Makanan di butuhkan untuk menjaga kesehatan. Tanda tanda makanan dibutuhkan adalah
(1) menajamnya indera penciuman
(2) berkurangnya air liur di mulut
(4) air kencing yang menjadi sangat berwarna dengan bau menyengat,
(5)serta meningkatnya keinginan untuk makan.
Kebalikan semua ini menunjukkan bahwa makanan tidak di butuhkan. Hidup berlama lama tanpa makan memperlemah tubuh, menimbulkan dehidrasi dan membakar habis konstitusinya.
Sama halnya ketika memakan makanan saat tidak memerlukan mengakibatkan kebodohan dan kemalasan dan menjadi salah satu factor penyebab penyakit.
Al Muwaffiq ‘Abdul Lathif berkata, “kebiasaan orang India adalah saat hendak makan, mula mula mereka mandi atau mengenakan pakaian yang bersih lalu memercikkan bau bauan yang sedap pada tubuh mereka dan berdiam diri serta tidak melakakukan hubungan seksual, baru kemudian mereka mencurahkan perhatian pada makanan”.
• Orang hendaknya memakan makanan yang dingin di musim panas, dan makanan yang panas di musim dingin.
• Memakan banyak jenis makanan meningkatkan lemak. Rasulullah tidak pernah memakan lebih dari dua jenis makanan dari piringnya. Misalnya gandum (sebagai makanan pokok) dengan sup daging kesukaan beliau.
• Langsung makan lagi sesudah makan (sudah kenyang) adalah berbahaya.
• Begitu pula halnya dengan berolahraga sesudah makan. Namun olahraga sebelum makan adalah yang paling baik, sebagaimana berolahraga sesudah makan adalah yang paling buruk.
• Makanan yang panas hendaknya di imbangi dengan makanan yang dingin, begitu pula sebaliknya. Tetapi ingat tidak boleh terlalu panas atau dingin (suam suam kuku)
• yang manis dengan yang asam.
• Lemak diimbangi dengan garam,
• dan yang asam dengan lemak.
• Makan dalam keadaan lega (perut kosong) adalah yang paling baik.
• Makan makanan yang sama berturut turut dan makan tergesa gesa mengakibatkan hilangnya nafsu makan dan menimbulkan kemalasan
• Makanan yang sangat asam mempercepat ketuaan.
• Sering memakan makanan bergaram membuat badan kering dan kurus.
• Adalah bijaksana berhenti makan ketika anda masih punya selera untuk meneruskan makan, namun terus menerus tidak makan akan membuat tubuh lemah dan kurus.
• Menahan diri untuk tidak makan sama sekali ketika sehat sama buruknya dengan mencampurkan berbagai makanan yang berbeda ketika sedang sakit
• Hendaknya anda memilih makanan yang sehat, kecuali jika anda telah memiliki kebiasaan jelek yang harus di hilangkan sedikit demi sedikit. Orang yang terbiasa memakan makanan yang salah hendaknya tidak menghentikannya dengan mendadak, tetapi mengurangi sedikit demi sedikit, hindari makanan yang berfermentasi dalam perut, missal buah buahan yang kelewat masam.
• Jangan mengisi piring hingga penuh dan berlimpah, isilah setengah dari nafsu ingin makan kita. Dan habiskan makanan sampai isi piring ludes karena itu akan membantu pencernaan dan meningkatkan nafsu seks. Nabi biasa menjilati jari jarinya 3X setelahmakan. Beliau juga bersabda, “Menghabiskan makanan hingga bersis berarti memhon ampunan kepada Allah”
• Rasulullah melarang memakan makanan ini secara bersamaan: susu dengan ikan, cuka dengan susu, buah buahan dengan susu, selada dengan ikan, bawang putih dengan bawang merah, daging kering dan daging segar, makanan masam dengan makanan berasam, lemak dengan cuka, cuka dengan nasi, anggur dengan terong yang berlebihan, buah delima dengan daging, dua makanan yang dingin, dua makanan yang panas atau dua makanan yang menghasilkan kentut
• (1) Adalah bijaksana menghindari cuka dan lemak jika wadah makanan terbuat dari kuningan
• (2) Hindari keju dan daging panggang serta makanan yang panas jika dibungkus dengan roti atau sesuatu sepertinya. Dua hal ini menjadi salah satu alasan mengapa kita dilarang memakan bangkai.
• Hindari makanan yang tak ditutup atau minum dari air yang tak ditutup, kalau kalau sesuatu yang beracun jatuh kedalamnya yang mungkin sekali membahayakan tubuh.

