بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Al Humazah adalah nama surat ke 104 dalam Al Quran secara tartib Mushhafi dan surat ke 32 secara tartib Nuzuli.  Surah ini terdiri atas 9 ayat dan tergolong pada surah Makkiyah.

Kata Al Humazah berarti pengumpat dan diambil dari ayat pertama surat ini. Pokok isi surat ini adalah ancaman Allah terhadap orang orang yang suka mencela orang lain, suka mengumpat dan suka mengumpulkan harta tetapi tidak menafkahkannya di jalan Allah.

 وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ 1

Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela

 الَّذِي جَمَعَ مَالا وَعَدَّدَهُ 2

yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya,

 يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ 3

dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya,

كَلا لَيُنْبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ 4

sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah.

 وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ 5

Dan tahukah kamu apa Huthamah itu?

 نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ 6

(yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan,

الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الأفْئِدَةِ 7

yang (membakar) sampai ke hati.

 إِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُؤْصَدَةٌ 8

Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka,

 فِي عَمَدٍ مُمَدَّدَةٍ 9

(sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.

Surat Al Humazah adalah  Surat Makkiyah, yaitu surat yang turun sebelum Rasulullahhijrah dan gangguan yang terjadi pada tahun tahun awal kehidupan dakwah.

Al hammas berarti orang yang melakukan umpatan dalam bentuk ucapan, sedangkan al lammaz berarti orang yang melancarkan celaan dalam bentuk perbuatan.

Artinya, merendahkan dan menilai orang lain kurang. Dan penjelasan mengenai hal ini telah diberikan sebelumnya yakni pada firman Allah Ta’ala dalam Al Quran surat Al Qalam [68] ayat 11 :

هَمَّازٍ مَشَّاءٍ بِنَمِيمٍ 11

yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah,

 

Ibnu ‘Abbas mengatakan : “Humazatillumazah berarti orang yang suka mencela dan menilai cacat orang lain.” Ar-Rabi’ bin Anas mengatakan : “Al Humazah berarti melakukan pengumpatan di hadapannya, sedangkan al- umazah adalah celaan yang dilakukan di belakang.”

Qatadah mengatakan : “Al-Humazah dan al-lumazah itu adalah dengan lidah dan matanya serta memakan daging orang lain dan melontarkan celaan kepada mereka.” Lebih lanjut, sebagian dari mereka mengatakan : “(Orang) yang dimaksud dengan hal tersebut adalah al-Akhnas bin Syuraiq.” Dan ada juga yang mengatakan selainnya. Mujahid mengatakan: “Ia bersifat umum.”

Dalam kajian Sayyid Quthb rahimahullah surat ini memberi gambaran sosok pencela yang kerdil jiwanya karena telah dikuasai harta sehingga menganggap harta adalah nilai (value), variabel atau standar tertinggi dalam kehidupan. Maka, ketika ia bergelimang harta, ia merasa telah memiliki dan menguasai harga diri manusia!

Puncaknya, ia menganggap harta adalah tuhan yang ‘maha’ kuasa, mampu berbuat apa pun, sampai-sampai mampu menolak kematian dan mengekalkan kehidupan serta menolak qadha’ (ketentuan) Allah, hisab (audit)-Nya dan jaza’ (balasan)-Nya, jika ia masih memandang adanya hisab dan balasan. (Lihat: Fii Zhilal Al Quran VI/3972).

Mengumpat dan Mencela, Sifat Orang Kafir

Sederet nama di atas, jika riwayat riwayat tersebut shahih, adalah musuh bebuyutan dakwah di zaman Rasulullah ﷺ. Mereka sangat populer sepak terjangnya dalam memusuhi Rasulullah ﷺ dan orang-orang beriman. Hal ini memberikan pemahaman bahwa mengumpat dan mencela adalah sifat dan karakter orang kafir.

