
Dianjurkan memberi tanda ketika hendak masuk ke kamar istri.
Tujuannya adalah agar istri bisa ‘bersiap siap’ jika ada sesuatu yang ia tidak ingin suaminya melihatnya dalam keadaan tertentu. Begitu pula sebaliknya, agar suami tidak melihat pada diri istrinya sesuatu yang bisa memicu pertengkaran.
Zaynab istri Abdullah bin Mas’ud bercerita, ‘Apabila Abdullah datang dari suatu keperluan, maka dia berdehem. Tujuannya supaya dia tidak tiba tiba melihat sesuatu yang tidak dia sukai atau kami tidak sukai pada diri kami’
Sedang Imam Ahmad mengatakan, ‘Apabila dia masuk ke rumah keluarganya, maka dia berdehem’
Dalam sebuah rumah bila ada lebih dari satu perempuan dewasa, misalnya istri dengan para pembantu atau keluarga dekat, biasanya mereka berkumpul untuk keperluan wanita. Dan pada saat demikian, wanita kurang nyaman bila tiba tiba ada lelaki [meski itu suaminya] muncul tiba tiba.
[Fuad Abdul Aziz Syalhub, Pustaka Elba]

