بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Al Mujaadilah adalah nama surat ke 58 dalam Al Quran secara Tartib Mushhafi dan surat ke 105 secara Tartib Nuzuli.  Surat ini tergolong surah Madaniyyah dan terdiri atas 22 ayat.

Al Mujaadilah secara bahasa berasal dari kata “jaa-da-la” yang berarti berdebat atau berbantah-bantahan. Sehingga secara bahasa, al mujaadilah berarti seorang wanita yang berdebat atau berbantah bantahan terhadap sesuatu.

Al Quran & terjemahan Departemen Agama RI menterjemahkannya dengan “wanita yang mengajukan gugatan”.
Surat ini diberi nama Al Mujaadilah karena diawali dengan firman Allah ﷻ, bahwa Allah ﷻ mendengar ucapan seorang wanita yang megajukan gugatan kepada Rasulullah ﷺ tentang suaminya dan kemudian ia mengadukannya kepada Allah ﷻ. Wanita tersebut adalah Khaulah binti Tsa’labah, istri dari Aus bin Shamit :

قَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّتِي تُجَادِلُكَ فِي زَوْجِهَا وَتَشْتَكِي إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَا إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ ﴿١﴾

Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang memajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Al Mujaadilah 
Arti Wanita Yang Mengajukan Gugatan
Nama lain al-Mujadalah (Perbantahan)
Klasifikasi Madaniyah
Surat ke 58
Juz Juz 28
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 22
Tartib MushhafiSurat ke 57 Al Hadiid
Surat ke 58 Al Mujaadilah
Surat ke 59 Al Hasyr
Tartib NuzuliSurat ke 104 Al Munaafiquun • Surat ke 105 Al Mujaadilah
Surat ke 106 Al Hujuraat

Makkiyah atau Madaniyah?

Surat yang memiliki 22 ayat ini ini, diperselisihkan oleh para ulama ahli tafsir, berkenaan tentang makiyah dan madaniyahnya :

1. Sebagian ulama berpendapat bahwa surat ini merupakan surat Madaniyah, dimana seluruh ayat-ayatnya merupakan ayat ayat madaniyah. Ini merupakan pendapat jumhur ulama.
2. Sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa surat ini merupakan surat Madaniyah, kecuali satu ayat, yaitu ayat yang ke 7. Karena ayat yang ke7 diturunkan di Mekah.

Pendapat ini dikemukakan oleh Al Kaliby, yaitu ayat :

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي اْلأَرْضِ مَا يَكُونُ مِن نَّجْوَى ثَلاَثَةٍ إِلاَّ هُوَ رَابِعُهُمْ وَلاَ خَمْسَةٍ إِلاَّ هُوَ سَادِسُهُمْ وَلاَ أَدْنَى مِن ذَلِكَ وَلاَ أَكْثَرَ إِلاَّ هُوَ مَعَهُمْ أَيْنَ مَا كَانُوا ثُمَّ يُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ ﴿٧﴾

3. Sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa surat ini merupakan surat Madiniyah pada 10 ayat pertama. Adapun selebihnya merupakan Madaniyah. Pendapat ini dikemukakan oleh Atha’.

Jumhur ulama berpendapat bahwa surat ini merupakan surat Madaniyah. Adapun pendapat Al Kaliby bahwa ayat ke 7 diturunkan di Mekah tidaklah bertentangan dengan ke Madaniyahan surat ini. Karena definisi surat Madaniyah adalah surat surat yang diturunkan Allah ﷻ setelah hijrahnya Rasulullah ﷺ dari Mekah ke Madinah. Sehingga kendatipun diturunkan di Mekah, namun apabila diturunkannya setelah hijrahnya Rasulullah ﷺ dari Mekah ke Madinah, maka surat atau ayat tersebut merupakan Madaniyah.

