Archive for the ‘AsbabulWurud’ Category

Sejarah Pertumbuhan Hadits (5)

V. Periode Klasifikasi & Sistemik Susunan Kitab Hadits ( abad ke V dst) Para ulama ahli hadits abad ke V berusaha mengklasifikasikan al hadits dengna cara menghimpun hadits hadits yang sejenis (kandungan maupun sifat isinya). Mereka juga men-syarah-kan (menguraikan dengan luas) dan meng-ikhtisar-kan (meringkas) kitab ... Full story

Sejarah Pertumbuhan Hadits (4)

IV. Periode Menghafadh & Mengisnadkan Hadits Mutaqaddimin (abad ke IV) Jika pada abad I, II & III, Al Hadits berturut turut mengalami masa periwayatan, penulisan (pendewanan) dan penyaringan dari fatwa fatwa para sahabat dan tabi’in. Al Hadits yang telah dituliskan oleh ulama ... Full story

Sejarah Pertumbuhan Hadits (3)

III. Periode Penyaringan Al Hadits dari fatwa fatwa (abad ke III) 1. Awal Mula ... Full story

Sejarah Pertumbuhan Hadits (2)

II. Periode Menulis dan Membukukan Hadits 1. Sejarah Membukukan Hadits ... Full story

Sejarah Pertumbuhan Hadits (1)

I. Periode Periwayatan Dengan Lisan 1. Larangan Menulis Al Hadits ... Full story

Unsur Yang Harus Ada Dalam Menerima Al Hadits

Seseorang ketika mengetahui suatu peristiwa yang terjadi atau menerima suatu berita dari sumber aslinya, adakalanya berdasarkan tanggapan pancaindera secara langsung, adakalanya tidak langsung. Jika tempat dan jarak antara seseorang dengan terjadinya peristiwa itu sangat jauh atau penerima berita dengan sumber yang memberikan berita itu tidak hidup dalam satu generasi, mustahil bagi seseorang memperoleh kebenaran tentang sesuatu pemberitaan yang masing masing diterimanya dengan tidak langsung, jika tanpa ... Full story

Pedoman Selain Al Quran

Seluruh umat Islam telah menerima paham, bahwa Hadist Rasulullah adalah pedoman hidup yang utama setelah Al Quran. Karena segala tingkah laku manusia yang tidak ditegaskan ketentuan hukumnya, tidak diterangkan cara mengamalkannya, tidak diperinci maknanya, dan tidak dibicarakan secara khusus dalam Al Quran, hendaklah dicari penyelesaiannya dalam Al Hadits. Namun jika ini pun gagal, artinya tidak ditemukan penyelesaiannya pembahasannya dalam al Hadts karena misalnya belum pernah terjadi dalam ... Full story

Prolog (4)

Bagi orang yang ingin bicara secara pribadi dengan Rasulullah, terlebih dahulu harus memberikan sedekah kepada orang miskin, seperti firman Allah: “Hai orang orang yang beriman, jika kalian ingin mengadakan pembicaraaan khusus dengan Rasul hendaklah kalian mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelum pembicaraan itu. Yang demikian adalah lebih baik bagi kalian dan lebih bersih. Jika kalian tidak mendapatkan (makanan untuk sedekah) maka sesungguhnya Allah ... Full story

Prolog (3)

Dengan demikian jelas bahwa peyebaran sunnah merupakan kewajiban agama, tanggung jawab moral bagi setiap umat. Penyebarannya penting setiap saat terutama di saat dekadensi morla mengancam kehidupan keluarga dan rumahtangga, atau disaat kehinaan mencemari kesucian dan kemulyaan umat. Rasulullah seorang yang telah mencontohkan perilaku Quran dan karena itulah Allah telah memberikan kepadanya kedudukan khas di tengah tengah muslimin. Beliau menjadikan Al Quran pembimbing ... Full story

Prolog (2)

Sunnah Rasul dalam da’wahnya selalu memperingatkan peranan umat Islam, bahwa peranannya adalah sebagai khalifah yang seharusnya menampilkan sifat sifat kepemimpinan utama dan keteladanan yang baik. Rasulullah merupakan sosok atau kehidupan yang menggambarkan tentang prinsip prinsip kemanusiaan, perilaku yang telah di gariskan dan disukai Allah yang harus diteladani umat manusia. Menyadari kedudukan As Sunnah yang demikian tinggi dan mulia, maka para ulama yang memperoleh cahaya kebenaran, setiap masa, ... Full story
Copyright © 2010 Muhammad SAW Teladanku. All rights reserved.
Powered by WordPress.org, Custom Theme.