بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dunia Islam kembali berduka ketika 7 relawan White Helmet dibunuh secara kejam oleh gerombolan kriminal tak dikenal pada Sabtu [ 12/08) ] dini hari. Gerombolan itu awalnya menyerbu markas relawan pertahanan sipil Suriah, White Helmet, di kota Sarmin propinsi Idlib, Suriah.

Markas Pertahanan Sipil Suriah yang memang dihuni banyak relawan, diserang secara kejam yang kemudian berakhir dengan syahidnya 7 orang relawan  White Helmet.  Gerombolan itu lalu merampas beberapa perlengkapan milik kesatuan White Helmet.

Sampai berita ini diturunkan, masih belum ada kejelasan siapa jati diri geombolan itu.  Namun syahidnya 7 relawan WHite Helmet menyisakan duka yang mendalam bagi umat Islam di dunia. Organisasi kemanusiaan yang gencar membantu rakyat Suriah ini memang sudah dikenal kiprah mereka sejak lama.

Kami Pergi Tanpa Mengucapkan Selamat Tinggal

Beberapa bulan lalu, Muhammad Abu Kifah, salah seorang dari 7 relawan White Helmet yang insyaAllah syuhada tadi malam-, pernah menuliskan dalam akun media sosialnya : “Kami akan pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal.”

Dan hal itupun terjadilah.  Mereka semua pergi betul betul tanpa sempat mengucapkan selamat tinggal. Tetapi ucapan terimakasih dari ribuan bahkan jutaan warga Suriah yang telah diselamatkan oleh mereka, mengalir tanpa henti.

Selamat jalan wahai pahlawan, keringat dan air matamu dalam menyelamatkan warga sipil Suriah (yang menjadi korban kebiadapan perang rezim Syiah dan sekutunya) kelak akan menjadi saksi jihadmu di akhirat.  Semoga Allah subhanahu wa ta’ala menempatkanmu dalam barisan syuhada. Amin…

Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