بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

As Sabiqun al Awwalun adalah orang orang yang pertama memeluk Islam.  Mereka juga disebut  para sahabat Nabi, sebagian adalah sahabat utama dan bahkan 10 orang dari sahabat utama itu menjadi sahabat yang dijamin masuk surga.

Ketika Muhammad pertama kali mengemban misi kenabian, ketika dakwah Nabi masih berupa dakwah rahasia, ada sekelompok awal orang yang percaya penuh akan misi kenabian beliau. Percaya tanpa tanya atau hanya dengan penjelasan pokok saja. Sebelum kebanyakan orang lain percaya pada kenabian Muhammad.

Pada saat orang lain menolak misi kenabian itu, bahkan mengejek, mencaci dan berupaya membunuh Muhammad, sekelompok awal orang ini malah teguh menyatakan keIslaman mereka.

 

Ada dua hal yang menarik dicermati dari golongan awal ini.

  • Pertama, mereka yang disebut as sabiqunal awwalun ini seakan akan merupakan perwakilan dari tiap golongan sosial dalam masyarakat Quraisy. Dari orang kaya hingga pembesar, dari budak hingga ibu rumah tangga.
  • Kedua, mereka didominasi oleh anak anak muda [ ahdats ar rijal ]

 

Disana ada anak jutawan dan elit penguasa, seperti Khalid bin Sa’id. Ada Abu Abdillah al Arqam bin Abi al-Arqam, dari klam besar Makhzum, yang rumah amat luas hingga bisa menampung puluhan pengikut Muhammad Rasulullah  tanpa Quraisy berani mengganngu. Ada budak hitam seperti Bilal dari Afrika.  Ada kulit putih yang lahir dan berpendidikan Romawi seperti Suhayl bin Sinan. Tak lupa ada wanita terpandang seperti Khadijah.

.

 


Arti Kata As Sabiqun al Awwalun

Akar kalimat as-sabiqun dalam bahasa Arab berakar dari huruf S-B-Q (س-ب-ق Sin-Ba-Qaf), sabaqa (سبقا) sebuah kata kerja yang artinya “mendahulukan”, “pergi sebelum”, “lebih dahulu”, “melampaui”, juga berarti “sudah” atau “sebelum”; “aksi pendahulu”, “bergerak sebelumnya” dan sebagainya, contoh:

“ …dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang…(An-Nazi’at, 79:4) ”
yang artinya melewati atau melampaui. Sabaqa: berpacu (kata kerja). Sabiq: bertindak.

Kemudian kalimat al-awwalun terdiri dari huruf A-W-L (ا-و-ل Alif-Wau-Lam), awwal (اول) sebuah kata yang artinya “pertama” atau “awal”, kemudian kata ini diserap kedalam bahasa Indonesia, yang memiliki makna yang sama pula..

 


Ayat Yang Berkaitan dengan As Sabiqun al Awwalun :

Untuk  pemeluk Islam awal ini, Allah SWT sudah menjanjikan surga bagi mereka.

. وَالسَّابِقُونَ الأوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالأنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar

. قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ 11

Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama

. وَأُمِرْتُ لأنْ أَكُونَ أَوَّلَ الْمُسْلِمِينَ 12

Dan aku diperintahkan supaya menjadi orang yang pertama-tama berserah diri”

قَالُوا لا ضَيْرَ إِنَّا إِلَى رَبِّنَا مُنْقَلِبُونَ 50

Mereka berkata: “Tidak ada kemudaratan (bagi kami); sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami,
. إِنَّا نَطْمَعُ أَنْ يَغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطَايَانَا أَنْ كُنَّا أَوَّلَ الْمُؤْمِنِينَ 51

Sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman

 


Batasan Mereka Yang Bisa Disebut As Sabiqun al Awwalun

 

Setelah dakwah Siriyyah [ rahasia ] selama tiga tahun pertama, Nabi Muhammad diperintahkan Allah SWT untuk berdakwah secara terang terangan. Pada saati itu jumlah pengikut awal Islam ada sekitar 40 orang.  Mereka inilah yang disebut As Sabiqunal Awwalun.

Memang terdapat perbedaan pendapat dikalang para ulama tafsir tentang apa, bagaimana kriteria, dan jumlah orang yang disebut dengan “as-sabiqunal awwalun” (orang yang pertama masuk islam) yang terdiri dari kaum Muhajirin dan Kaum Anshar,

 


10 Orang Pertama Yang Memeluk Islam

  1. Khadijah dan seluruh penghuni rumah Rasulullah.

Kebanyakan buku shirah hanya menyebut Khadijah sebagai orang yang pertama kali menyambut dakwah Rasulullah. Namun yg terlupakan adalah menyebut nama anak anak Rasulullah sebagai pemeluk Islam awal setelah Khadijah.  Karena sejatinya keluarga inti Rasulullah [ anak dan istri ] adalah pengikut awal agama Islam. Boleh dibilang, seluruh penghuni rumah KhadijahRasulullah adalah pemeluk pertama Islam.