Karenanya, Islam membenci perilaku buruk dan menyebutkannya dalam banyak ayat Al Quran, seperti firman Allah ﷻ  dalam surat Al Hujuraat [49] ayat 11 :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا يَسْخَرْ قَومٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ وَلا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلا تَنَابَزُوا بِالألْقَابِ بِئْسَ الاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الإيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ 11

Hai orang orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok olok) dan jangan pula wanita wanita (mengolok olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita wanita (yang diperolok olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar gelar yang buruk. Seburuk buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim.

Namun, kali ini, di dalam surat ini disebut dengan sangat buruk dengan susunan kata yang diakhiri dengan nada yang sangat menggelegar; “zah, dah, dah, mah dan seterusnya” serta ditambah ancaman azab sangat dahsyat dan membuat bulu kuduk berdiri. Begitulah gambaran perilaku buruk dari jiwa yang kosong dari iman.

Dipicu Kecintaan pada Harta

Ayat di atas menyinggung pemicu lahirnya sosok pengumpat lagi pencela, yaitu, “Yang mengumpulkan harta dan menghitung hitung maksudnya mengumpulkan dan menghitung hitung harta yang karenanya dia menjadi kikir dan tidak mau menafkahkannya di jalan Allah ﷻ . Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya.”

Ketika manusia mempersepsikan harta sebagai “segalanya” bahkan ‘menuhankan’nya karena mengira harta itu berkuasa atas segala sesuatu, maka beragam sifat dan perilaku negatif dengan sendirinya akan muncul. Di mata manusia semacam ini, semua orang bisa diatur dan derajatnya lebih rendah darinya. Maka, menghina, mengumpat dan mencela orang lain adalah biasa dan lumrah bagi orang yang menghamba kepada harta.

Ancaman bagi Pengumpat dan Pencela

Kedahsyatan ancaman bagi pengumpat dan pencela dilukiskan surat ini sejak awal ayat. Bahkan kata pertamanya adalah ancaman kebinasaan, “Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela.”

Penyebutan ancaman “Wail”, kecelakaanlah… padahal di akhir surat juga diancam lagi dengan neraka, memberi pemahaman bahwa ini bisa saja merupakan ancaman kebinasaan dan kehancuran di dunia sebelum nanti di akhirat dimasukkan ke neraka.

Karenanya, kehidupan pengumpat dan pencela tak akan pernah mendapat ketenangan, kedamaian dan jauh dari rahmat dan keberkahan Allah ﷻ, meski bisa saja hidupnya bergelimang harta. Ketenangan, kebahagiaan dan kesejahteraan yang terlihat hanyalah fatamorgana.

Kelak di akhirat, para pengumpat dan pencela akan dimasukkan ke neraka Huthamah, “(Yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan. Yang (membakar) sampai ke hati. Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka. (Sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.”

Penyebutan ‘hati’ secara khusus dalam ayat ini, karena hati (Al Qalbu) adalah Amirul Badan, pemimpin tubuh, pengendali dan penentu. Jika hati baik, seperti dalam sabda Nabi saw, baiklah seluruh anggota tubuh. Sebaliknya, jika ia busuk, maka busuklah seluruh anggota tubuh (HR Bukhari no. 50 dan Muslim no. 2996).

Sababun Nuzul Surat Al Humazah

Imam Ar Razi (lihat: Tafsir Ar Razi 32/91) dan Abu Hayyan (lihat: Tafsir Al Bahr Al Muhitd VIII/510) menuturkan riwayat tentang sebab turunnya surat Al Humazah. Menurut Imam ‘Atha’, Al Kalbi dan As Suddi, surat tersebut turun terkait dengan Akhnas bin Syuraiq yang sering mengumpat dan menggunjing, khususnya menggunjing Rasulullah ﷺ.

Sementara menurut Muqaatil, surat ini turun terkait dengan Walid bin Mughirah yang sering menggunjing Rasulullah ﷺ dari belakang dan mencela beliau di hadapannya. Diriwayatkan juga, Umayyah bin Khalaf melakukan hal yang sama.

