بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Otoritas penjajah Zionis ‘Israel’ telah mencuri dokumen-dokumen penting tentang kepemilikan dan waqaf tanah di Baitul Maqdis dari Masjidil Aqsha Al-Mubarak. Pencurian itu dilakukan saat penjajah Zionis menutup Masjidil Aqsha. Dengan dokumen-dokumen itu penjajah akan semakin mudah untuk menyita, melanjutkan proses Yahudisasi, serta menguasai penuh Baitul Maqdis.

“Penjajah Zionis mengambil alih dokumen-dokumen terkait waqaf-waqaf Islam di Baitul Maqdis ketika mereka menguasai penuh Masjidil Aqsha selama tiga hari berturut-turut. Gerombolan serdadu mereka sebar di setiap ruangan, kantor, tempat penyimpanan arsip dan dokumen. Di saat yang sama mereka mengosongkan Masjidil Aqsha dari jamaah shalat, penjaga, serta karyawan Waqaf Islam,” kata Hasan Khatir, Ketua Markaz Baitul Maqdis Internasional di Palestina kepada AlGhad.

“Pencurian dokumen-dokumen penting itu merupakan bencana nyata, penjajah akan dengan mudah mencengkeram waqaf-waqaf, kepemilikan tanah dan bangunan di Baitul Maqdis,” tambahnya. Hasan Khatir memperingatkan, “Pengambilalihan atas dokumen-dokumen akan memungkinkan penjajah memperoleh data waqaf Islam secara terperinci, dan akan sangat memudahkan penjajah dalam mengambil alih waqaf-waqaf itu.”

“Ancaman terhadap waqaf-waqaf di Baitul Maqdis semakin besar mengingat dokumen-dokumen itu menjadi tulang punggung 90% lebih wilayah Kota Tua di Baitul Maqdis serta angka lebih tinggi untuk seluruh wilayah Baitul Maqdis.” Hasan Khatir menyerukan pentingnya bagi lembaga-lembaga agama untuk menginformasikan betapa bahayanya dampak pencurian dokumen-dokumen ini serta ancaman rencana-rencana lain di balik pencurian ini.

Sumber : Paltimes.net | Sahabat Al-Aqsha

Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