Munasabah (Korelasi) Surat Al-Mujadilah dengan surat sebelumnya.
Surat Al Mujaadilah memiliki korelasi dengan surat sebelumnya, yaitu surat Al-Hadid dalam beberapa aspek antara lain :
1. Pada permulaan surat Al Hadid disebutkan tentang sifat sifat Allah yang Agung seprti Adz Dzahir, Al Bathin, Al Alim (ayat 3), juga bahwa Allah ﷻ sangat mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi.  Dan apa yang keluar darinya, apa yang turun dari langit dan apa yang keluar darinya.

Dan Allah ﷻ bersama kita dimanapun kita berada (ayat 4). Sedangkan dalam permulaan surat Al Mujaadilah, digambarkan hal serupa yaitu bahwa Allah ﷻ Maha Mengetahui perkataan seorang wanita yang mengajukan gugatan kepada Rasulullah ﷺ dan mengadu kepada Allah ﷻ .

Sementara Aisyah ra berkata, ‘Maha Suci Allah yang meluaskan pendengaran-Nya terhadap semua suara. Sesungguhnya aku di satu sisi rumah tidak bisa mendengar apa yang disampaikan wanita tersebut.’

2. Dalam surat Al Mujaadilah disebutkan pada ayat yang ke 7 bahwa Allah SWT Maha Mengetahui atas segala hal; apa yang dilangit, di bumi dan apa saja yang diperbincangkan secara rahasia :

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي اْلأَرْضِ مَا يَكُونُ مِن نَّجْوَى ثَلاَثَةٍ إِلاَّ هُوَ رَابِعُهُمْ وَلاَ خَمْسَةٍ إِلاَّ هُوَ سَادِسُهُمْ وَلاَ أَدْنَى مِن ذَلِكَ وَلاَ أَكْثَرَ إِلاَّ هُوَ مَعَهُمْ أَيْنَ مَا كَانُوا ثُمَّ يُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ ﴿٧﴾

Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah yang keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dia-lah yang keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara (jumlah) yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia ada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Ayat ini merupakan rincian (tafsil) dari ijmal (globalnya) firman Allah ﷻ dalam surat Al Hadid, dimana Allah ﷻ berfirman  dalam surt Al Hadiid [57] ayat 4 :

 هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِي الأرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ 4

Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; Kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

Kandungan Umum Surat Al Mujadilah

Tema tema yang terkandung dalam surat Al Mujaadilah ini hampir sama dengan tema tema yang terkandung dalam surat surat Madaniyah pada umumnya, yaitu penjelasan terkait dengan pensyari’atan suatu hukum tertentu.

Dalam surat ini dijelaskan diantaranya tentang hukum dzihar dan kafaratnya, hukum tanaji (perbincangan rahasia), adab majlis, mengeluarkan shadaqah ketika hendak berbicara rahasia dengan Rasulullah ﷺ , hukum berkenaan dengan para munafik dan pengkategorian mereka adalah temasuk ‘hizbus syaitan’, hukum mencintai dan loyalitas terhadap orang yang membenci Allah ﷻ.

Selain tema-tema utama yang terdapat dalam surat Al Mujaadilah, terdapat beberapa hal unik yang penting untuk menjadi ‘tadabur’ bersama, yaitu bahwa jika diperhatikan dalam surat ini secara ayat-per ayat, maka akan didapati bahwa setiap ayat yang terdapat dalam surat ini terdapat ‘Lafdzul Jalalah’.

Hal ini menunjukkan adanya tarbiyah bagi setiap jiwa untuk senantiasa tunduk dan hormat terhadap hukum Allah serta untuk tidak berfikir menyalahi segala hukum hukum-Nya.

