Israel Rencanakan Kudeta di Uni Emirat Arab
- Thursday, July 29, 2010, 14:57
- News
- Add a comment

nabimuhammad.info _ Sebuah pertemuan penting antara Dubes Israel untuk Inggris dengan Syaikh Khalid bin Sagr al-Qasimi, salah satu putra Mahkota dari Ras Ras al-Khaimeh [satu dari tujuh emirat atau negara bagian yang bergabung dalam UEA] yang diasingkan. Pertemuan ini di duga sebagai bagian dari rencana kudeta untuk merebut pemerintahan yang sah saat ini. Israel selalu punya cara untuk menduduki wilayah wilayah muslim, tinggal bagaimana muslim itu sendiri menyikapinya. Jika terlampau ‘buta’, maka pertemuan penting ini bisa jadi jembatan bagi Israel untuk melakukan invansi ‘resmi’ ke negara negara arab lainnya.
London.- Israel membantu dan bersekongkol dengan seorang syaikh Arab yang diasingkan, dalam usahanya untuk mengadakan kudeta di emirat Teluk Persia Ras al-Khaimeh, yang merupakan bagian dari Uni Emirat Arab, sebuah laporan mengatakan.
Duta besar Israel untuk Inggris, Ron Prosor, telah bertemu dengan Syaikh Khalid bin Saqr al-Qasimi, putra mahkota yang diasingkan dari Ras al-Khaimeh, yang meminta utusan Israel untuk memberikan bantuan bagi kampanyenya untuk merebut kendali wilayah strategis penting emirat Teluk Persia yang hanya 40 mil dari Iran, surat kabar The Guardian melaporkan pada hari Rabu kemarin (28/7).
Pertemuan berlangsung di London pada bulan Maret lalu dan telah diikuti dengan pembicaraan lewat telepon dan meminta bantuan serta saran yang lebih luas, menurut catatan dari hubungan yang terlihat antara Israel dan Syaikh Khalid bin Saqr al-Qasimi yang diperoleh The Guardian.
Khalid, yang dikirim ke pengasingan pada tahun 2003, sedang mencari cara untuk menggantikan ayahnya yang sakit Syaikh Saqr dan saudaranya Syaikh Saud untuk menguasai Ras al-Khaimeh.
Khalid menyatakan bahwa Ras al-Khaimeh telah menjadi pusat perdagangan untuk bagian-bagian dari senjata nuklir ke Iran dan ia telah menghabiskan lebih dari £ 4.000.000 (lebih dari $ 6 juta) pada hubungan publik internasional dan lobi-lobi kampanye untuk meyakinkan politisi Amerika Serikat dan lobi pro-Israel di Amerika Serikat bahwa akan lebih aman jika dia yang berkuasa.
Aliansi dengan Israel adalah kejadian terbaru atas tawaran Khalid untuk kembali berkuasa, kata laporan itu.
Syaikh Saqr saat ini sedang sekarat di rumah sakit di Abu Dhabi dan putranya, Syaikh Saud, (54 tahun), putra mahkota, telah diberitahu untuk bersiap-siap menggantikan posisinya. [fq/prtv]

