بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Abdul Muthalib adalah kakek Rasulullah.  Nama aslinya adalah Syaibah bin Hasyim.  Ketika Aminah ibunda Nabi wafat, Abdul Muthaliblah yang mengasuh Nabi Dengan penuh kasih sayang dan cinta yang luas, Abdul Muththalib ikut menempa Nabii menjadi pribadi yang kuat sekaligus lembut hati.

Abdul Muththalib memiliki beberapa istri dan banyak sekali anak. Berapa jumlah persis anaknya, tidak ada kesepakan ulama sejarah disini. Ada yang mengatakan 18, 19, 20.

 


Nasab Abdul Muthalib

Nama asli Abdul Muthalib adalah Syaibah bin Hasyim.   Anak pertamanya adalah Harist, yakni Abu Harist. Namun panggilannya sebagai Abdul Muththalib yang artinya budaknya Muththalib, rupanya lebih melekat diingatan  orang orang.

Nama lengkap Abdul Muthalib adalah Syaibah bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr (Quraisy) bin Malik bin Nadhr bin Kinanah bin Khuzayma bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan bin Udad bin al-Muqawwam bin Nahur bin Tayrah bin Ya’rub bin Yasyjub bin Nabit bin Ismail bin Ibrahim bin Tarih (Azar) bin Nahur bin Saru’ bin Ra’u bin Falikh bin Aybir bin Syalikh bin Arfakhsyad bin Sam bin Nuh bin Lamikh bin Mutusyalikh bin Akhnukh bin Yarda bin Mahlil bin Qinan bin Yanish bin Syits bin Adam.

 


Tahun Kelahiran Abdul Muthalib

Tahun 498 M [ sekitar ]

 


Tahun Wafatnya Abdul Muthalib

Tahun 578 M [ sekitar ]

 


Riwayat Keluarga Abdul Muthalib

 

Abdul Muthalib memiliki beberapa istri :

  1. Samra’ binti Jundab bin _UJair bin Ri’ab bin Habib bin Suwa’ah bin Amir bin Sha’sha’ah bin Muawiyah bm Bakr bin Hawazin bin Mansur bin lkrimah.  Anak :
    1. Haris, anak anaknya nya yakni
  2. Lubna binti Hajir bin Abdu Manaf bin Dhathir bin Hubsyiyyah bin Salul bin Ka’ab bin Amr Al-Khuza’i.  Anak :
    1. Abu Lahab [ Abdul Uzza ], istrinya Ummu Jamil, anak :
  3. Takhmur binti Abd bin Qushai bin Kilab bin Muwah bm Kaab bin Luai bin Ghaub bin Fihr bm Malik bin An-Nadhr.  Anak :
    1. Shakhrah
  4. Fathimah binti Amr bin Aidz bin Imran bin Makhzum bin Yaqadhah bin Murrah bin Ka’ab bin Luai bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin Ah-Nahdr. Anak :
    1. Abu Thalib [ Abdu Manaf ], menikah dengan beberapa istri. Yang tercatat dalam sejarah adalah Fatimah binti Asad. Fatimah-lah yang ikut merawat Muhammad ketika beliau tinggal di rumah Abu Thalib.  Dengan Fatimah, Abu Thalib memiliki 6 anak :
    2. Zubair bin Abdul Muththalib.
    3. Abdullah. istri Aminah.  Anak :
    4. Arwah anak :
    5. Atiqah (tentang keislaman keduanya ini ada perselisihan); anaknya
      • Abdullah bin  Abu Umayyah bin’l-Mughira, jelas memusuhi Rasulullah.
    6. Ummu Hakim
    7. Barrah , dua putra Barrah ikut hijrah ke Habasyah, yakni
      • Abu Salamah dan
      • Abu Sabrah
    8. Umaimah  menikah dengan Jahsyi bin Ri`ab.  Anak  :
  5. Haulah binti Wuhaib bin Abdu Manat bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luai. Anak :
    1. Al Muqawwim,
    2. Hajl -yang digelari dengan gelar Al Ghaidaq karena kebaikannya yang banyak, dan hartanya yang melimpah-.
    3. Hamzah menikah dengan iparnya yakni Salma, saudaranya Ummu Fadhil, istri Abbas bin Abdul Muththalib.
    4. Shafiyyah Suami pertamanya adalah Al Harits bin Harb bin Umayyah. Setelah suaminya meninggal, ia menikah dengan Al Awwam bin Khuwalid bin Asad. Anak  :
      • Zubair bin Awwam [ Shafiyyah dan zubair menyatakan Islamannya dengan terang terangan ]
      • As Saaib bin Awwam
      • Abdul Ka’bah bin Awwam. 
  6. Shakhrah binti Abdun bin Imran bin Makhzum bfn Yaqadhah bin Murrah bin Ka’ab bin Luai bin Ghaiib bin Fihr bin Malik bm An-Nadhr. Anak :
    1. Fathimah
  7. Nutailah binti Janab bin Kulaib bin Malik bin Amr bin Amir bin Zaid bin Manat bin Amir bin Sa’ad bin Al-Khazraj bin’l`aim A1-Lata bin An-Namir bin Qasith bin I-Iinbun bin Afsha bin Jadilah bin Asad bin Rabi’ah bin Nizar. Ada yang mengatakan Afsha adalah anak Du’miyyu bin Jadilah. Anak :
    1. Dirar
    2. Abbas menikah dengan Ummu Fadhil, Anak :
      • Fadhl, dikuburkan di Baqi.
      • Abdullah
      • Qutsam bin Abbas
      • Ma’bad bin Abbas
      • Abdullah [ ? ]
      • Ummu Habibah
      • Ubaidillah bin Abbas

