Pada zaman Jahiliah, yaitu Zaman sebelum datangnya Islam, orang orang Arab tldak ingin mempunyai anak perempuan. Mereka merendahkan perempuan.
Mereka berkeyakinan bahwa mempunyai anak perempuan adaIah aib dan cacat yang harus dihilangkan. Selain itu, menurut mereka anak perempuan dapat menjadikan si orang tua miskin. Karenanya, jika seorang suami mengetahui bahwa bayi yang baru diIahirkan istrinya adalan perempuan, maka dengan cepat bayi itu mereka bawa ke suatu tempat yang sepi atau ke padang pasir lalu ditaruh di suatu lubang dan ditimbun tanah sampai matl.
Karena itulah turun ayat berikut:
‘Apabila bayi bayi perempuan yang dikubur hidup hidup ditanya, karena dosa apakah dia dibunuh?”’
[at Takwiir: 8-9]
Mukjizat yang akan kita bicarakan sekarang adalah tentang sepasang bapak ibu yang telah dianugerahi seorang bayi perempuan yang cantik jelita oleh Allah.
Meskipun mereka memiliki perempuan, mereka tetap sabar dan tidak membunuh anak itu.
Akan tetapi, saat itu mereka selalu mendapat celaan dan cacian dari orang-orang di sekitar mereka. Karena itu ketika anak mereka baru bisa berjalan, anak itu dibawa ke sebuah padang pasir lalu dikubur hidup hidup hingga menemui ajalnya. Hal ini mereka lakukan ketika belum masuk Islam.
Setelah meraka masuk Islam, mereka sangat menyesal dengan apa yang telah mereka lakukan terhadap anak mereka.
Dikisahkan, ada seorang laki-laki yang masuk Islam. Ia mempunyai seorang anak perempuan yang ia bunuh pada zaman Jahillah. Laki-laki itu kemudian berkata kepada Rasulullah saw., “Saya tidak akan masuk Islam kecuali kamu menghidupkan kembali anakku.”
Setelah itu Nabl saw. bersabda, “Tunjukkan kepadaku di mana kuburannya.”
Laki laki itu kemudian menunjukkan kuburan anaknya. Setelah sampai di tempat yang ditunjukkan, Rasulullah saw. bersabda, “Hai fulaanah [panggilan untuk seseorang secara umum]”
“Ya, ada apa, Rasulullah?” bayi yang di dalam kubur itu menjawab.
Rasulullah saw. kemudian bersabda, “Apakah kamu ingin kembali ke dunia?”
Bayi tersebut menjawab, “Tldak, ya, Rasulullah, karena di sisi Allah saya lebih menemukan kedamaian dan kebaikan daripada di sisl orang tua saya. Saya merasakan bahwa akhirat itu lebih indah daripada dunia.”
Hadits yang menceritakan mukjizat ini diceritakan melaIui beberapa riwayat yang intinya menerangkan kepada kita bahwa Allah telah menghidupkan kembali janin yang telah matl untuk Nabi Muhammad saw. ~~

