بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ada kaidah tersendiri bila sebuah kata atau istilah dari bahasa Arab hendak kita tuliskan dengan tulisan dalam bahasa Indonesia.  Kaidah yang utama adalah bahwa penulisan itu harus berdasarkan harakat panjang pendeknya, dan bukan berdasarkan pengucapan.

Mengapa ?

Karena penulisan berdasarkan harakat panjang pendek, itu sesuai dengan kata aslinya sendiri.  Sedang penulisan berdasarkan pengucapan, adalah penulisan berdasarkan kaidah tajwid yang justru membuat bingung, karena satu kata bisa saja dituliskan dalam beberapa versi, tergantung kaidah tajwidnya.

Contoh : kata آمِّينَ sering bermasalah karena ditulis dalam bahasa Indonesia dengan amin.  Padahal penulisan yang tepat sesuai dengan kata aslinya adalah Aamiin. Ingat, satu saja huruf dihilangkan, maka bisa mengubah artinya.

Perhatikan kata kata dibawah ini :

امن [ ditulis : amin ] yang berarti Aman

آمِّنَ [ ditulis aamin ] yang berarti  Meminta Pertolongan

امين [ ditulis amiin ] yang berarti terpercaya, bentuk lain dari  امنة  amanah

آمِّينَ  [ ditulis aamiin ] yang berarti  Kabulkan doa kami. Ini berdasarkan fi’il (kata kerja salam Bahasa Arab) merupakan permohon kepada Allah SWT agar doa kita diijabahkan, dikabulkan-Nya.

 

Tuliskan Saja Dalam Bahasa Aslinya

Untuk menghindari kesalahan kecil namun fatal, sebaiknya memang kita membiasakan diri untuk menulis istilah bahasa Arab langsung dalam bahasa Arabnya sendiri.  Selain untuk menghindari kesalahan makna, sekalian kita belajar dan mengenal bahasa Arab sebagai bahasa yang dipilih Allahﷻ  dalam menuliskan kalamNya.

Berikut adalah daftar istilah bahasa Arab yang sering kita gunakan sehari hari ”

اَللّهُ : Allah

اَللّهُ اَكْبَرُ : Allahu Akbar

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  : Bismillahir rahmanir rahim

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ  : Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ  : Wa ‘alaikum salam Wr. Wb

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ  : Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb

آسف : aasifun

اَهْلاًوَسَهْلاً : Ahlan wa Sahlan

اَلْحَمْدُلِلّهِ  : Alhamdulillah

آمِّينَ  : aamiin

اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ  : Astaghfirullah

بَارَكَ اللّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرِ  : Do’a untuk Pengantin

حَلاَلً  : halaal

حَرَمً : haram

اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْنَ  : innalillahi wa inna ilaihi raaji’uun

اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ : insyaa Allah

مَاشَآءَاللّهُ : maasya Allah)

جَزَاكَ اللّهُ  : jazakallah

جَزَاكِ اللّهُ : jazakillah

جَزَاكُمُ اللّهُ : jazakumullah

وَ اِيَّكُمْ : wa iyyakum

للاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ  : laa haula wa laa quwwata illa billah

لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ  : laa ilaaha illallah

سُبْحَانَ اللّهُ  : subhanallah

اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، وَلِلّهِ الْحَمْدِ  : lafadz takbiran

تقبل الله منا ومنكم : taqabalallahu minna wa minkum

Hati-hati dengan lafadz yang keliru, yakni تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّ وَ مِنْكُمْ Ini nun dalam “minna” pendek, harusnya panjang –ada alifnya seperti yang di atas.

تَقَبَّلْ يَا كَرِيْمُ : taqabal ya kariim)

عيد الفطر : Idul Fitri

من العايدين والفايزين : Minal ‘Aidin wal Faizin

كل عام وانتم بخير : Kullu ‘amin wa antum bikhoirin
Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