 

 


Kisah Abdul Muthalib

Hasyim menikah dengan Salma anak ‘Amr dari kabilah Khazraj.  Hasyim bertemu dengan Salma ketika dalam perjalanan pulang dari Suria dan ia melalui Jathrib. Salma adalah seorang janda dan tidak mau kawin lagi kecuali bila ia memegang kebebasan sendiri, Hasyim lalu melamarnya. Dan wanita itupun menerima, karena dia mengetahui kedudukan Hasyim di tengah-tengah masyarakatnya.
Beberapa waktu lamanya ia tinggal di Mekah dengan suaminya. Kemudian ia kembali ke Jathrib. Di kota ini ia melahirkan seorang anak yang diberi nama Syaiba. Dinamakan Syaiba karena ada sejumput rambut putih di kepala anak itu.

Beberapa tahun kemudian dalam suatu perjalanan musim panas ke Ghazza (Gaza). Hasyim meninggal dunia. Kedudukannya digantikan oleh adiknya, Muttalib. Sebenarnya Muttalib ini masih adik Abd Syams. Tetapi dia sangat dihormati oleh masyarakatnya. Karena sikapnya yang suka menenggang dan murah hati oleh Quraisy ia dijuluki Al-Faidz’, (“Yang melimpah”).

Dengan keadaan Muttalib yang demikian itu di tengah-tengah masyarakatnya, sudah tentu segalanya akan berjalan tenteram sebagaimana mestinya.

Pada suatu hari terpikir oleh Muttalib akan kemenakannya, anak Hasyim itu. Ia pergi ke Jathrib. Dan karena anak itu sudah besar, dimintanya kepada Salma supaya anaknya itu diserahkan kepadanya. Oleh Muttalib dibawanya pemuda itu ke atas untanya dan dengan begitu ia memasuki Mekah.

Orang-orang Quraisy menduga bahwa yang dibawa itu budaknya. Oleh karena itu mereka lalu memanggilnya: Abd’l Muttalib (Budak Muttalib).

“Hai,” kata Muttalib. “Dia kemenakanku anak Hasyim yang kubawa dari Jathrib.” Tetapi sebutan itu sudah melekat pada pemuda tersebut. Orang sudah memanggilnya demikian dan nama Syaibah yang diberikan ketika dilahirkan sudah dilupakan orang.

Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

.