Secara umum, jika diklasifikasikan secara maqta’ (paragraf per tema) yang terdapat dalam surat ini, maka dapat dipilahkan menjadi tujuh tema besar :

1. Hukum Dzihar dan Kafaratnya (ayat 1 – 4)
2. Ancaman bagi orang-orang yang menentang Allah SWT dan Rasul-Nya, termasuk di dalamnya menentang hukum-hukum-Nya. (ayat 5 – 7)
3. Balasan bagi orang-orang yang melakukan perbincangan rahasia untuk melakukan perbuatan dosa dan permusuhan serta untuk bermaksiat kepada Rasulullah SAW. Juga tentang adab melakukan perbincangan rahasia, yaitu diperbolehkan jika untuk tujuan kebaikan dan taqwa. (ayat 8 – 10)
4. Adab Majlis dalam Islam (ayat 11)
5. Bershadaqah sebelum melakukan perbincangan dengan Rasulullah SAW (ayat 12 & 13)
6. Hukum yang berwala’ kepada selain mu’minin, bahwa mereka adalah hizbus syaitan (ayat 14 – 19)
7. Ganjaran bagi orang yang menentang Allah & Rasul-Nya dan janji untuk kemenangan kaum muslimin serta haramnya berwala’ dan mencintai orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya (ayat 20 – 22).
Sumber :  Rikza Maulan, Lc., M.Ag

 