Abu Hayyan berkomentar, surat ini turun terkait dengan Akhnas bin Syuraiq atau Al ‘Aash bin Waail atau Jamil bin Mu’ammar atau Walid bin Mughirah atau Umayyah bin Khalaf, banyak sekali perbedaan pendapat tentang masalah ini. Dan mungkin saja turun terkait mereka semua.

Meski begitu, surat ini bersifat umum dan bisa berlaku pada siapa saja yang memiliki sifat dan perilaku yang sama (Lihat: Tafsir Al Bahr Al Muhith VIII/510).

Pendapat ini sesungguhnya juga telah disampaikan pakar tafsir dari kalangan tabi’in, Mujahid bahwa surat tersebut berlaku umum untuk siapa pun yang memiliki sifat negatif yang sama (lihat; Tafsir Ibnu Katsir V/254). Sebab, ada kaidah dalam Ushul Fiqh berbunyi “Khushush’us Sabab Laa Yunaafi ‘Umuumil Lafzh”, bahwa kekhususan sebab turunnya suatu ayat atau surat tidak menafikan keumuman lafazh.

Al Humazah 
Arti Pengumpat
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 104
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 9 ayat
Tartib Mushhafi  
Sebelum
Surah ke 104Sesudah
Al 'Ashr Al Humazah Al Fiil
Tartib Nuzuli
SebelumSurah ke 32Sesudah
Al Qiyaamah Al Humazah Al Mursalaat

 

