بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Kemudian fitnah terus-menerus bermunculan setelah itu. Di antara fitnah ini adalah perang al Hurrah yang terkenal pada masa Yazid bin Mu’awiyah. Waktu itu kota Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dibinasakan dan banyak dari kalangan Sahabat Radhiyallahu anhum yang terbunuh.

Sa’id bin al-Musayyab rahimahullah berkata, “Berkobarlah fitnah yang pertama, maka tidak seorang pun tersisa dari Sahabat yang ikut dalam perang Badar. Kemudian terjadilah fitnah yang kedua, maka tidak tersisa seorang pun dari Sahabat yang ikut dalam perang al Hudaibiyyah.”

Beliau berkata, “Dan saya yakin, seandainya fitnah yang ketiga terjadi, niscaya fitnah tersebut tidak akan hilang sementara Thabaakh [2] masih ada di kalangan manusia.” [3]

[Disalin dari kitab Asyraathus Saa’ah, Penulis Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil, Daar Ibnil Jauzi, Cetakan Kelima 1415H-1995M, Edisi Indonesia Hari Kiamat Sudah Dekat, Penerjemah Beni Sarbeni, Penerbit Pustaka Ibnu Katsir]


Footnote
[1]. Al-Hurrah, maksudnya adalah al-Hurrah bagian timur, salah satu Hurrah yang ada di Madinah, di sanalah terjadinya pertempuran antara penduduk Madinah dengan pasukan Yazid bin Mu’awiyah pada tahun 63 H. Penyebabnya adalah sesungguhnya penduduk Madinah menurunkan Yazid, lalu dia mengutus pasukan kepada mereka dengan pimpinan Muslim bin ‘Uqbah al-Marri, lalu dia menghancurkan Madinah, dan membunuh sekitar tujuh ratus para Sahabat, kaum Muhajirin dan Anshar, dan dari yang lainnya sepuluh ribu, maka kaum Salaf menamakannya dengan Masraf, dan Allah telah membinasakannya ketika dia sedang berada di jalan Makkah menuju Madinah.
Lihat kitab al-Bidaayah wan Nihaayah (VIII/217-224), dan Mu’jamul Buldaan (II/249).
[2]. Thabaakh maknanya adalah kebaikan dan kemanfaatan, dikatakan (فُلاَنٌ لاَ طَبَاخٌ لَهُ) maknanya adalah tidak memiliki akal. Lihat Syarhus Sunnah, karya al-Baghawi (XIV/396), tahqiq Syu’aib al-Arna-uth.
[3]. Syarhus Sunnah, karya al-Baghawi (XIV/395).

Wallahu a’lam bishowab Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
.