MushshafiNama SuratBhs ArabArtiJml AyatTurun Di Nuzuli
1Al Faatihahالفاتحة Pembukaan7Mekah 5
2, Al Baqarah, البقرة ,Sapi Betina, 286, Madinah 87
3, Ali 'Imran, آل عمران, Keluarga 'Imran, 200, Madinah 89
4 ,An Nisaa' النّساء ,Wanita, 176 ,Madinah 92
5, Al Maa-idah, المآئدة ,Jamuan (hidangan makanan), 120, Madinah 112
6 ,Al An'aam, الانعام ,Binatang Ternak, 165, Mekah55
7 ,Al A'raaf, الأعراف ,Tempat yang tertinggi, 206, Mekah39
8, Al Anfaal, الأنفال ,Harta rampasan perang, 75, Madinah 88
9, At Taubah, التوبة‎‎ ,Pengampunan, 129, Madinah 113
10 ,Yunus, ينوس ,Nabi Yunus, 109,
Mekah51
11, Hud, هود ,Nabi Hud, 123 ,Mekah52
12, Yusuf, يسوف ,Nabi Yusuf, 111, Mekah53
13, Ar Ra'd, الرّعد, Guruh (petir), 43, Mekah96
14 ,Ibrahim , إبراهيم ,Nabi Ibrahim, 52, Mekah72
15, Al Hijr ,الحجر , Al Hijr (nama gunung), 99 ,Mekah54
16 ,An Nahl, النّحل ,Lebah, 128, Mekah70
17 ,Al Israa' , الإسرا ,Perjalanan Malam, 111, Mekah50
18, Al Kahfi , الكهف ,Penghuni-penghuni gua, 110, Mekah69
19, Maryam ,مريم ,Maryam (Maria) ,98, Mekah44
20 ,Thaahaa, طه ,Ta Ha ,135 ,Mekah45
21 ,Al Anbiyaa', الأنبياء ,Nabi-Nabi, 112, Mekah73
22, Al Hajj, الحجّ, Haji ,78, Madinah 103
23, Al Mu'minuun, المؤمنون, Orang mukmin, 118, Mekah74
24 ,An Nuur, النّور, Cahaya, 64 ,Madinah 102
25, Al Furqaan, الفرقان ,Pembeda, 77 ,Mekah42
26 ,Asy Syu'araa, الشّعراء ,Penyair, 227, Mekah47
27 ,An Naml ,النّمل, Semut ,93, Mekah48
28, Al Qashash , القصص, Cerita, 88, Mekah49
29 ,Al 'Ankabuut, العنكبوت ,Laba-laba, 69 ,Mekah85
30 ,Ar Ruum, الرّوم ,Bangsa Romawi, 60, Mekah84
31 ,Luqman, لقمان ,Keluarga Luqman, 34, Mekah57
32, As Sajdah, السّجدة ,Sajdah, 30 ,Mekah75
33 ,Al Ahzab, الْأحزاب ,Gol yg bersekutu, 73, Mekah90
34 ,Saba' ,سبا ,Kaum Saba' ,54 ,Mekah58
35, Fathir , فاطر ,Pencipta ,45 ,Mekah43
36 ,Yassiin, يس ,Yaasiin ,83, Mekah41
37 ,Ash Shaaffaat, الصّافات ,Barisan-barisan, 182, Mekah56
38, Shaad ,ص, Shaad, 88, Mekah38
39 ,Az Zumar ,الزّمر, Rombongan-rombongan ,75 ,Mekah59
40 ,Al Mu’min, المؤمن ,Orang yg Beriman, 85 ,Mekah60
41 ,Al Fushshilat, فصّلت ,Yang dijelaskan, 54, Mekah61
42 ,Asy Syura, الشّورى ,Musyawarah ,53 ,Mekah62
43, Az Zukhruf الزّخرف Perhiasan, 89, Mekah63
44 ,Ad Dukhaan, الدّخان ,Kabut, 59 ,Mekah64
45 ,Al Jaatsiyah, الجاثية ,Yang bertekuk lutut, 37 ,Mekah65
46 Al Ahqaaf ,الَأحقاف ,Bukit-bukit pasir ,35 ,Mekah66
47 ,Muhammad, محمّد ,Muhammad, 38, Madinah 95
48, Al Fath, الفتح ,Kemenangan, 29, Madinah 111
49, Al Hujuraat , الحجرات, Kamar kamar, 18, Madinah 106
50 , Qaaf , ق ,Qaaf ,45 ,Mekah34
51, Adz Dzaariyaat, الذّاريات ,Angin yang menerbangkan, 60, Mekah 67
52 ,Ath Thuur, الطّور, Bukit ,49, Mekah, 76
53 ,An Najm, النّجْم ,Bintang, 62, Mekah, 23
54 ,Al Qamar ,القمر ,Bulan, 55 ,Mekah37
55 ,Ar Rahmaan, الرّحْمن ,Yang Maha Pemurah, 78, Madinah & Mekkah, 97
56 ,Al Waaqi'ah, الواقعه ,Hari Kiamat 96, Mekah,46
57 ,Al Hadiid, الحديد ,Besi ,29 ,Madinah 94
58 ,Al Mujaadilah, المجادلة ,Wanita yang mengajukan gugatan, 22 ,Madinah 105
59 ,Al Hasyr, الحشْر ,Pengusiran ,24, Madinah ,101
60 ,Al Mumtahanah, الممتحنة ,Wanita yang diuji ,13, Madinah ,91