MushshafiNama SuratBhs ArabArtiJml AyatTurun Di Nuzuli
1Al Faatihahالفاتحة Pembukaan7Mekah 5
2, Al Baqarah, البقرة ,Sapi Betina, 286, Madinah 87
3, Ali 'Imran, آل عمران, Keluarga 'Imran, 200, Madinah 89
4 ,An Nisaa' النّساء ,Wanita, 176 ,Madinah 92
5, Al Maa-idah, المآئدة ,Jamuan (hidangan makanan), 120, Madinah 112
6 ,Al An'aam, الانعام ,Binatang Ternak, 165, Mekah55
7 ,Al A'raaf, الأعراف ,Tempat yang tertinggi, 206, Mekah39
8, Al Anfaal, الأنفال ,Harta rampasan perang, 75, Madinah 88
9, At Taubah, التوبة‎‎ ,Pengampunan, 129, Madinah 113
10 ,Yunus, ينوس ,Nabi Yunus, 109,
Mekah51
11, Hud, هود ,Nabi Hud, 123 ,Mekah52
12, Yusuf, يسوف ,Nabi Yusuf, 111, Mekah53
13, Ar Ra'd, الرّعد, Guruh (petir), 43, Mekah96
14 ,Ibrahim , إبراهيم ,Nabi Ibrahim, 52, Mekah72
15, Al Hijr ,الحجر , Al Hijr (nama gunung), 99 ,Mekah54
16 ,An Nahl, النّحل ,Lebah, 128, Mekah70
17 ,Al Israa' , الإسرا ,Perjalanan Malam, 111, Mekah50
18, Al Kahfi , الكهف ,Penghuni-penghuni gua, 110, Mekah69
19, Maryam ,مريم ,Maryam (Maria) ,98, Mekah44
20 ,Thaahaa, طه ,Ta Ha ,135 ,Mekah45
21 ,Al Anbiyaa', الأنبياء ,Nabi-Nabi, 112, Mekah73
22, Al Hajj, الحجّ, Haji ,78, Madinah 103
23, Al Mu'minuun, المؤمنون, Orang mukmin, 118, Mekah74
24 ,An Nuur, النّور, Cahaya, 64 ,Madinah 102
25, Al Furqaan, الفرقان ,Pembeda, 77 ,Mekah42
26 ,Asy Syu'araa, الشّعراء ,Penyair, 227, Mekah47
27 ,An Naml ,النّمل, Semut ,93, Mekah48
28, Al Qashash , القصص, Cerita, 88, Mekah49
29 ,Al 'Ankabuut, العنكبوت ,Laba-laba, 69 ,Mekah85
30 ,Ar Ruum, الرّوم ,Bangsa Romawi, 60, Mekah84
31 ,Luqman, لقمان ,Keluarga Luqman, 34, Mekah57
32, As Sajdah, السّجدة ,Sajdah, 30 ,Mekah75
33 ,Al Ahzab, الْأحزاب ,Gol yg bersekutu, 73, Mekah90
34 ,Saba' ,سبا ,Kaum Saba' ,54 ,Mekah58
35, Fathir , فاطر ,Pencipta ,45 ,Mekah43
36 ,Yassiin, يس ,Yaasiin ,83, Mekah41
37 ,Ash Shaaffaat, الصّافات ,Barisan-barisan, 182, Mekah56
38, Shaad ,ص, Shaad, 88, Mekah38
39 ,Az Zumar ,الزّمر, Rombongan-rombongan ,75 ,Mekah59
40 ,Al Mu’min, المؤمن ,Orang yg Beriman, 85 ,Mekah60
41 ,Al Fushshilat, فصّلت ,Yang dijelaskan, 54, Mekah61
42 ,Asy Syura, الشّورى ,Musyawarah ,53 ,Mekah62
43, Az Zukhruf الزّخرف Perhiasan, 89, Mekah63
44 ,Ad Dukhaan, الدّخان ,Kabut, 59 ,Mekah64
45 ,Al Jaatsiyah, الجاثية ,Yang bertekuk lutut, 37 ,Mekah65
46 Al Ahqaaf ,الَأحقاف ,Bukit-bukit pasir ,35 ,Mekah66
47 ,Muhammad, محمّد ,Muhammad, 38, Madinah 95
48, Al Fath, الفتح ,Kemenangan, 29, Madinah 111
49, Al Hujuraat , الحجرات, Kamar kamar, 18, Madinah 106
50 , Qaaf , ق ,Qaaf ,45 ,Mekah34
51, Adz Dzaariyaat, الذّاريات ,Angin yang menerbangkan, 60, Mekah 67
52 ,Ath Thuur, الطّور, Bukit ,49, Mekah, 76
53 ,An Najm, النّجْم ,Bintang, 62, Mekah, 23
54 ,Al Qamar ,القمر ,Bulan, 55 ,Mekah37
55 ,Ar Rahmaan, الرّحْمن ,Yang Maha Pemurah, 78, Madinah & Mekkah, 97
56 ,Al Waaqi'ah, الواقعه ,Hari Kiamat 96, Mekah,46
57 ,Al Hadiid, الحديد ,Besi ,29 ,Madinah 94
58 ,Al Mujaadilah, المجادلة ,Wanita yang mengajukan gugatan, 22 ,Madinah 105
59 ,Al Hasyr, الحشْر ,Pengusiran ,24, Madinah ,101
