
nabimuhammad.info _ Menyusul ide mebuat mesjid di sekitar ledakan WTC 11 September 2001 silam, kehidupan beragama kembali menjadi taruhan di Amerika. Sejumlah pro dan kontra bermunculan. Untungnya, kepolisian New York tidak ikut campur dalam urusan sensitif ini. Sebagai jalan tengah, mereka memperketat keamanan sepanjang Ramadhan nanti. Mencegah timbulnya ‘terorisme’ menurut mereka. Rasanya, inilah saat penting bagi teman teman muslim di New York, untuk membuktikan bahwa ide ini akan mampu membawa perubahan segar bagi kehidupan beragama di sana.
New York.- DEPARTEMAN Kepolisian New York (NYPD) menegaskan pada 28 Juli pihaknya akan memperketat keamanan di sekitar mesjid dan pusat-pusat Muslim di kota itu selama bulan suci Ramadhan nanti. Patroli polisi akan ditingkatkan di semua pusat keagamaan dan lokasi calon tempat keagamaan dari 11 Agustus hingga 9 September.
Pengumuman tentang peningkatan keamanan di pusat-pusat Islam itu dikeluarkan departemen tadi dalam sebuah taklimat mengacu pada rencana kontroversial untuk membangun sebuah mesjid dekat Ground Zero.
“Selama bulan suci Ramadhan, Departemen ini akan meningkatkan pos di sekitar mesjid, mengirim mobil-mobil patroli ke rumah-rumah ibadah dan kawasan tertentu, dan mengerahkan tambahan unit-unit anti kejahatan berpakaian preman untuk mendeteksi pencurian,” ungkap NYPD.
Teruskan
Satuan tugas departemen tersebut Hate Crime Task Force “juga akan meneruskan pelatihan kesadaran akan kejahatan bermotif kebencian di seluruh kota…. (dan) akan mengunjungi mesjid-mesjid dan berbagai lokasi yang diusulkan menjadi tempat pembangunan mesjid baru.”
Dewan komunitas New York dalam Mei lalu mendukung rencana pembangunan sebuah pusat budaya Islam dan mesjid dua blok dari Ground Zero, tempat pembajak militan menabrakkan dua pesawat ke Twin Towers (Menara Kembar) itu, sehingga menewaskan hampir 3.000 orang pada 11 September 2001. Para penentang mengeluh bahwa proyek tersebut merupakan suatu penghinaan terhadap mereka yang tewas, sementara para pendukung berkeyakinan hal itu akan mengubah berbagai sterotipe negatif tentang Islam. (afp/bh)

