بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ada 5 surat di dalam Al Quran yang permulaan suratnya dimulai dengan hamdalah : Al Fatihah [1] , Al An’aam [6], Al Kahfi [18], Fathir, dan Saba’ [34]

Dan 2 surat yang ditutup dengan hamdalah, yakni Ash Shaaffaat [37] dan Az Zumar [39].

Dan 5 surat memuat kata hamdalah ditengahnya, yakni surat Yunus [10], Al Israa’ [17], Al A’raaf [7], Al Mu’min [40],  Al An’aam [6]

Apa arti alhamdulillah? Dan apakah perbedaan hamd dengan syukr? Mengapa manusia harus memuji Allah?

Alhamdulillah artinya segala puji bagi Allah.

Kalimat ini terdiri dari 3 kata, yaitu : alhamdu, li, dan Allah.

Hamd artinya pujian, penambahan al bermakna untuk semua hal sehingga alhamdu diartikan segala puji.  Li bermakna pengkhususan bagi Allah. Kalimat alhamdulillah disebut sebanyak 22 kali di dalam Al Quran, beberapa diantaranya terdapat dalam surat : Al Fatihah/1:1, Al An’aam/6:45, dan Yunus/10:10.

Kata hamd(pujian) berbeda dengan syukr(terima kasih), pujian diberikan karena sesuatu memang memiliki kelayakan untuk dipuji. Sementara terimakasih disampaikan karena ada sesuatu yang diterima oleh orang yang mengucapkan terima kasih. Berikut ini beberapa konteks penggunaan kata alhamdulillah dalam Al Quran :

1. Al Faatihah [1]

2 الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Segala Puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam

Redaksi seperti ini kita dapati pula ketika Allah ﷻ menjelaskan bahwa orang orang dzalim dimusnahkan sampai ke akar akarnya ( Al An’aam/6:45 ), sebagai penutup doa ahli surga ( Yunus/10:10 ), dan sebagai akhir pernyataan tentang keselamatan/kemenangan rasul dan orang yang mengikutinya ( Ash Shaffat/37:182 )( lihat juga surat Az Zumar /39:75 dan Al Mukmin/40:65 ). Walaupun redaksi ayat di atas merupakan pernyataan, namun kalimat itu mengandung makna keharusan memuji Allah sebagai rabb alam semesta.

2. Al An’aam [6]

 الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّورَ ثُمَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ 1

Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi, dan mengadakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka.

 3. Dalam surat Al An’aam ini kata alhamd juga disebut dalam ayat 45.

فَقُطِعَ دَابِرُ الْقَوْمِ الَّذِينَ ظَلَمُوا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ 45

Maka orang-orang yang lalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Pada ayat ini Allah ﷻ mengungkapkan karunianya yang berupa fasilitas kehidupan beserta potensi yang ada di dalamnya. Jika manusia pernah memuji manusia lain karena kedermawanannya, maka seharusnya manusia itu memuji Allah ﷻ karena Allah-lah dzat memberi fasilitas manusia berdasar kehendakNya sendiri.

Pujian ini seharusnya juga kita ucapkan ketika kita merasa terlepas dari bahaya ( Al Mu’minuun /23:28 ), ketika sesuatu yang kita inginkan terjadi ( Ibrahim/14:39 ) atau ketika kita memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki manusia pada umumnya ( An Naml/27:15 )

4. Al Kahfi [18]

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَى عَبْدِهِ الْكِتَابَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَهُ عِوَجَا 1

Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al Quran) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya;

Pada ayat ini Allah ﷻ menjelaskan tentang karunia yang berupa petunjuk kehidupan. Jika kita pernah memuji penuntun orang buta sebagai orang yang baik, maka seharusnya kita memuji Allah ﷻ yang telah menerangi kehidupan tanpa adanya paksaan. Pujian kepada Allah ﷻ karena adanya petunjuk ini juga diungkapkan oleh penghuni surga ( Al A’raaf/7:43 )

5. Saba’ [34]

 الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ وَلَهُ الْحَمْدُ فِي الآخِرَةِ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ 1

Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

Andaikata tidak ada perintah untuk memuji Allah ﷻ , namun selayaknya manusia memuji Allah ﷻ . Karena apapun bentuk kekaguman manusia pada sesuatu maka selayaknya manusia terlebih dahulu mengagumi Allah Yang Maha Sempurna.

6. Fathir [35]

الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ جَاعِلِ الْمَلائِكَةِ رُسُلا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَثْنَى وَثُلاثَ وَرُبَاعَ يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ 1

Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

*7. Sedang dalam surat Yunus [10], kata alhamd disebut pada ayat ke 10.

 دَعْوَاهُمْ فِيهَا سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَتَحِيَّتُهُمْ فِيهَا سَلامٌ وَآخِرُ دَعْوَاهُمْ أَنِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ 10

Doa mereka di dalamnya ialah : “Subhanakallahumma”, dan salam penghormatan mereka ialah : “Salam”. Dan penutup doa mereka ialah : “Alhamdulillaahi Rabbil ‘aalamin.”

*8. Dan pada surat Al Israa’ [17] disebut dalam ayat 111.

 وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُنْ لَهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ وَلِيٌّ مِنَ الذُّلِّ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيرًا 111

Dan katakanlah : “Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.

Jika ada manusia yang memuji seorang raja karena kekuasaan yang dimiliki raja itu, maka seharusnya dia lebih memuji Allah ﷻ karena kekuasaan Allah ﷻ tidak ada yang menyerupainya. Berbeda dengan kekuasaan raja yang berada dalam serba kerelatifan

*9. Surat Al A’raaf [7] ayat 43

 وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِمْ مِنْ غِلٍّ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمُ الأنْهَارُ وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ لَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ وَنُودُوا أَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ 43

Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka; mengalir di bawah mereka sungai-sungai dan mereka berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini. Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk. Sesungguhnya telah datang rasulrasul Tuhan kami, membawa kebenaran”. Dan diserukan kepada mereka: “Itulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan.”

*10. Dalam surat Al Mu’min [40] kata alhamd disebut dalam ayat ke 65.

هُوَ الْحَيُّ لا إِلَهَ إِلا هُوَ فَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ 65

Dialah Yang hidup kekal, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; maka sembahlah Dia dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

Dan ada dua surat yang ditutup oleh kata hamdalah.  Yakni :

*11.  Surat Ash Shaaffaat [37]

 وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ 182

Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.

*12. Surat  Az Zumar [39]

وَتَرَى الْمَلائِكَةَ حَافِّينَ مِنْ حَوْلِ الْعَرْشِ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَقُضِيَ بَيْنَهُمْ بِالْحَقِّ وَقِيلَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ 75

Dan kamu (Muhammad) akan melihat malaikat-malaikat berlingkar di sekeliling Arasy bertasbih sambil memuji Tuhannya; dan diberi putusan di antara hamba-hamba Allah dengan adil dan diucapkan: “Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”.

Wallahu a’lam bil showab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
.