60 ,Al Mumtahanah, الممتحنة ,Wanita yang diuji ,13, Madinah ,91
61 ,Ash Shaff, الصّفّ ,Satu barisan ,14 ,Madinah 109
62 ,Al Jumu'ah, الجمعة, Hari Jum’at, 11, Madinah 110
63 ,Al Munaafiquun, المنافقون ,Orang-orang yang munafik, 11, Madinah , 104
64 ,At Taghaabun التّغابن ,Hari dinampakkan kesalahan-kesalahan ,18 ,Madinah , 108
65 ,Ath Thalaaq, الطّلاق ,Talak ,12 ,Madinah 99
66 ,At Tahriim, التّحريم ,Mengharamkan, 12, Madinah , 107
67 ,Al Mulk, الملك ,Kerajaan ,30 ,Mekah ,77
68, Al Qalam, القلم ,Pena, 52, Mekah 2
69 ,Al Haaqqah, الحآقّة ,Hari kiamat ,52 ,Mekah ,78
70 ,Al Ma'aarij, المعارج ,Tempat naik ,44 ,Mekah79
71 ,Nuh, نوح ,Nuh, 28, Mekah ,71
72, Al Jin, الجنّ Jin, 28, Mekah 40
73 ,Al Muzzammil, المزمّل, Orang yang berselimut ,20 ,Mekah3
74 ,Al Muddatstsir, المدشّر ,Orang yang berkemul, 56, Mekah4
75, Al Qiyaamah, القيمة ,Hari Kiamat ,40, Mekah, 31
76, Al Insaan, الْاٍنسان, Manusia ,31 ,Madinah 98
77 ,Al Mursalaat ,المرسلات ,Malaikat-Malaikat Yang Diutus, 50, Mekah, 33
78 ,An Naba' , النّبا, Berita besar ,40 ,Mekah, 80
79 ,An Naazi'aat,النّازعات ,Malaikat-Malaikat Yang Mencabut, 46, Mekah, 81
80 ,'Abasa, عبس, Ia Bermuka masam ,42 ,Mekah, 24
81, At Takwir ,التّكوير ,Menggulung, 29, Mekah, 7
82 ,Al Infithaar ,الانفطار ,Terbelah ,19 ,Mekah, 82
83 ,Al Muthaffifiin ,المطفّفين ,Orang-orang yang curang, 36, Mekah, 86
84, Al Insyiqaaq, الانشقاق ,Terbelah ,25 ,Mekah, 83
85 ,Al Buruuj, البروج ,Gugusan bintang ,22, Mekah, 27
86 ,Ath Thaariq ,الطّارق ,Yang datang di malam hari ,17 ,Mekah, , 36
87 ,Al A'laa, الْأعلى ,Yang paling tinggi, 19 ,Mekah, 8
88 ,Al Ghaasyiyah, الغاشية ,Hari Pembalasan, 26 ,Mekah, , 68
89 ,Al Fajr , الفجر ,Fajar ,30 ,Mekah, 10
90, Al Balad, البلد ,Negeri, 20, Mekah, 35
91 ,Asy Syams, الشّمس ,Matahari ,15 ,Mekah, 26
92 , Al Lail , الّيل ,Malam ,21, Mekah, 9
93 ,Adh Dhuhaa, الضحى‎‎ ,Waktu matahari sepenggalahan naik (Dhuha) ,11, Mekah, 11
94 ,Alam Nasyrah, الانشراح‎‎ ,Melapangkan, 8 ,Mekah, 12
95, At Tiin, التِّينِ, Buah Tin, 8 ,Mekah, , 28
96 ,Al 'Alaq, العَلَق ,Segumpal Darah, 19 ,Mekah, 1
97, Al Qadr, الْقَدْرِ ,Kemuliaan, 5, Mekah, 25
98 ,Al Bayyinah, الْبَيِّنَةُ ,Pembuktian, 8, Madinah 100
99 ,Az Zalzalah, الزلزلة‎‎ ,Kegoncangan, 8, Madinah , 93
100 ,Al 'Adiyaat ,العاديات‎‎ ,Berlari kencang, 11 ,Mekah, 14
101 ,Al Qaari'ah, القارعة‎‎ ,Hari Kiamat ,11, Mekah, 30
102 ,At Takaatsur , التكاثر‎‎ ,Bermegah-megahan ,8, Mekah, ,16
103 ,Al 'Ashr ,العصر ,Masa/Waktu ,3, Mekah, 13
104 ,Al Humazah, الهُمَزة‎‎ ,Pengumpat ,9, Mekah32
105, Al Fiil ,الْفِيلِ ,Gajah, 5 ,Mekah, 19
106 ,Quraisy, قُرَيْشٍ ,Suku Quraisy, 4 ,Mekah, 29
107 ,Al Maa'uun, الْمَاعُونَ ,Barang-barang yang berguna, 7, Mekah, 17
108 ,Al Kautsar ,الكوثر ,Nikmat yang berlimpah, 3 ,Mekah, 15
109 ,Al Kaafiruun, الْكَافِرُونَ ,Orang-orang kafir ,6 ,Mekah, 18
110, An Nashr ,النصر‎‎ ,Pertolongan, 3 ,Madinah, 114
111, Al Lahab, المسد‎‎ ,Gejolak Api/ Sabut ,5, Mekah, 6
112, Al Ikhlash, الإخلاص‎‎, Ikhlas, 4 ,Mekah, 22
113, Al Falaq, الْفَلَقِ, Waktu Subuh, 5 ,Mekah, 20
114An Naasالنَّاسِ
.
Manusia 6Mekah, 21

