaya Nabi" /></a>April 17, 2010 -- <a href="http://nabimuhammad.info/2010/04/kewafatan-rasulullah/" title="Wafatnya Rasulullah">Wafatnya Rasulullah</a> (0)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nabimuhammad.info/2010/01/pelayan-hamba-sahaya-nabi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

