Mimpi merupakan hal biasa yang dialami oleh manusia.  Mimpi mimpi itu kadangkala berupa mimpi yang indah, baik dan menyenangkan.  Tapi bisa juga berupa mimpi yang menyeramkan.  Rasulullah mengajari umatnya adab adab yang baik dan benar ketika kita mendapat mimpi, baik  mimpi yang baik maupun mimpi yang buruk.

  • BIla mendapat mimpi buruk
    • Bacaan saat mendapat mimpi yang baik maupun mimpi buruk.
    • Meludah ke sebelah kiri 3 kali 
    • Berganti posisi tidur
    • Shalatlah segera 
      • Dari Abu Qatadah ra. berkata: Aku mendengar Rasululla bersabda :
        • Mimpi yang baik berasal dari Allah. Apabila salah seorang diantara kamu bermimpi melihat sesuatu yang ia sukai,
          • maka hendaklah ia tidak membicarakannya
          • kecuali dengan orang yang ia sukai.
        • Dan apabila ia melihat sesuatu yang tidak ia sukai,
          • maka hendaklah ia memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatannya dan kejahatan syetan,
          • serta hendaklah ia memercikkan ludah 3 kali dan
          • tidak membicarakannya dengan siapapun, karena sesungguhnya hal itu tidak membahayakannya. [ Muttafaq’alaih ]
      • Dari Abu Sa’id Al Khudri bahwa ia mendengar Rasulullah bersabda :
        • Apabila salah seorang diantara kamu melihat mimpi yang ia sukai, maka sesungguhnya mimpi itu berasal dari Allah.
        • Maka hendaklah kamu membaca hamdalah dan membicarakannya [ HR Al Bukhari, no 7045 ]
      • Dari Jabir ra. dari Rasulullah bersabda : Apabila salah seorang diantara kamu melihat mimpi yang tidak disukainya,
        • maka hendaklah ia meludah kesebelah kirinya 3 kali dan
        • hendaklah ia memohon perlindungan kepada Allah dari [gangguan] syetan 3 kali serta
        • hendaklah ia mengubah posisi lambungnya semula.
      • Dalam lafadh lain :
        • “Jika salah seorang diantara kamu melihat mimpi yang tidak ia sukai,
          • maka hendaklah ia bangun lalu shalat”
    • Tidak boleh menceritakan permainan setan dari mimpi :
      • Dari Jabir ra. berkata : Seorang lelaki datang kepada Nabi SAW lalu berkata : ‘Ya Rasulullah, aku melihat didalam mimpi seolah olah kepalaku dipotong’.  Lantas Nabi tertawa dan bersabda : ‘Apabila setan mempermainkan salah seorang diantara kamu didalam mimpinya, maka hendaklah ia tidak menceritakannya kepada orang lain’.
  • Gembiralah bila mendapat mimpi yang baik, karena :
    • Bagian dari Kenabian
      • Dari Abu Hurairah ra. berkata : Aku mendengar Rasulullah bersabda :
        • لَمْ يَبْقَ مِنَ النُّبُوَّةِ إِلَّا الْمُبَشِّرَاتُ قَالُوا وَمَا الْمُبَشِّرَاتُ قَالَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ

      • Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
        • إِنَّ الرِّسَالَةَ وَالنُّبُوَّةَ قَدِ انْقَطَعَتْ فَلَا رَسُولَ بَعْدِي وَلَا نَبِيَّ قَالَ فَشَقَّ ذَلِكَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ لَكِنِ الْمُبَشِّرَاتُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْمُبَشِّرَاتُ قَالَ رُؤْيَا الْمُسْلِمِ وَهِيَ جُزْءٌ مِنْ أَجْزَاءِ النُّبُوَّةِ

      • Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata:  “Apabila kiamat sudah dekat, hampir tidak ada mimpi orang mukmin yang bohong. Mimpi orang mukmin adalah satu dari 46 bagian keNabian, dan apapun yang menjadi bagian keNabian tidaklah bohong” [ HR Bukhari 7017 ]
      • ِ‫ي‬ ِ‫ر‬ْ‫د‬ُ‫خ‬‫ال‬ ٍ‫د‬‫ي‬ِ‫ع‬َ‫س‬ ‫ي‬ِ‫ب‬َ‫أ‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬:َ‫ر‬ َ‫ع‬ِ‫م‬َ‫س‬ ُ‫ه‬َّ‫ن‬َ‫أ‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ُ‫هللا‬ ‫ى‬َّ‫ل‬َ‫ص‬ ِ َّ‫اَّلل‬ َ‫ل‬‫و‬ُ‫س‬،َ‫م‬َّ‫ل‬َ‫س‬ َ‫و‬ ِ‫ه‬ْ‫ي‬ ُ‫ل‬‫و‬ُ‫ق‬َ‫ي‬:«َّ‫ت‬ِ‫س‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ ٌ‫ء‬ ْ‫ز‬ُ‫ج‬ ُ‫ة‬َ‫ح‬ِ‫ل‬‫ا‬َّ‫ص‬‫ال‬ ‫ا‬َ‫ي‬ْ‫ؤ‬ُّ‫الر‬َ‫ن‬ِ‫م‬ ‫ا‬‫ء‬ ْ‫ز‬ُ‫ج‬ َ‫ين‬ِ‫ع‬َ‫ب‬ ْ‫ر‬َ‫أ‬ َ‫و‬ ٍ‫ة‬ِ‫ة‬ َّ‫و‬ُ‫ب‬ُّ‫ن‬‫ال‬»
  • Mimpi melihat Nabi
    • Dari Abu Huraira ra, dari Nabi beliau bersabda : ‘Pakailah namaku dan jangan pakai kunyahku.  Barangsiapa melihatku di dalam mimpi, maka ia benar benar telah melihatku.  Karena setan tidak bisa menyerupaiku bentukku.   Dan barangsiapa yang berdusta atas namaku, maka hendaklah ia mengambil tempat di neraka’. [ Muttafaq’alaih ]