 Susunan Surat Secara Tartib Mushhafi
  1. Al  Faatihah    •  2. Al Baqarah   • 3. Ali ‘Imran  •  4. An Nisaa’  •  5. Al Maa-idah  •  6. Al An’aam   •   7. Al A’raaf   •  8. Al Anfaal •   9. At Taubah   •  10. Yunus [surat]  •  11. Hud   •  12. Yusuf [surat] •  13. Ar Ra’d   •  14. Ibrahim [surat]  •  15. Al Hijr [surat]    •  16. An Nahl •  17. Al Israa’   •  18. Al Kahfi   •  19. Maryam [surat]  •  20. Thaahaa •  21. Al Anbiyaa’ •  22. Al Hajj •  23. Al Mu’minuun   •  24. An Nuur   •   25. Al Furqaan   •  26. Asy Syu’araa   •   27. An Naml  •   28. Al Qashash   •   29. Al ‘Ankabuut   •   30. Ar Ruum   •   31. Luqman  •  32. As Sajdah   •   33. Al Ahzab   •   34. Saba’   •   35. Fathir   •  36. Yassiin •  37. Ash Shaaffaat •  38. Shaad  •  39. Az Zumar   •   40. Al Mu’min  •  41. Al Fushshilat  •  42. Asy Syura   •   43. Az Zukhruf  •  44. Ad Dukhaan  •  45. Al Jaatsiyah   •  46. Al Ahqaaf   •  47. Muhammad [surat]   •  48. Al Fath  •  49. Al Hujuraat  •  50. Qaaf   •  51. Adz Dzaariyaat •  52.  Ath Thuur   •  53.  An Najm  •  54. Al Qamar  •  55. Ar Rahmaan  •  56. Al Waaqi’ah   •  57. Al Hadiid  •  58. Al Mujaadilah  • 59. Al Hasyr  •  60. Al Mumtahanah  •  61. Ash Shaff   •  62. Al Jumu’ah   •   63. Al Munaafiquun  •  64. At Taghaabun   •   65.  Ath Thalaaq   •   66. At Tahriim   •   67. Al Mulk   •  68. Al Qalam   •  69. Al Haaqqah   •  70. Al Ma’aarij  •  71. Nuh   •   72. Al Jin   •   73. Al Muzzammil  •   74. Al Muddatstsir   •   75. Al Qiyaamah  •  76. Al Insaan   •   77. Al Mursalaat   •

