V. Periode Klasifikasi & Sistemik Susunan Kitab Hadits ( abad ke V dst)
Para ulama ahli hadits abad ke V berusaha mengklasifikasikan al hadits dengna cara menghimpun hadits hadits yang sejenis (kandungan maupun sifat isinya). Mereka juga men-syarah-kan (menguraikan dengan luas) dan meng-ikhtisar-kan (meringkas) kitab kitab hadits yang telah disusun oleh ulama terdahulu. Kitab kitab hadits pada priode ini al:
1. Sunanu’l Kubra, karya Abu Bakar Ahmad bin Husain Ali AL Baihaqi (384 – 458H)
2. Muntaqa’l Akbar, karya Majdudin AL Harrani (wafat 652H)
3. Nailu’l Authar, sebagai syarah kitab Muntaqa’l Akbar, karya Muhammad bin Ali As Syaukani (1172 -1250H).
Kitab kitab Hadits targhib wat tarhib, adalah:
1. At Targhib wa’t Tarhib, karya Imam Zakiyu’ddin Abdu’l Adhim Al Mundziry (wafat 656H)
2. Dalilu’l Falihin, karya Muhammad Ibnu Allan As Shiddiqi (wafat 1057H), sebagai syarah kitab Riyadu’sh Shalihin, karya Imam Muhyiddin Abi Zakariya An Nawawy (wafat 676H).
Selanjutnya bangkitlah ulama hadits yang berusaha menciptakan kamus hadits untuk mencari pentakhrij suatu hadits atau untuk mengetahui dari Kitab hadits apa suatu hadits didapatkan. Contoh:
1. Al Jami’ush Shaghir fi ahaditsi’l basyiri’n nadzir, karya Imam Jalau’ddin As Suyuthi (849-911H). Kitab ini mengumpulkan hadits hadits yang terdapat dalam Kitab Enam dan lainnya, disusun secara alfabeth dari awal hadits dan selesai ditulis 907H.
2. Dakha-iru’l Mawarits fi’d Dalalati ala mawadli’i’l’ahadits, karya Al Allamah As Sayyid Abdul Ghani Al Maqdisy An Nabulisi. DIdalamnya ada Kitab Athraf 7 (shahih Bukhari dan Muslim, Sunan Empat dan Muwaththa’)

