بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Busra bin Sufyan al Khuza’i al Ka’ nabiy adalah salah satu sahabat Nabi yang ditugaskan sebagai mata mata pada peristiwa Perjanjian Hudaibiyah.

Perjanjian Hudaibiyah terjadi pada 6 Hijriah atau 628 Masehi bulan Dzulkaidah

Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kaum Muslimin tiba di Dzulhulaifah, mereka langsung shalat dan berihram untuk melaksanakan umrah. Mereka membawa 70 ekor unta sebagai hadyu (korban).  Sementara untuk mengetahui keadaan dan kabar tentang kuffar Quraisy di Mekah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus Busra bin Sufyan al Khuza’i al Ka’ nabiy ra sebagai mata mata.  Dan beberapa orang sahahabat.

Busra pada waktu itu tidak ihram.  Mereka di utus karena telah sampai kabar kepada kaum Muslimin tentang keberadaan beberapa orang musyrikin yang berkumpul di daerah Ghaiqah.  Kaum muslimin khawatir orang orang musyirikin itu  akan menyerang kaum Muslimin secara tiba tiba.
Setelah kaum Muslimin tiba di Usfan (sekitar 80 km dari Mekah), Busra bin Sufyûn datang dengan membawa kabar tentang Quraisy yang telah mengetahui kedatangan Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dan benar.  Kaum musyrik Quraisy telah menyiapkan pasukan untuk menghalangi kaum Muslimin memasuki Mekah. Dan Khalid bin Walid dengan pasukan kudanya sudah sampai di daerah Kura’ al Gamim yang jaraknya dengan Mekah sekitar 64 km.

Mendengar berita ini, Rasulullah meresponnya dengan meminta pendapat para shahabatnya tentang keinginan Nabi menyerang orang orang yang membantu Quraisy dan bersekutu dengan mereka. Tujuan Nabi adalah agar orang orang tersebut meninggalkan Quraisy dan kembali ke tempat mereka untuk melindungi diri.

Wallahu a’lam bishowab

 

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