Juz Amma

  1. An Naba’   •   79. An Naazi’aat  •   80. ‘Abasa   •   81. At Takwir   •   82.  Al Infithaar  •   83. Al Muthaffifiin  •  84. Al Insyiqaaq   •  85. Al Buruuj   •  86. Ath Thaariq  •  87. Al A’laa   •  88. Al Ghaasyiyah   •   89. Al Fajr   •   90. Al Balad   •   91. Asy Syams   •  92. Al Lail   •   93. Adh Dhuhaa   •   94. Alam Nasyrah   •   95. At Tiin  •  96. Al ‘Alaq   •   97. Al Qadr •  98. Al Bayyinah   •  99. Az Zalzalah •  100. Al ‘Adiyaat   •   101. Al Qaari’ah   •  102. At Takaatsur   •  103. Al ‘Ashr   •   104. Al Humazah   •  105. Al Fiil •  106. Quraisy  •  107. Al Maa’uun   •   108.  Al Kautsar   •  109. Al Kaafiruun  •  110. An Nashr •  111. Al Lahab •  112. Al Ikhlash   •  113. Al Falaq   •  114. An Naas
Susunan Surat Secara Tartib Nuzuli

Al ‘Alaq  • 2. Al Qalam  • 3. Al Muzzammil  • 4. Al Muddatstsir  • 5. Al  Faatihah  •  6. Al Lahab  • 7. At Takwir  • 8. Al A’laa   •  9. Al Lail  • 10.  Al Fajr   • 11. Adh Dhuhaa 11  •  12.  Alam Nasyrah  •  13. Al ‘Ashr   • 14. Al ‘Adiyaat  • 15. Al Kautsar • 16. At Takaatsur   • 17.  Al Maa’uun  • 18. Al Kaafiruun •  19. Al Fiil   •   20. Al Falaq  • 21.  An Naas  • 22.  Al Ikhlash  • 23. An Najm  •  25. ‘Abasa  •  25.  Al Qadr •  26. Asy Syams   •  27. Al Buruuj   •  28. At Tiin •  29. Quraisy  •  30. Al Qaari’ah  •  31. Al Qiyaamah   •  32. Al Humazah   • 33.  Al Mursalaat   •  34. Qaaf  •  35. Al Balad  •  36. Ath Thaariq   •  37. Al Qamar  •  38. Shaad   •  39. Al A’raaf  •  40. Al Jin  •  41. Yassiin   •   42. Al Furqaan   •  43. Fathir   • 44. Maryam  •  45. Thaahaa  •   46. Al Waaqi’ah •  47. Asy Syu’araa   •  48. An Naml  • 49.  Al Qashash   •  50. ,Al Israa’   •    • 51.  Yunus, • 52. Hud  • 53. Yusuf  • 54. Al Hijr  •   55. Al An’aam  •  56. Ash Shaaffaat  •   57. Luqman  •  58. Saba’  •   59.  Az Zumar  •  60. Al Mu’min    • 61. Al Fushshilat   •  62. Asy Syura  •  63.   Az Zukhruf   • 64. Ad Dukhaan    •  65. Al Jaatsiyah   •  66. Al Ahqaaf    •  67.  Adz Dzaariyaat  •   68.  Al Ghaasyiyah  •  69. Al Kahfi  • 70. An Nahl  •  71. Nuh  •  72. Ibrahim  •  73. Al Anbiyaa’   • 74. Al Mu’minuun •   •  75. As Sajdah   •  76. Ath Thuur  •  77. Al Mulk  •   78. Al Haaqqah  •  79. Al Ma’aarij  •  80. An Naba’  •  81. An Naazi’aat   •  82. Al Infithaar  •  83.  Al Insyiqaaq   •  84. Ar Ruum  • 85. Al ‘Ankabuut   •   86. Al Muthaffifiin   • 87. Al Baqarah   •88.  Al Anfaal   • 89. Ali ‘Imran    •  90.  Al Ahzab   •  91.  Al Mumtahanah   •   92. An Nisaa’   • 93. Az Zalzalah   •  94. Al Hadiid   •  95. Muhammad   •  96. Ar Ra’d  •  97. Ar Rahmaan  •  98. Al Insaan   •  99. Ath Thalaaq  • 100.  Al Bayyinah  •  101. Al Hasyr   •  102.  An Nuur    • 103.  Al Hajj • 104. Al Munaafiquun    •  105. Al Mujaadilah   •  106.  Al Hujuraat  •  107. At Tahriim  •   108. At Taghaabun  • 109. Ash Shaff   • 110. Al Jumu’ah  •  111. Al Fath   •  112.  Al Maa-idah  • 113.  At Taubah  •  114.  An Nashr

Keterangan : Makkiyah  •  Madaniyyah

.

Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