SESUNGGUHNYA Rasulullah saw. mempunyai mukjizat yang beraneka ragam sesuai keadaan bahkan sesuai dengan orang yang beliau hadapi.
Ummu Jamil adalah saudara Abu Sufyan bin Harb bin Umayyah. Perempuan ini matanya juling, tutur kata dan akhlak pun buruk. Ia adalah istri dan Abu Lahab, musuh Rasulullah saw..
Perempuan ini tidak punya pekerjaan lain kecuali berusaha untuk menyakiti Rasulullah saw.. Sesekali ia menaruh duri di jalan yang dilalui Rasulullah saw.. Di waktu lain ia membuat halangan di depan rumah Rasululah saw., dan lain lain.
Karena itu, maka turun surah al Lahab, 1-5 :
“Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta
bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar, yang di lenernya ada tali dari sabut”
Yang dimaksud dengan pembawa kayu bakar di sini adalah Ummu Jamil karena ia mengumpulkan kayu .
bakar dari padang pasir. Surah ini pun diturunkan untuk mengajak ia dan suamlnya.
Suatu ketika ia menuju ke masjid sambil membawa batu besar untuk ditimpakan ke kepala Rasulullah saw..
Ketika Rasulullah saw. sedang duduk duduk di masjid bersama Abu Bakar, perempuan itu datang dan bertanya, “Di mana sahabatmu yang bernama Muhammad?”
Padahal saat itu Rasulullah saw. berada di depannya, namun tidak terllhat. Allah swt. telah mengalihkan pandangan perempuan itu sehingga ia tidak bisa melihat Rasulullah saw. Tentu saja Abu Bakar heran sekali mendengar pertanyaan Ummu Jamil. Bukankah Rasulullah sedang duduk bersamanya? Bagaimana mungkin ia tidak melihat Rasulullah?
Sementara Rasulullah tersenyum senyum melihat semua itu. Mengertilah Abu Bakar bahwa Allah telah menurunkan ‘tirai’nya hingga menutup pandangan Ummu Jamil.
Begitulah Allah menjaga RasulNya dari perempuan jahat itu. ~~