Mereka adalah : Khadijah, Fathimah, Ruqayyah, Ummu Kultsum, Zainab, [ 2 ]  Ali,[ 3 ]  Zaid bin Haritsah, Hindun bin Abu Halah bin Nabbasy bin Zurarbin HabibahHalah bin Abu Halah bin Nabbasy Hindun binti Atiq bin Aidz bin Abdullah bin Amr bin Makhzum.

  1. Menyusul setelah itu adalah Abu Bakar, sahabat karibnya sejak masa kanak-kanak.
  2. Baru kemudian diikuti oleh  Ummu Aiman, pengasuh Muhammad sejak ibunya masih hidup. Setelah mereka, lalu masuk yang lainnya.

Abu Bakar sendiri kemudian berhasil mengislamkan beberapa orang teman dekatnya, seperti, [ 6 ]  Ustman bin Affan, [ 7 ] Zubair bin Awwam, [ 8 ] Abdurrahman bin Auf, [ 9 ] Sa’ad bin Abi Waqqas, dan [ 10 ] Thalhah bin Ubaidillah.

Dari dakwah yang masih rahasia ini, belasan orang telah masuk Islam.

Syaikh Al Albani mengatakan: “Lelaki dewasa dan merdeka yang pertama kali beriman adalah Abu Bakar, dari kalangan anak-anak adalah Ali bin Abi Thalib, dari kalangan budak Zaid bin Haritsah.

 

Sumber:
سير أعلام النبلاء ج 1 ص 144
Siyar a’lam An-Nubala’ lidz-dzahabi 1/144

 


Daftar As Sabiqun al Awwalun

 

  1. Khadijah binti Khuwailid
  2. Zainab binti Muhammad
  3. Ruqayyah binti Muhammad
  4. Ummu Kultsum binti Muhammad
  5. Fathimah binti Muhammad
  6. Hindun bin Abu Halah bin Nabbasy
  7. Halah bin Abu Halah bin Nabbasy ,
  8.  Hindun binti Atiq bin Aidz
  9. Zaid bin Haritsah
  10. Ali bin Abi Thalib
  11. Abu Bakar Al-Shiddiq
  12. Bilal bin Rabah
  13. Ummu Aiman
  14. Hamzah bin Abdul Muthalib
  15. Abbas bin Abdul Muthalib
  16. Abdullah bin Abdul Asad
  17. Ubay bin Ka’ab
  18. Abdullah bin Rawahah
  19. Abdullah bin Mas’ud
  20. Mus’ab bin Umair
  21. Mu’adz bin Jabal
  22. Aisyah
  23. Umar bin Khattab
  24. Utsman bin Affan
  25. Arwa’ binti Kuraiz
  26. Zubair bin Awwam bin Khuwailid
  27. Abdurrahman bin Auf
  28. Sa’ad bin Abi Waqqas
  29. Thalhah bin Ubaidillah
  30. Abdullah bin Zubair
  31. Miqdad bin Aswad
  32. Utsman bin Mazh’un
  33. Said bin Zayd bin Amru
  34. Abu Ubaidah bin al-Jarrah
  35. Waraqah bin Naufal
  36. Abu Dzar Al-Ghiffari
  37. Umar bin Anbasah
  38. Sa’id bin Al-Ash
  39. Abu Salamah bin Abdul Asad
  40. Abu Abdillah al-Arqam bin Abi al-Arqam
  41. Yasir bin Amir
  42. Ammar bin Yasir
  43. Sumayyah binti Khayyat
  44. Amir bin Abdullah
  45. Ja’far bin Abi Thalib
  46. Khabbab bin ‘Art
  47. Ubaidah bin Harits
  48. Ummu al-Fadl Lubaba
  49. Shafiyyah binti Abdul Muththalib
  50. Asma’ binti Abu Bakr
  51. Fatimah bin Khattab
  52. Suhayb Ar-Rummi

 


Tugas As Sabiqun al Awwalun yang Salaf

Tugas itu meliputi:

Bertauhid (mengesakan Allah),
Beriman kepada para malaikat, rasul, kitab-kitab Allah, takdir
Menegakkan salat,
Menunaikan zakat,
Melakukan keadilan,
Melakukan amal kebaikan,
Meninggalkan kekejian,
Meninggalkan kemungkaran,
Meninggalkan kezaliman,
meninggalkan penyembahan berhala,
Berhala harus dihancurkan,
Melarang kemusyrikan,
Darah tidak ditumpahkan,
Tidak ada jiwa yang harus dibunuh kecuali karena kebenaran,
Jalan-jalan tetap aman,
Tali silaturahmi terus dijalin,
Menjunjung tinggi kesetaraan/ kemerdekaan manusia,
Mencegah keburukan,
Mempertahanan bela agama,
Menyebarkan secara diam-diam agama yang dibawa oleh Muhammad.

.

Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
. .