61 ,Ash Shaff, الصّفّ ,Satu barisan ,14 ,Madinah 109
62 ,Al Jumu'ah, الجمعة, Hari Jum’at, 11, Madinah 110
63 ,Al Munaafiquun, المنافقون ,Orang-orang yang munafik, 11, Madinah , 104
64 ,At Taghaabun التّغابن ,Hari dinampakkan kesalahan-kesalahan ,18 ,Madinah , 108
65 ,Ath Thalaaq, الطّلاق ,Talak ,12 ,Madinah 99
66 ,At Tahriim, التّحريم ,Mengharamkan, 12, Madinah , 107
67 ,Al Mulk, الملك ,Kerajaan ,30 ,Mekah ,77
68, Al Qalam, القلم ,Pena, 52, Mekah 2
69 ,Al Haaqqah, الحآقّة ,Hari kiamat ,52 ,Mekah ,78
70 ,Al Ma'aarij, المعارج ,Tempat naik ,44 ,Mekah79
71 ,Nuh, نوح ,Nuh, 28, Mekah ,71
72, Al Jin, الجنّ Jin, 28, Mekah 40
73 ,Al Muzzammil, المزمّل, Orang yang berselimut ,20 ,Mekah3
74 ,Al Muddatstsir, المدشّر ,Orang yang berkemul, 56, Mekah4
75, Al Qiyaamah, القيمة ,Hari Kiamat ,40, Mekah, 31
76, Al Insaan, الْاٍنسان, Manusia ,31 ,Madinah 98
77 ,Al Mursalaat ,المرسلات ,Malaikat-Malaikat Yang Diutus, 50, Mekah, 33
78 ,An Naba' , النّبا, Berita besar ,40 ,Mekah, 80
79 ,An Naazi'aat,النّازعات ,Malaikat-Malaikat Yang Mencabut, 46, Mekah, 81
80 ,'Abasa, عبس, Ia Bermuka masam ,42 ,Mekah, 24
81, At Takwir ,التّكوير ,Menggulung, 29, Mekah, 7
82 ,Al Infithaar ,الانفطار ,Terbelah ,19 ,Mekah, 82
83 ,Al Muthaffifiin ,المطفّفين ,Orang-orang yang curang, 36, Mekah, 86
84, Al Insyiqaaq, الانشقاق ,Terbelah ,25 ,Mekah, 83
85 ,Al Buruuj, البروج ,Gugusan bintang ,22, Mekah, 27
86 ,Ath Thaariq ,الطّارق ,Yang datang di malam hari ,17 ,Mekah, , 36
87 ,Al A'laa, الْأعلى ,Yang paling tinggi, 19 ,Mekah, 8
88 ,Al Ghaasyiyah, الغاشية ,Hari Pembalasan, 26 ,Mekah, , 68
89 ,Al Fajr , الفجر ,Fajar ,30 ,Mekah, 10
90, Al Balad, البلد ,Negeri, 20, Mekah, 35
91 ,Asy Syams, الشّمس ,Matahari ,15 ,Mekah, 26
92 , Al Lail , الّيل ,Malam ,21, Mekah, 9
93 ,Adh Dhuhaa, الضحى‎‎ ,Waktu matahari sepenggalahan naik (Dhuha) ,11, Mekah, 11
94 ,Alam Nasyrah, الانشراح‎‎ ,Melapangkan, 8 ,Mekah, 12
95, At Tiin, التِّينِ, Buah Tin, 8 ,Mekah, , 28
96 ,Al 'Alaq, العَلَق ,Segumpal Darah, 19 ,Mekah, 1
97, Al Qadr, الْقَدْرِ ,Kemuliaan, 5, Mekah, 25
98 ,Al Bayyinah, الْبَيِّنَةُ ,Pembuktian, 8, Madinah 100
99 ,Az Zalzalah, الزلزلة‎‎ ,Kegoncangan, 8, Madinah , 93
100 ,Al 'Adiyaat ,العاديات‎‎ ,Berlari kencang, 11 ,Mekah, 14
101 ,Al Qaari'ah, القارعة‎‎ ,Hari Kiamat ,11, Mekah, 30
102 ,At Takaatsur , التكاثر‎‎ ,Bermegah-megahan ,8, Mekah, ,16
103 ,Al 'Ashr ,العصر ,Masa/Waktu ,3, Mekah, 13
104 ,Al Humazah, الهُمَزة‎‎ ,Pengumpat ,9, Mekah32
105, Al Fiil ,الْفِيلِ ,Gajah, 5 ,Mekah, 19
106 ,Quraisy, قُرَيْشٍ ,Suku Quraisy, 4 ,Mekah, 29
107 ,Al Maa'uun, الْمَاعُونَ ,Barang-barang yang berguna, 7, Mekah, 17
108 ,Al Kautsar ,الكوثر ,Nikmat yang berlimpah, 3 ,Mekah, 15
109 ,Al Kaafiruun, الْكَافِرُونَ ,Orang-orang kafir ,6 ,Mekah, 18
110, An Nashr ,النصر‎‎ ,Pertolongan, 3 ,Madinah, 114
111, Al Lahab, المسد‎‎ ,Gejolak Api/ Sabut ,5, Mekah, 6
112, Al Ikhlash, الإخلاص‎‎, Ikhlas, 4 ,Mekah, 22
113, Al Falaq, الْفَلَقِ, Waktu Subuh, 5 ,Mekah, 20
114An Naasالنَّاسِ
.
Manusia 6Mekah, 21

Wallahu a’lam bil showab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

..