nabimuhammad.info _ Inilah bukti nyata jika Israel tak pernah menganggap serius ‘omongan’ negara negara lain. Meskipun nyata nyata melakukan penjajahan, pembunuhan dan perampasan atas tanah Palestina, Israel tak pernah takut. Bahkan, kemarin pemerintahan Israel secara resmi meluluskan pembongkaran paksa wilayah Palestina untuk dijadikan pemukiman bagi warga Israel. Sikap ini dikabarkan membuat kecewa Amerika Serikat. AS Selasa (27/9), menyampaikan kekecewaan nyata atas rencana permukiman baru Israel di Jerusalem Timur. Ini menjadi tanda mengenai ketegangan baru dengan pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Israel menyetujui rencana untuk membangun 1.100 rumah baru di satu permukiman Yahudi. Kebijakan tersebut mengundang reaksi geram Palestina. Langkah Israel itu dinilai sebagai penolakan langsung terhadap upaya masyarakat internasional untuk memulai lagi pembicaraan perdamaian.
Departemen Luar Negeri AS dan Gedung Putih mengeluarkan pengutukan keras setelah Kementerian Dalam Negeri Israel menyatakan rumah baru itu telah disetujui oleh komite perencanaan wilayahnya.
“Departemen dan pemerintah Amerika Serikat sangat kecewa dengan pengumuman itu,” kata juru bicara Presiden Barack Obama, Jay Carney, kepada wartawan di pesawat Air Force One, dalam penerbangan ke California dan Colorado.
Kuartet –Amerika Serikat, PBB, Uni Eropa dan Rusia– mengusulkan dilanjutkannya pembicaraan perdamaian. Itu beberapa jam setelah Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, secara resmi mengajukan permohonan sebagai negara anggota penuh.
Upaya menjadi aggota PBB ditentang keras oleh Israel. Begitu pula sekutu terdekatnya, Amerika Serikat, yang berkilah satu-satunya cara bagi perdamaian sejati dan abadi ialah negara Palestina didirikan melalui pembicaraan langsung antara kedua pihak.
“Kami menyeru kedua pihak agar melakukan berbagai tindakan yang meningkatkan prospek untuk meluncurkan kembali perundingan langsung,” kata Carney. “Kami telah mempertahankan diri di antara kedua pihak itu dalam pertikaian. Palestina dan Israel mesti melakukan tindakan yang mendekatkan mereka ke perundingan langsung guna menyelesaikan berbagai masalah yang menghalangi jalan menuju negara Palestina dan negara Yahudi Israel yang aman.”~~
[ Redaksi Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam.info ]

